Listrik Pergelaran Musik Get The Fest Prambanan Gunakan Solar dari 2,5 Ton Sampah Plastik

Reporter

Muh. Syaifullah

Editor

Abdul Manan

Sabtu, 26 Oktober 2024 13:00 WIB

Seorang nelayan hendak memasukkan sampah plastik ke dalam mesin incinerator untuk diubah jadi asap cair. TEMPO/ Hisyam Luthfiana

TEMPO.CO, Jakarta - Panggung musik di Taman Breksi, Prambanan, Sleman, begitu gemerlap. Mulai dari pertunjukan lampu (lighting) hingga tata suara (sound system) total menggunakan energi 60.000 watt.

Pergelaran musik Get The Fest selama tiga malam, 25 - 27 Oktober 2024 itu menggunakan energi murni dari sampah plastik 2,5 ton. Sampah plastik itu didapat dari warga sekitar, lalu diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Agustinus Gusti Nugroho, penyanyi dan musikus dengan nama beken Nugie, mengatakan, mungkini pertama kali konser musik dengan energi yang dihasilkan dari sampah plastik.

“Mulai dari lampu, sound, video dan lain-lain dihasilkan dari hal yang dianggap sepele (sampah plastik) dan tidak bisa digunakan, bisa jadi solar, bensin, karosene (minyak tanah), gas dan lain-lain,” kata Nugie saat pembukaan Get The Fest di Breksi, Jumat malam, 25 Oktober 2024.

Konser musik dengan banyak penyanyi dan musisi ini mengkampanyekan pengurangan sampah plastik dan pengolahan sampah plastik jadi energi. Jargonnya adalah “less plastic, more energy”. Dalam artian mengurangi sampah plastik untuk mendapatkan energi, baik itu bensin, solar hingga minyak tanah.

Advertising
Advertising

Beberapa musisi yang mengisi acara ini di antaranya Iksan Skuter, Ipank Hore-Hore, Ipang Lazuardi, Endah n Rhesa, Pusakata, Nurbait dan lainnya.

Pengolahan sampah plastik ini diinisiasi oleh Yayasan Get Plastic Indonesia yang digawangi oleh Dimas Agung Wijanarko. Sampah-sampah plastik dicacah lalu diolah dengan sistem pirolisis atau destilasi.

Pada perhelatan musik ini, pihak penyelenggara menerima sampah donasi sejumlah 2.522,56 kilogram atau sekitar 2,5 ton. Total sampah plastik yang diolah menjadi bahan bakar minyak sebanyak 1.922,27 kilogram atau sekitar 1,9 ton. Bahan bakar minyak berupa solar yang dihasilkan sebanyak 1.854,34 liter.

“Kita melakukan dari hal kecil, pengurangan sampah plastik. Acara seperti ini bisa menjadi agenda tahunan hingga masalah sampah plastik bisa selesai,” kata Dimas.

Rizki Ekananda, Lead Specialist Process Development Research, PT Pertamina menyatakan dukungannya terhadap pengolahan sampah plastik menjadi energi. Isu soal sustainability (keberlanjutan) di Pertamina juga sudah cukup lama.

“Inisiatif-inisiatif dari masyarakat ini bisa kita dukung, misal kalau dari sisi teknologi kita bisa develope (kembangkan) bareng. Dari sisi pengetahuan kita punya banyak pengalaman,” kata Rizki.

Pertamina menjadi salah satu perusahaan yang mensponsori pergelaran musik ini. Rizki mengaku kagum dengan adanya konser musik yang energi kelistrikannya menggunakan generator set (genset) yang bahan bakarnya murni menggunakan olahan plastik. Ia menilai inovasi seperti ini harus didukung dan bisa berkelanjutan.

Purwoko, satu operator genset dari Sri Mulih Jenset Banguntapan, Bantul yang menyediakan alat pada konser musik ini, menyatakan, ini baru pertama kalinya bagi mereka menggunakan solar dari sampah plastik. Dari proses pengisian solar ke genset hingga menyala, semuanya lancar.

Dua genset yang digunakan berkapasitas 8000 watt, ada juga yang 50.000 watt. Total output yang digunakan sekitar 60 ribu watt untuk keperluan kelistrikan panggung dan lain-lain. “Ini pertama kali pakai menggunakan solar dari olahan plastik," kata Purwoko.

