25 Persen Konsumen Starbucks Gunakan Aplikasi Ponsel  

Reporter

Selasa, 8 November 2016 07:04 WIB

Sketsa logo kedai kopi, Starbucks, yang pertama kali diluncurkan (kiri), dan yang terkenal saat ini. Logo ini mengambil inspirasi dari mitologi putri duyung. Boredpanda.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi sudah mulai dilakukan oleh restoran atau gerai makanan cepat saji dunia. Starbucks dan Taco Bell merupakan dua contoh dari beberapa gerai waralaba yang memanfaatkan aplikasi mobile pada bisnis makanan mereka.

Starbucks memulai penggunaan aplikasi sejak satu tahun lalu. Sebanyak 25 persen konsumen Starbucks beralih melakukan pembayaran dengan menggunakan aplikasi mobile, seperti dilansir Phonearena.com, Senin, 7 November 2016.

Sebanyak 6 persen atau setara 1 dari 20 orang konsumen menggunakan aplikasi untuk melakukan pemesanan lebih awal. Aplikasi yang dimiliki Starbucks membantu pekerja restoran mengingat pesanan konsumen.

Aplikasi juga membantu perusahaan menghubungkan atau menyambungkan program promosi atau hadiah yang disediakan perusahaan. Saat ini aplikasi mobile Starbucks memiliki anggota aktif sebanyak 12,3 juta di Amerika Serikat.

Saat ini lebih banyak konsumen Starbucks menyimpan uangnya di dalam aplikasi dan kartu reward dibandingkan beberapa bank. Data yang dimiliki pada kuartal I 2016 menyatakan sekitar US$ 1,2 miliar atau Rp 15,7 triliun dana konsumen tersimpan dalam aplikasi dan kartu keanggotaan Starbucks.

Dana di dalam aplikasi Starbucks dapat digunakan untuk membayar minuman, makanan, dan suvenir.

Di Amerika Serikat dan Kanada jumlah konsumen yang memanfaatkan kartu keanggotaan Starbucks sebanyak 41 persen pada kuartal II fiskal 2016. Lalu sebanyak 24 persen konsumen di toko retail melakukan transaksi menggunakan aplikasi mobile.

PHONE ARENA | BUSINESS INSIDER | MAYA NAWANGWULAN




Berita terkait

Usai Dihujat Pamer Starbucks Tutupi Ka'bah, Zita Anjani Mengaku untuk Pancing Obrolan

9 hari lalu

Usai Dihujat Pamer Starbucks Tutupi Ka'bah, Zita Anjani Mengaku untuk Pancing Obrolan

Zita Anjani membuat unggahan klarifikasi bahwa foto gelas Starbucks yang menutupi Ka'bah adalah upaya untuk memancing obrolan.

Baca Selengkapnya

Dampak Boikot, Pewaralaba Starbucks di Timur Tengah Pecat 2.000 Pekerja

59 hari lalu

Dampak Boikot, Pewaralaba Starbucks di Timur Tengah Pecat 2.000 Pekerja

Pemilik waralaba Starbucks di Timur Tengah pada Selasa mengakui bahwa mereka telah mulai memecat sekitar 2.000 pekerja akibat boikot anti-Israel

Baca Selengkapnya

Dirut MAP Boga Adiperkasa Pengelola Starbucks Indonesia Resmi Mengundurkan Diri

5 Maret 2024

Dirut MAP Boga Adiperkasa Pengelola Starbucks Indonesia Resmi Mengundurkan Diri

PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) mengumumkan pengunduran diri Direktur Utama, Anthony Cottan. MAPB merupakan pengelola Starbucks di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Terdampak Aksi Boikot, Starbucks Indonesia Tegaskan Tak Beri Dukungan Finansial ke Israel

24 Februari 2024

Terdampak Aksi Boikot, Starbucks Indonesia Tegaskan Tak Beri Dukungan Finansial ke Israel

Starbucks Indonesia menyebut tidak memberikan dukungan finansial maupun keuntungan kepada pemerintah atau tentara Israel dengan cara apa pun.

Baca Selengkapnya

Boikot Berhasil, Penjualan McDonald's dan Starbucks Turun

6 Februari 2024

Boikot Berhasil, Penjualan McDonald's dan Starbucks Turun

McDonald's adalah salah satu dari beberapa merek Barat, termasuk Starbucks dan Coca Cola, yang mengalami boikot karena dianggap pro-

Baca Selengkapnya

Marak Aksi Boikot, Starbucks Indonesia Sebut Toko Lebih Sepi dan Mitra Terdampak

1 Februari 2024

Marak Aksi Boikot, Starbucks Indonesia Sebut Toko Lebih Sepi dan Mitra Terdampak

Starbucks menjadi salah satu merek yang terkena dampak kampanye boikot Israel, Malaysia dan negara-negara di Tim

Baca Selengkapnya

Starbucks Buka Gerai Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

28 Januari 2024

Starbucks Buka Gerai Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

Gerai kopi Starbucks di Lebak Bulus ini memiliki fasilitas pengisian daya mobil listrik dan dihiasi dengan karya seni dari limbah plastik.

Baca Selengkapnya

Masih Kena Boikot, Starbucks Tegaskan Tidak Dukung Israel

19 Januari 2024

Masih Kena Boikot, Starbucks Tegaskan Tidak Dukung Israel

Starbucks menegaskan kembali mereka tidak pernah memberikan dukungan kepada Israel.

Baca Selengkapnya

Yakuza Jadi Buron setelah Tembak Mati Pria di Starbucks

16 Januari 2024

Yakuza Jadi Buron setelah Tembak Mati Pria di Starbucks

Seorang anggota senior sindikat kejahatan Yakuza masuk daftar buronan karena diduga menembak mati seorang pria di sebuah gerai Starbucks di Jepang

Baca Selengkapnya

Bos McD Akui Pasar di Timur Tengah dan Sejumlah Negara Terdampak Serangan Israel ke Gaza

5 Januari 2024

Bos McD Akui Pasar di Timur Tengah dan Sejumlah Negara Terdampak Serangan Israel ke Gaza

CEO McDonald's mengakui bahwa beberapa pasar di Timur Tengah dan di luar kawasan mengalami "dampak bisnis yang berarti" karena konflk Hamas Israel

Baca Selengkapnya