Riset: Sel T Penyintas Covid-19 Merespons Varian Baru Virus Corona

Reporter

Editor

Erwin Prima

ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca mengandung sel molekul virus corona Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (ANTARA/Shutterstock/pri.)

TEMPO.CO, Chicago - Sebuah riset baru menunjukkan komponen penting dalam sistem imunitas yang dikenal sebagai sel T, yang melawan infeksi versi asli virus corona, tampaknya juga melindungi seseorang dari tiga varian Covid-19 yang paling mengkhawatirkan.

Baca:
Redmi Note 10 dan Note 10 Pro Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,399 Juta

Kesimpulan itu dihasilkan dari sebuah penelitian oleh laboratorium Amerika Serikat yang dirilis pada Selasa, 30 Maret 2021.

Sejumlah riset baru-baru ini menunjukkan bahwa varian Covid-19 tertentu dapat mengacaukan perlindungan imunitas seseorang dari antibodi dan vaksin.

Tetapi antibodi --yang menghalangi virus corona agar tidak menempel pada sel manusia-- bisa saja tidak mengenali seluruh riwayat, menurut riset yang dilakukan oleh peneliti di Institut Nasional Penyakit Alergi dan Penyakit Menular (NIAID).

Sel T tampaknya memainkan peran perlindungan tambahan yang penting. "Data kami, serta hasil dari kelompok lain, menunjukkan bahwa respons sel T terhadap Covid-19 pada mereka yang terinfeksi dengan virus versi asli sepertinya mengenali secara keseluruhan varian baru utama yang teridentifikasi di Inggris, Afrika Selatan dan Brazil," kata Andrew Redd dari NIAID dan Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins yang memimpin riset tersebut.

Para peneliti menganalisis darah dari 30 penyintas Covid-19 sebelum muncul varian-varian Covid baru yang lebih menular.

Dari sampel itu, mereka menemukan bentuk spesifik dari sel T yang aktif melawan virus. Mereka juga melihat bagaimana sel T tersebut mampu melawan varian mengkhawatirkan yang berasal dari Afrika Selatan, Inggris, dan Brasil.

Peneliti menemukan bahwa respons sel T sebagian besar masih utuh dan dapat mengenali hampir semua mutasi pada varian virus.

Temuan-temuan itu menambah hasil riset sebelumnya yang juga menunjukkan bahwa perlindungan sel T sepertinya masih utuh melawan varian virus corona.

Para peneliti NIAID mengatakan riset berskala besar diperlukan untuk memastikan temuan tersebut. Pemantauan yang terus-menerus untuk varian yang lolos dari antibodi dan perlindungan sel T perlu dilakukan, kata Redd. Dokumen itu telah diterima untuk dipublikasi di Open Forum Infectious Diseases, tetapi belum dilakukan tinjauan oleh rekan sejawat.

ANTARA | REUTERS






Pesta Kembang Api Tahun Baru 2022 Dilarang, Bagaimana di Tahun Baru 2023?

57 menit lalu

Pesta Kembang Api Tahun Baru 2022 Dilarang, Bagaimana di Tahun Baru 2023?

DKI Jakarta memetakan sejumlah lokasi di Ibu Kota yang berpotensi sebagai tempat perayaan malam tahun baru. Bagaimana dengan pesta kembang api?


China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

3 jam lalu

China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

China mulai melonggarkan aturan soal Corona, namun kebijakan zero-Covid belum akan diambil.


8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

1 hari lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

1 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

1 hari lalu

WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

Kesenjangan dalam strategi mengatasi Covid-19 tahun ini terus menciptakan kondisi sempurna bagi munculnya varian baru yang mematikan


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

1 hari lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.


Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Pengendalian varian XBB dilakukan melalui disiplinnya protokol kesehatan dan juga dengan vaksinasi lengkap


Kemenkes Geser Prioritas Kerja dari Penanganan Covid-19 ke Peningkatan Layanan Kesehatan

3 hari lalu

Kemenkes Geser Prioritas Kerja dari Penanganan Covid-19 ke Peningkatan Layanan Kesehatan

Salah satu fous itu adalah Kemenkes akan melakukan restrukturisasi rumah sakit di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan layanan kesehatan.


Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

3 hari lalu

Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

China akan mengizinkan kasus positif COVID-19 menjalani karantina di rumah dengan syarat tertentu


Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

4 hari lalu

Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

Warga Cina yang menetap di Sydney hingga Toronto ikut melakukan aksi protes terhadap aturan Covid-19 dengan menyerukan Cina yang bebas