Gadget-gadget Penjegal iPad  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dell Streak

    Dell Streak

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sejak April, Apple sudah menjual 3 juta unit iPad. Targetnya adalah 16 juta unit. Tetapi kompetitor lain sudah bersiap menghadang.

    Mereka menanamkan berbagai sistem operasi di tablet masing-masing. Memang belum semua memperlihatkan wujud masing-masing. Malah ada beberapa yang masih terbilang rumor.

    Yang sudah berwujud adalah Dell Streak. Dell mempersiapkan Streak sebagai salah satu pesaing, meski tak jelas-jelas mengakuinya. Streak saat ini menggunakan Android versi 2.1 dan bisa di-upgrade hingga Android 2.2 dengan dukungan Flash 10.1.

    Dell telah meluncurkan Streak di Eropa, dan musim panas ini menuju Amerika Serikat. Rencananya bulan depan Streak akan masuk ke Indonesia dengan beberapa versi ukuran layar, dari 5, 7, sampai 9 inci.

    Resolusi layar Streak di versi terkecil adalah 800 x 480 piksel. Memorinya mencapai 32 gigabita dengan dukungan konektivitas 3G dan Wi-Fi. Di dalamnya terdapat kamera 5 megapiksel, sedangkan di depan terdapat kamera VGA Video.

    Uniknya, gadget ini memiliki fungsi sebagai telepon seluler. "Nanti koneksinya dengan perangkat Bluetooth," kata Willy Hendrajudo, Marketing Manager Consumer Business Dell Indonesia, pada 22 Juli lalu.

    Research In Motion (RIM) ikut-ikutan di keramaian itu. Pembuat BlackBerry ini mempersiapkan gadget yang tetap memakai embel-embel "hitam", yaitu BlackPad.

    BlackPad memiliki layar selebar 9,7 inci. Untuk konektivitasnya menggunakan Bluetooth dan Wi-Fi. Ia juga dilengkapi kamera. Direncanakan mulai September RIM akan mendistribusikan 2 juta unit dan mulai November bakal diluncurkan untuk pasar retail. Harganya tak kurang dari dari US$ 499.

    Acer juga tak mau kalah oleh Dell. Rencananya akhir tahun ini Acer bakal mengeluarkan gadget mereka. Pada Mei lalu, CEO Acer Gianfranco Lanci mengejutkan hadirin dalam acara Source Home 2010 di Beijing dengan mengeluarkan tablet berlayar 7 inci.

    Sayangnya, dalam acara itu Lanci enggan berbagi cerita tentang teknologi di balik gadget bernama AcerPad tersebut. Secara sekilas, terlihat perangkat ini mempunyai keyboard yang pendek di dasar dan terlihat sangat datar.

    Saat itu Lanci juga menunjukkan e-book reader. Berbagai pertanyaan muncul di benak hadirin. Lanci pun belum memberi konfirmasi sistem operasi dan konektivitas yang akan ditanamkan dalam Acer Pad ini. Mereka merencanakan mengeluarkan produk ini pada kuartal keempat mendatang.

    Entah angin apa yang menggerakkan HTC juga membidik pasar ini. Ini tampak saat CEO HTC Peter Chou menimbang-nimbang untuk menciptakan sebuah netbook. Kabarnya HTC sedang mempersiapkan beberapa model tablet layar sentuh. Salah satunya akan memakai sistem operasi Google Chrome.

    Perangkat ini akan menggunakan chipset Qualcomm, yang mempunyai daya kekuatan chip snapdragon berkecepatan 1 GHz.

    Vendor lain, seperti Samsung, Asus, dan Lenovo, pun tak kalah aktif mengintip dan mengembangkan teknologi tablet ini. Tapi pasar masih menanti kiprah mereka di pasar tablet ini setelah menyodorkan komputer tablet masing-masing.

    DEDDY SINAGA | DIAN YULIASTUTI



    BERITA TERPOPULER LAINNYA:

    Gadget-gadget Penjegal iPad

    Huawei Diam-diam Akan Luncurkan Penantang

    Inilah Keunggulan S7, "James Bond" ala Huawei

    Di Kereta Tercepat Dunia, Unduh File 1 Gb Dalam Waktu Kurang Satu Menit


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?