Mahasiswa UB Ditangkap Densus 88, Rektorat Awasi Kegiatan Tak Berizin

Reporter

Editor

Devy Ernis

Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Malang. TEMPO/Abdi Purnomo

TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Brawijaya (UB) memperkuat pengawasan kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus. Hal itu dilakukan setelah salah satu mahasiswa Ub ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri karena diduga menjadi simpatisan organisasi teroris.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Univerasitas Brawijaya Abdul Hakim mengatakan bahwa pengawasan akan diperkuat pada pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan tanpa izin. "Dengan kasus ini kami akan memperkuat lagi pengendalian dan pengawasan bagi aktivitas mahasiswa yang dilaksanakan tanpa izin," kata Abdul pada Rabu, 25 Mei 2022.

Abdul menjelaskan dengan adanya peningkatan pengawasan tersebut maka seluruh kegiatan mahasiswa khususnya di area kampus harus mendapatkan izin dari rektorat dan atau dekan pada tingkat fakultas.

Ia mengakui, memang pihak Universitas Brawijaya mengalami kesulitan untuk mengawasi secara keseluruhan aktivitas mahasiswa yang mencapai kurang lebih 60 ribu orang tersebut, khususnya pada aktivitas yang dilakukan di luar kampus.

"Tidak mungkin bagi kami untuk mengawasi orang per orang, karena mahasiswa UB itu lebih dari 60 ribu orang. Yang bisa kami lakukan, setiap kegiatan kemahasiswaan harus mendapat izin dari rektorat dan atau dekan di tingkat fakultas," tambahnya.

Ia menambahkan, sesungguhnya pihak universitas telah melakukan sejumlah upaya untuk mencegah adanya penyebaran paham radikalisme. Ada sejumlah program yang disiapkan termasuk dengan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Sejak 2020 kita secara rutin melaksanakan kegiatan atau pendidikan anti radikalisme. Kami juga mengundang secara rutin dari BNPT, untuk memberikan ceramah kepada mahasiswa," katanya.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan satu orang terduga simpatisan ISIS di sebuah rumah kos wilayah Kota Malang, Jawa Timur, pada Senin 23 Mei 2022 pukul 12.00 WIB.

Satu orang yang diamankan oleh Tim Densus 88 tersebut merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya berinisial IA, berusia 22 tahun. Ia merupakan mahasiswa semester enam angkatan 2019 Jurusan Hubungan Internasional.

Penangkapan terduga simpatisan ISIS di kawasan Jalan Dinoyo Permai Timur Kavling 2 Nomor 7 RT03/06 Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru tersebut, disertakan dengan cukup bukti terkait keterlibatan IA dalam aksi tindak pidana terorisme.

IA diduga terlibat dalam kegiatan mengumpulkan dana untuk membantu kegiatan ISIS di Indonesia. Selain itu, IA juga disebut mengelola media sosial untuk menyebarkan materi-materi ISIS terkait tindak pidana terorisme.

Selain itu, IA juga terlibat komunikasi intens dengan seseorang berinisial MR, yang merupakan tersangka teroris kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD) yang telah ditangkap awal 2022 lalu terkait rencana amaliyah (bom bunuh diri) di fasilitas umum dan kantor-kantor polisi.

Baca juga:10,33 Persen Mahasiswa Universitas Brawijaya Memiliki Toleransi Rendah






Cerita Putra, Calon Doktor Muda UB Usia 26 Tahun

6 hari lalu

Cerita Putra, Calon Doktor Muda UB Usia 26 Tahun

Lewat beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Putra akan menyelesaikan studi doktoral di UB pada bulan Juli 2022 di usia 26 tahun.


UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

8 hari lalu

UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

Senat Akademik Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan Siti Nurbaya Bakar, sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Alam.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Usia Pengguna Instagram, Rela Lepas Bangku PTN

10 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Usia Pengguna Instagram, Rela Lepas Bangku PTN

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 24 Juni 2022, dipuncaki artikel Instagram yang sedang menguji alat AI untuk verifikasi usia pengguna.


Kisah Shabrina, Rela Lepas SBMPTN 2022 Demi Raih Prodi Kedokteran

10 hari lalu

Kisah Shabrina, Rela Lepas SBMPTN 2022 Demi Raih Prodi Kedokteran

Shabrina, siswa Madrasah Aliyah Amanatul Ummah, Mojokerto, merupakan satu dari 192.810 orang yang lolos SBMPTN 2022. Kurang sreg dengan pilihannya.


Cerita dari SATU Indonesia Awards, Anak Nelayan Bawa IoT ke Keramba

12 hari lalu

Cerita dari SATU Indonesia Awards, Anak Nelayan Bawa IoT ke Keramba

Astra kembali menggelar SATU Indonesia Awards tahun ini untuk menjaring anak muda yang tak kenal lelah memberikan manfaat bagi sekitarnya.


Densus Tangkap 3 Tersangka Teroris di Bima NTB

13 hari lalu

Densus Tangkap 3 Tersangka Teroris di Bima NTB

Tim Densus 88 Polri menangkap 3 tersangka teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD di Bima, NTB. 2 di antaranya mantan napi terorisme.


9 Ruangan Menarik di Museum Polri, Ruang Densus 88 hingga Kids Corner

14 hari lalu

9 Ruangan Menarik di Museum Polri, Ruang Densus 88 hingga Kids Corner

Salah satu museum menarik untuk dikunjungi adalah Museum Polri. Apa saja hal menarik di sana selain terdapat ruang Densus 88?


Densus 88 Dalami Keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam Terorisme

18 hari lalu

Densus 88 Dalami Keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam Terorisme

Densus 88 Antiteror Polri mengatakan masih mendalami keterlibatan kelompok Khilafatul Muslimin dengan tindak pidana terorisme.


Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Dapat Akreditasi Internasional dari Jerman

18 hari lalu

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Dapat Akreditasi Internasional dari Jerman

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) mendapatkan akreditasi internasional dari Agentur zur Qualittssicherung an Hochschulen mit Sitz in Koln


UB Buka Prodi Spesialis Kedokteran Emergensi, Satu-satunya di Indonesia

22 hari lalu

UB Buka Prodi Spesialis Kedokteran Emergensi, Satu-satunya di Indonesia

Fakultas Kedokteran UB membuka Program Studi Spesialis Emergency Medicine (PSEM). Program studi tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia.