PSBB dan IoT Dorong Laba Erajaya Group di Tahun Pertama Pandemi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Erajaya Hasan Aula membuka iBox Central Park, Jakarta Selatan, sebagai pertanda penjualan pertama iPhone 11 di Indonesia, Jumat, 6 Desember 2019. TEMPO/Khory

    CEO Erajaya Hasan Aula membuka iBox Central Park, Jakarta Selatan, sebagai pertanda penjualan pertama iPhone 11 di Indonesia, Jumat, 6 Desember 2019. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan distributor dan retail handset yang cukup besar di Indonesia, PT Erajaya Swasembada, Tbk., mencatat pertumbuhan laba lebih dari 100 persen sepanjang 2020--dibandingkan setahun sebelumnya. Tahun pertama pandemi Covid-19 itu memberi Erajaya Group peningkatan pendapatan atau penjualan sebesar 3,5 persen atau Rp 32,9 triliun di tahun 2019 menjadi Rp 34,1 triliun di tahun 2020.

    Adapun pertumbuhan laba yang dimaksud bernilai Rp 295,1 miliar pada 2019 menjadi Rp 612 miliar tahun lalu. "Pencapaian yang luar biasa ini adalah hasil dari penerapan strategi korporasi yang tepat untuk bisa terus maju dan berkembang di masa-masa yang menantang, seperti halnya kondisi pandemi yang kita alami sepanjang tahun 2020 lalu," kata Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk, Hasan Aula, dalam keterangan tertulis yang dibagikannya, Rabu 7 April 2021.

    Selain itu, Hasan juga mengungkapkan adanya momentum penjualan smartphone dan ekosistemnya yang cukup positif didorong peningkatan minat atas produk-produk elektronik dan teknologi lainnya, seperti Internet of Things (IoT). Pemberlakuan aturan IMEI per September juga disebutnya mendukung iklim industri handset di Indonesia lewat peta persaingan yang menjadi lebih sehat dengan harga lebih terkontrol dan stabil.

    Belum lagi pembatasan kegiatan sosial selama masa pandemi, termasuk diadakannya WFH (work from home) dan SFH (school from home) yang meningkatkan kebutuhan akan perangkat seluler. "Ini berdampak pula ke peningkatan margin perseroan, yang tentunya akan meningkatkan pendapatan laba Perseroan secara keseluruhan,” katanya.

    Saat ini, Hasan memaparkan, ekspansi footprint retail Erajaya telah mencapai 1.053 toko, 88 kanal distribusi dan kerjasama dengan lebih dari 65.000 reseller. Terbaru adalah Urban Republic (UR), merek ritel dari PT Sinar Eka Selaras, anak perusahaan Erajaya Group, menambah dua outlet terbaru secara serentak di Summarecon Mall Bekasi dan di Mall Centre Point Medan.

    Baca juga:
    Konsumen iPhone 12 Diminta Hati-hati Situs Penjualan Palsu

    Dua hari sebelumnya, Erajaya Group juga secara serentak membuka dan meresmikan 13 outlet ritel yang tersebar di 9 kota, di antaranya: 2 outlet Erafone Megastore, 4 outlet Erafone Partner, 1 outlet HUAWEI Experience Store (HES), 3 outlet iBox Store, 1 outlet Authorized Mi Store, dan 2 outlet Samsung Experience Store (SES) by NASA.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.