Pilihan Editor: Honor Umumkan MagicOS 9.0, Pembaruan Android 15 dengan Asisten AI 'Yoyo'

Berita terkait

KLHK Tagih Peta Jalan Pengurangan Sampah Plastik Ratusan Produsen

18 hari lalu

KLHK Tagih Peta Jalan Pengurangan Sampah Plastik Ratusan Produsen

Siapa saja produsen sampah plastik yang dimaksud KLHK dan kenapa mereka ditagih peta jalan pengurangan sampah?

Baca Selengkapnya

ECOTON Somasi Presiden Jokowi Karena Lalaikan Tanggung Jawab Atas Sungai, Tuntut Lakukan 10 Hal Ini

23 hari lalu

ECOTON Somasi Presiden Jokowi Karena Lalaikan Tanggung Jawab Atas Sungai, Tuntut Lakukan 10 Hal Ini

ECOTON melayangkan somasi kepada Presiden Jokowi atas kegagalan menangani pencemaran sampah plastik di sungai-sungai Indonesia.

Baca Selengkapnya

California Gugat ExxonMobil, Tuduh Daur Ulang Plastik sebagai Kebohongan

26 hari lalu

California Gugat ExxonMobil, Tuduh Daur Ulang Plastik sebagai Kebohongan

California menggugat ExxonMobil untuk apa yang disebutnya sebuah 'kampanye penipuan' tentang daur ulang sampah plastik.

Baca Selengkapnya

Menebus Dosa Kepada Laut

42 hari lalu

Menebus Dosa Kepada Laut

Kelompok nelayan di Karawang menggunakan rangkaian ban bekas untuk menjebak sampah plastik di laut.

Baca Selengkapnya

BRIN: Potensi Kerugian Akibat Kebocoran Sampah Plastik ke Laut Hingga Rp 225 Triliun Per Tahun

44 hari lalu

BRIN: Potensi Kerugian Akibat Kebocoran Sampah Plastik ke Laut Hingga Rp 225 Triliun Per Tahun

Rata-rata sekitar 484 ribu ton per tahun sampah plastik bocor ke laut dunia dari kegiatan masyarakat.

Baca Selengkapnya

BRIN Dorong Inovasi untuk Tangani Sampah Plastik di Laut

44 hari lalu

BRIN Dorong Inovasi untuk Tangani Sampah Plastik di Laut

Sampah plastik mengancam kehidupan laut, ekosistem pesisir, dan kesehatan manusia yang bergantung pada hasil laut.

Baca Selengkapnya

Pencemaran Sampah Plastik di Laut Semakin Mengkhawatirkan, Mengapa Berbahaya?

45 hari lalu

Pencemaran Sampah Plastik di Laut Semakin Mengkhawatirkan, Mengapa Berbahaya?

Setiap tahun, lebih dari 8 juta ton sampah plastik dibuang ke laut. BRIN mendorong pengembangan riset dan penguatan regulasi untuk menanganinya.

Baca Selengkapnya

Manfaat Asap Cair, Zat Hasil Pembakaran Sampah Plastik

47 hari lalu

Manfaat Asap Cair, Zat Hasil Pembakaran Sampah Plastik

Asap cair dihasilkan dari proses pirolisis dari pembakaran sampah plastik.

Baca Selengkapnya

Sleman Temple Run 2024, Ribuan Peserta Miliki Waktu Berjam-jam Berlari dan Nikmati Destinasi Candi

48 hari lalu

Sleman Temple Run 2024, Ribuan Peserta Miliki Waktu Berjam-jam Berlari dan Nikmati Destinasi Candi

Rute Sleman Temple Run 2024 antara lain Candi Banyunibo, Candi ljo, Candi Barong, Candi Arca Gupala, dan beberapa situs purbakala dan wisata alam

Baca Selengkapnya

Penggemar K-Pop Demo Desak HYBE Hentikan Praktik Penjualan Album Tak Ramah Lingkungan

51 hari lalu

Penggemar K-Pop Demo Desak HYBE Hentikan Praktik Penjualan Album Tak Ramah Lingkungan

Penggemar K-pop protes di depan kantor HYBE, menuntut untuk menghentikan praktik penjualan album yang meningkatkan polusi plastik dan merugikan lingkungan.

Baca Selengkapnya