Hujan Es dan Angin Kencang Susulan Berpotensi Terjadi di Madiun

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi hujan es. euronews.com

    Ilustrasi hujan es. euronews.com

    TEMPO.CO, Madiun - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Mohammad Syahrowi, memprediksi terjadinya hujan deras disertai angin kencang serta hujan es hingga beberapa hari ke depan. "Karena saat ini sedang masa pancaroba," kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 18 Oktober 2021.

    Syahrowi mengatakan pada awal musim hujan kali ini terjadi perbedaan suhu yang tinggi antarwilayah. Udara panas dan dingin akhirnya bertemu dan membentuk awan Cumulonimbus. Fenomena alam ini memicu terjadinya angin kencang ketika hujan turun.

    Sedangkan hujan es terjadi karena berubahnya air menjadi partikel es yang dipengaruhi udara rendah di ketinggian. "Untuk hujan es sempat terjadi di Desa Sumber Bendo, Kecamatan Saradan, kemarin sore," ujar Syahrowi.

    Di wilayah desa setempat, hujan es dan angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga dan pohon di akses Desa Sumber Bendo-Desa Tulung, Kecamatan Saradan roboh. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Hanya saja, kerugian material ditaksir mencapai Rp 23 juta.

    Selain di Sumber Bendo, hujan deras disertai angin kencang juga melanda Desa Randu Alas, Desa Bolo, Kecamatan Kare; Desa Kresek, Kecamatan Wungu; wilayah Kecamatan Pilangkenceng. Akibatnya, sejumlah rumah rusak, seekor sapi tewas tertimpa reruntuhan bangunan, dan satu tiang listrik tumbang.

    Syahrowi menyatakan kejadian susulan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah kecamatan lain. BPBD setempat memetakan lokasi yang rawan diterjang angin kencang, seperti Balerejo, Wonoasri, Pilangkenceng, Saradan, Gemarang, Kare, dan Dagangan. "Kami mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim pancaroba itu," ujar mantan Camat Dagangan ini.

    Baca:
    Amuk Hujan Angin di Depok, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Pancaroba

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.