Ponsel Gaming: ROG Phone II Vs Black Shark 2 Vs Razer Phone II

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xiaomi Black Shark II, ASUS ROG Phone II, Razer Phone II

    Xiaomi Black Shark II, ASUS ROG Phone II, Razer Phone II

    TEMPO.CO, Jakarta - Smartphone gaming akan dirilis di Indonesia yaitu ASUS ROG Phone II dan Xiaomi Black Shark 2. Selain kedua merek tersebut ada juga ponsel gaming lain seperti Razen Phone 2.

    Ketiga ponsel itu memiliki teknologi yang menjadi keunggulan masing-masing. Berikut detail spesifikasi dari ketiga ponsel tersebut:

    1.ASUS ROG Phone II

    ASUS Indonesia merilis ponsel gaming ROG Phone II hari ini, Kamis, 5 Desember 2019. ROG Phone II merupakan smartphone gaming canggih dan bertenaga. Tidak hanya didukung chip Qualcomm Snapdragon 855+, ROG Phone II juga dibekali berbagai fitur yang membuat pengalaman gaming di smartphone meningkat.

    Dari segi performa, chip ROG Phone II hadir dengan kecepatan hingga 2,96GHz, penyimpanan UFS 3.0 hingga 512GB, serta RAM LPDDR4X hingga 12GB. Kombinasi ketiganya memastikan semua game dapat berjalan dengan kualitas dan performa terbaik.

    Selain itu ROG Phone II juga merupakan smartphone gaming pertama di dunia yang mengusung layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz. Mengutip laman BGR baru-baru ini, layar ponsel gaming itu berukuran 6,59 inci Full HD+ dan aspek rasio 19,5:9.

    Dari segi desain, ROG Phone II  tidak jauh berbeda dari pendahulunya. Ponsel ini menggunakan bingkai aluminium dengan Corning Gorilla Class 6. Ponsel ini dilengkapi fitur gaming khusus, salah satunya adalah Air Trigger, sensor khusus di sisi bodi ROG Phone II yang bisa digunakan sebagai tombol tambahan ketika bermain game.

    Selain itu, terdapat port USB Type-C khusus yang berfungsi sebagai fasilitas mengisi daya sekaligus menghubungkan berbagai aksesori khusus ROG Phone II. Baterainya 6.000mAh, membuat ROG Phone II bisa dipakai bermain game lebih lama dibandingkan smartphone lainnya. Serta dibekali teknologi Quick Charge 4.0, baterai juga bisa diisi ulang dalam waktu yang singkat.

    Di India ponsel dengan logo khas mata merah ini sudah meluncur pada September lalu,  ASUS ROG Phone II versi 8GB + 128GB dibanderol 37.999 (sekitar Rp 7,5 juta), sedangkan model 12GB RAM + 512GB dipatok 59.999 rupee atau Rp 12 juta

    2. Black Shark 2

    Xiaomi mengumumkan kehadiran smartphone gaming terbaru seri Black Shark 2. Smartphone tersebut disenjatai dengan chip terbaru Snapdragon 855 dan 855+, serta preorder di Indonesia akan dimulai pada 12 Desember 2019.

    Di Indonesia smartphone ini akan hadir tiga model yaitu Black Shark 2 dengan kapasitas RAM dan memori internal 6 GB/128 GB dibanderol seharga Rp 5,999 juta, Black Shark 2 Pro dihargai Rp 7,999 juta plus gamepad dan Black Shark 2 Pro edisi terbatas Lava Orange dilabeli Rp 8,999 juta. Semuanya bisa dipesan di Mi.com, menurut keterangan Xiaomi, baru-baru ini.

    Black Shark akan memberikan pengalaman gaming unik. Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro memanfaatkan hardware terbaru untuk memastikan performa gaming yang kuat, lancar dan cepat.

    Black Shark 2 disenjatai chip Snapdragon 855, sedangkan Black Shark 2 Pro dibekali Snapdragon 855+. Selain itu, ponsel pintar itu dilindungi dengan sentuhan langsung sistem liquid coll, sehingga Black Shark 2 bisa mengurangi suhu CPU ketika bekerja.

    Gambar DSP (digital signal processor) yang independen digunakan untuk layar pada ponsel gaming Black Shark 2 ini juga memberikan warna terbaik dan peredupan DC. Tujuannya untuk perlindungan mata gamer saat digunakan secara jangka panjang demi kenyamanan maksimum dalam bermain game.

    Black Shark 2 adalah ponsel ketiga dalam seri lineup tunggal perusahaan, duduk sebagai penerus Black Shark dan Black Shark Helo. Black Shark 2 memiliki desain yang sangat kasar mirip dengan kebanyakan smartphone gaming.

    Ponsel ini menggunakan layar AMOLED 6,3 inci dengan resolusi Full HD + dan mendukung warna HDR +. Layar tidak memiliki notch. Selain itu, ponsel ini memiliki layar sentuh yang sensitif mirip dengan 3D Touch pada iPhone Apple unggulan.

    Ada juga sepasang speaker stereo yang mirip dengan kebanyakan ponsel andalan saat ini. Black Shark 2 juga mendapatkan pengaturan tiga mikrofon untuk menekan kebisingan dan meningkatkan perekaman audio. Untuk membuatnya hidup, Xiaomi telah memasukkan baterai 4000mAh dan membundelnya dengan pengisian cepat 27W.

    Black Shark 2 juga memiliki kamera yang bagus. Untuk bagian belakang, ada kombinasi kamera utama 48 MP dan kamera sekunder 12 MP dengan zoom optik 2X. Kamera depan bersensor 20 MP

    3. Razer Phone 2

    Razer Phone 2 memiliki layar LCD berukuran 5,7 inci mengusung resolusi 1440x2560 (QHD) dan meskipun memiliki rasio aspek 16: 9, juga memiliki kecepatan refresh 120Hz. Artinya penampilan animasi game terlihat lebih baik dan menggulirnya halus. 

    Ponsel ini juga dibekali dengan Platform Mobile Snapdragon 845, dan memiliki RAM 8 GB dan memori internal mulai dari 64 GB penyimpanan yang dapat diupgrade. Pengguna yang mencari penyimpanan tambahan dapat mengakses slot hingga microSD 1 TB.

    Dari segi kamera, Razer Phone 2 memiliki pengaturan dual-kamera di bagian belakang, ultra-wide 12 MP plus telefoto 12MP. Sedangkan kamera selfie 8 MP dan baterai 4000 mAh membuat ponsel tetap menyala.

    Razer Phone 2 juga hadir dengan sistem pendingin ruang uap, adaptor audio DAC 24-bit, dan Wi-Fi / Bluetooth 5.0 / NFC. Serta baterai berkapasitas 4.000 mAh dengan pengisian nirkabel dan cepat. Ponsel ini juga tahan percikan  air dan debu dengan adanya sertifikasi IP67.

    Razer Phone 2 telah melalui daftar panjang penyempurnaan, tapi tetap mempertahankan desainnya yang berbentuk kotak. Razer tidak mengubah bezel dalam model ini.

    Razer Phone 2 melipatgandakan keunggulan dalam musik dan hiburan dengan speaker stereo Dolby Atmos dual-firing. Ini mendukung konten suara surround HDR dan 5.1 dengan respons bass yang diperluas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.