Hutan Baru di Majalengka: Kompetisi Desain dan Kepemilikan Kolektif

Karya berjudul "In Wilderness, Abundance" pemenang pertama dan favorit kompetisi desain hutan di Jatiwangi, Majalengka. (Dok.Panitia)

TEMPO.CO, Jakarta - Karya berjudul "In Wilderness, Abundance" memenangi kompetisi desain hutan di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat. Rancangan tim Kamil Muhammad dan kawan-kawan itu sekaligus menjadi pilihan favorit, yang akan dipakai sebagai acuan untuk membuat hutan baru di daerah yang terkenal sebagai produsen genteng tersebut.

Kompetisi dihelat Perusahaan Hutan Tana Raya (Perhutana) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jatiwangi Art Factory, Yayasan Pilar Tunas Nusa Lestari, Hutan Itu Indonesia, dan Restor. Karya pemenang bersama lima desain pesaing lainnya, dipamerkan dengan tajuk Family Design Forest Exhibition di Aula Timur Gedung Sate Bandung pada 1-3 Desember 2022.

Berlangsung sejak 28 September hingga 11 November lalu, lomba desain hutan terbuka bagi tim peserta umum dan profesional. Dewan jurinya berasal dari lintas bidang, terdiri dari dosen arsitektur di Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta Eko Prawoto, Ketua Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia Indonesia Dian Heri Sofian, Co-Founder Huta Itu Indonesia Leoni Rahmawati, dan pendiri Yayasan Pilar Tunas Nusa Lestari Ramalis Sobandi . 

Kompetisi bertolak dari Perusahaan Hutan Tana Raya (Perhutana), yang digagas Jatiwangi Art Factory (JAF), merencanakan pembuatan hutan baru seluas total 8 hektare. Dari maket buatan Kamil dkk, ditawarkan kolam atau danau buatan di dalam lokasi hutan itu nanti. “Kami sekarang punya arahan dalam membangun hutannya karena akan mengikuti desain yang sudah tersedia,” kata Ginggi Syarief Hasim dari Perhutana, Minggu, 4 Desember 2022.

Baca juga: Perhutani Laporkan Perusakan Hutan di Karawang, Ini yang Terjadi

Ide pembuatan hutan itu mengajak partisipasi individu secara kolektif. Siapa pun bisa membeli kavling tanah di area lokasi untuk dijadikan hutan di Jatiwangi tersebut. Tapi, setiap orang dibatasi hanya bisa membeli seukuran 4x4 meter persegi seharga Rp 4 juta. Pembeli kemudian akan diberi sertifikat dengan bentuk unik, yaitu berupa batu bata yang tidak dibakar.

Area calon hutan baru yang akan dibangun secara kolektif di Jatiwangi, Majalengka. Desainnya mengikuti hasil kompetisi yang digelar terbuka. (Dok.Panitia)

Pembuatan hutan baru itu akan dilakukan secara bertahap, dan telah dimulai Perhutana pada 2.000 meter persegi lahan di antaranya selama setahun ini. Penanaman akan terus berlanjut hingga 8 hektare (80 ribu meter persegi) mengikuti desain karya juara--yang oleh Kamil Muhammad dkk ditambahkan, antara lain, kolam atau danau buatan di dalamnya.

“Pembangunan hutan ini bertahap sesuai kondisi dan perkembangannya karena memang hutan ini hutan gotong royong patungan,” ujar Ginggi. Setelah setiap kavling dijual dan ditanam, Perhutana selanjutnya akan resmi didaftarkan ke Kementerian Kehutanan sebagai hutan adat bagi mereka yang tinggal di wilayah Majalengka.

 

 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






141 Gempa Guncang Jawa Barat Selama Januari, Mayoritas di Darat

3 hari lalu

141 Gempa Guncang Jawa Barat Selama Januari, Mayoritas di Darat

Sebanyak 86 kali gempa terjadi di darat dengan kedalaman dangkal, selebihnya terjadi di laut.


7 Pemandian Air Panas di Jawa Barat dengan Pemandangan Alam Indah

7 hari lalu

7 Pemandian Air Panas di Jawa Barat dengan Pemandangan Alam Indah

Ada sejumlah tempat pemandian air panas di Jawa Barat dengan menyuguhkan pemandangan alam yang indah, apa saja?


Surplus 1,5 Ton Beras, Ridwan Kamil Sebut Jawa Barat Tidak Perlu Impor

10 hari lalu

Surplus 1,5 Ton Beras, Ridwan Kamil Sebut Jawa Barat Tidak Perlu Impor

Ridwan Kamil mengatakan dengan adanya kenaikan harga beras, pihaknya akan melakukan intervensi ke pasar.


Ingat Gita Cinta dari SMA Jangan Lupa Eddy D. Iskandar Penulisnya

13 hari lalu

Ingat Gita Cinta dari SMA Jangan Lupa Eddy D. Iskandar Penulisnya

Film Gita Cinta dari SMA yang ditulis Eddy D. Iskandar tak lekang oleh zaman. Ini sosok penulis film yang bisa beradaptasi setiap zaman sejak 1979.


Turunan UU Cipta Kerja Kerdilkan Tugas Pengelola Hutan

15 hari lalu

Turunan UU Cipta Kerja Kerdilkan Tugas Pengelola Hutan

Dalam turunan UU Cipta Kerja, tugas KPH kini hanya sebatas fasilitator dan administrator pengelolaan hutan.


Ridwan Kamil Berlabuh di Golkar, Begini Kata Pengamat

15 hari lalu

Ridwan Kamil Berlabuh di Golkar, Begini Kata Pengamat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil telah resmi menjadi anggota Partai Golkar.


Ketua DPD: Ridwan Kamil Menambah Daya Gedor Golkar Depok di Pemilu 2024

16 hari lalu

Ketua DPD: Ridwan Kamil Menambah Daya Gedor Golkar Depok di Pemilu 2024

Ketua DPD Partai Golkar Depok yakin bergabungnya Ridwan Kamil menjadi tanda awal kembalinya kejayaan Golkar di Jawa Barat.


Soroti Kasus Surya Darmadi, Walhi Singgung Pembukaan Lahan Hutan yang Masif untuk Korporasi

16 hari lalu

Soroti Kasus Surya Darmadi, Walhi Singgung Pembukaan Lahan Hutan yang Masif untuk Korporasi

Kasus Surya Darmadi hanya satu dari sekian permasalahan dalam tata kelola perkebunan sawit.


Ragam Pilihan Destinasi Wisata Ciamis, Salah Satunya Makam Bupati Aria Kusumadiningrat

17 hari lalu

Ragam Pilihan Destinasi Wisata Ciamis, Salah Satunya Makam Bupati Aria Kusumadiningrat

Berikut pilihan destinasi wisata di Ciamis, Jawa Barat. Selain Pantai Pangandaran, juga situs Jambansari tempat makam Bupati Aria Kusumadiningrat.


Ridwan Kamil akan Bergabung ke Partai Golkar, DPD Berharap Bisa Bantu Menangkan Pemilu di Jabar

17 hari lalu

Ridwan Kamil akan Bergabung ke Partai Golkar, DPD Berharap Bisa Bantu Menangkan Pemilu di Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menyampaikan sikapnya untuk bergabung ke Partai Golkar hari ini.