Curiosity Akan Bawa Tanah Planet Mars  

Reporter

Editor

Grace gandhi

Kamis, 4 Oktober 2012 12:44 WIB

Gambar dari European Space Agency akan Planet Mars. Misi pertama ESA ke Planet Merah adalah Mars Express yang memuat tujuh alat untuk mengukur atmosfer planet, struktur serta geologinya, termasuk mencari bukti air-air yang tersembunyi. REUTERS/Ho/European Space Agency ESA. yahoo.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kunjungan ke planet Mars tak bisa dilakukan kapan saja dalam satu atau dua dekade berikutnya. Dengan demikian, jalan terbaik adalah membawa beberapa benda dari planet merah itu.

NASA kini mencari cara untuk membawa batu dan tanah Mars ke Bumi. Cara ini memungkinkan para ilmuwan untuk mempelajari komposisi tanah. Dan tentu untuk menyelidiki tanda-tanda kehidupan di planet ini.

Grup Perencanaan Program Mars sedang menyusun cara yang berbeda untuk kembali mengambil contoh pada 20 tahun mendatang. Ada berbagai pilihan, salah satunya mengirim pendakian Mars dengan kendaraan kemudian mengumpulkan batu maupun tanah lalu dikirim ke Bumi.

Misi ke Mars hanya bisa dilakukan setiap 26 bulan atau lebih. Pilihan lain adalah melakukan misi dalam sebuah peluncuran. Namun, cara ini akan memakan biaya banyak. "Semua pilihan memiliki plus dan minus," ujar Orlando Figuero, ketua tim dari Grup Perencanaan Program Mars.

Saran lain adalah mengirim kembali Curiosity dan mengecek berbagai situs. NASA kemudian menentukan sampel terbaik, yang mungkin hanya satu lokasi, lalu mengirim mereka kembali.

NASA Mars Curiosity dilengkapi dengan kamera Mars Hand Lens Image (MAHLI) yang berukuran sekitar 27 sentimeter. Kamera ini dapat menangkap gambar secara close-up dan mengirimkan satu set berisi delapan gambar yang digabung.

DAILYMAIL | ISMI WAHID

Terpopuler:

Kuburan Ratu Suku Maya Ditemukan

Ponsel Unik Berbentuk Sarung Tangan

Iran Buka Blokir Gmail

Dell Perbarui Sistem Fluid Data pada Storage

Lotion Anti-Nyamuk dari Tembelek

Berita terkait

Observatorium Bosscha Tutup Kunjungan Publik Selama Bulan Puasa

43 hari lalu

Observatorium Bosscha Tutup Kunjungan Publik Selama Bulan Puasa

Minat pengunjung ke Observatorium Bosscha tergolong tinggi sejak kunjungan publik mulai dibuka kembali setelah masa pandemi.

Baca Selengkapnya

Raih Nurtanio Award 2023, Harijono Djojodihardjo: Ini Bisa Memacu Generasi Muda

27 November 2023

Raih Nurtanio Award 2023, Harijono Djojodihardjo: Ini Bisa Memacu Generasi Muda

Harijono Djojodihardjo, ahli penerbangan dan antariksa meraih anugerah Nurtanio Award 2023 dari BRIN.

Baca Selengkapnya

BRIN Berikan Nurtanio Award ke Ahli Penerbangan & Antariksa Profesor Harijono Djojodihardjo

26 November 2023

BRIN Berikan Nurtanio Award ke Ahli Penerbangan & Antariksa Profesor Harijono Djojodihardjo

BRIN memberikan penghargaan tertinggi kepada periset Indonesia yang berprestasi, dan kepada tokoh yang telah memberikan andil kemajuan iptek.

Baca Selengkapnya

Membuka Jalan untuk Gibran

26 September 2023

Membuka Jalan untuk Gibran

Peluang Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden menguat.

Baca Selengkapnya

Kepala BRIN: Teknologi Antariksa Akan Menjadi Kunci Masa Depan

21 September 2023

Kepala BRIN: Teknologi Antariksa Akan Menjadi Kunci Masa Depan

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan teknologi keantariksaan sendiri telah dimanfaatkan dalam berbagai sektor pembangunan.

Baca Selengkapnya

Misi Explorer 11 Diluncurkan NASA pada 27 April 1961, Apa Itu?

27 April 2023

Misi Explorer 11 Diluncurkan NASA pada 27 April 1961, Apa Itu?

Misi Explorer 11 NASA bertujuan mempelajari sinar gamma di luar angkasa.

Baca Selengkapnya

Sejarah Tragedi Meledaknya Pesawat Ulang-alik Columbia

17 Januari 2023

Sejarah Tragedi Meledaknya Pesawat Ulang-alik Columbia

Pada 1 Februari 2003, pesawat ulang-alik Columbia meledak saat memasuki atmosfer di atas Texas dan menewaskan ketujuh awak di dalamnya.

Baca Selengkapnya

AS: China Ancaman Utama dalam Pertahanan Luar Angkasa

9 Desember 2022

AS: China Ancaman Utama dalam Pertahanan Luar Angkasa

China sedang membangun kemampuan yang menempatkan sebagian besar aset luar angkasa Amerika Serikat dalam risiko

Baca Selengkapnya

BRIN Berikan Penghargaan Nurtanio kepada Pakar Pengindraan Orbita Roswitiarti

30 November 2022

BRIN Berikan Penghargaan Nurtanio kepada Pakar Pengindraan Orbita Roswitiarti

Orbita merupakan peneliti ahli utama di bidang kepakaran, teknologi, dan aplikasi pengindraan jauh pada Pusat Riset Pengindraan Jauh BRIN.

Baca Selengkapnya

Peristiwa Astronomi Agustus, Ada Gugus Bola M2 dan M15

3 Agustus 2022

Peristiwa Astronomi Agustus, Ada Gugus Bola M2 dan M15

Observatorium Bosscha membagikan berbagai fenomena antariksa yang terjadi di bulan Agustus.

Baca Selengkapnya