Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bahaya Tawon Vespa yang Telah Melukai 6 Santri di Tasikmalaya, Hewan Apa Itu?

image-gnews
Petugas Pemadaman Kebakaran Kota Pangkalpinang berhasil mengevakuasi tawon vespa dari permukiman padat penduduk.
Petugas Pemadaman Kebakaran Kota Pangkalpinang berhasil mengevakuasi tawon vespa dari permukiman padat penduduk.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Enam orang santri pondok pesantren di Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, disengat tawon vespa affinis, pada Rabu 24 April 2024. Mereka disengat pada bagian tangan dan kaki, kepala, lengan, hingga beberapa bagian tubuh lain. Salah seorang korban akhirnya dibawa menuju pelayanan kesehatan karena mengalami nyeri hebat.  

Tawon Vespa (Vespa affinis) atau yang kerap disebut dengan tawon endas oleh masyarakat Jawa adalah salah satu jenis lebah mematikan. Tawon vespa bisa tumbuh hingga memiliki tubuh sepanjang lima sentimeter dan tentakel enam milimeter. Tawon dengan warna tubuh hitam dengan gelang kuning ini akan menyengat musuhnya menggunakan moncong tentakelnya. Lebah akan menyebar apabila merasa terganggu, baik dari serangan hewan lain maupun manusia.

Melansir dari buku Distribusi Spasial Tawon Vespa Affinis, Tawon ini merupakan serangga asli Asia Pasifik yang umum ditemukan di kawasan tropis dan subtropis Asia, dari Sri Lanka, Hong Kong, Taiwan, Indonesia sampai Filipina. Tawon Vespa dapat dijumpai di semua habitat, baik hutan, padang rumput, lahan pertanian, bahkan permukiman. Tawon Vespa affinis biasanya membangun sarang bergantung di tempat yang tinggi dengan bentuk sarang bulat 

Vespa affinis (Tawon Vespa) merupakan spesies tawon bertubuh besar dengan ukuran panjang tubuh mencapai 3 cm untuk ratu, dan 2,2 – 2,5 cm untuk tawon pekerja. Vespa affinis mempunyai ciri khas berupa warna kuning atau jingga terang pada bagian abdomen depan, sedangkan bagian tubuh lainnya berwarna hitam mengkilat, dengan kepala berwarna coklat kemerahan. 

Biasanya, satu tawon yang sudah menyengat pertama akan mengeluarkan feromon berbahaya dan mengundang temannya yang lain dalam satu koloni untuk ikut menyengat korban. Apabila yang menyengat hanya satu atau dua ekor saja, korban sengatan akan merasakan nyeri dan mengalami pembengkakan pada daerah yang disengat.

Di sisi lain, tawon Vespa affinis juga amat ditakuti oleh manusia karena tawon ini memiliki karakteristik agresif jika merasa terganggu dan memiliki sengatan yang amat menyakitkan. Sebenarnya sengatan tawon ini tidak berbahaya jika sengatan hanya dilakukan oleh tawon tunggal. Akan menjadi berbahaya jika sengatan dilakukan berulang dan atau dilakukan bersama-sama dengan anggota koloninya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tawon Vespa affinis memiliki alat penyengat yang tidak bergerigi, maka tawon ini bisa menyengat berulang kali dan tetap akan hidup sesudah menyengat manusia. Hal yang harus diwaspadai adalah beberapa orang diketahui memiliki alergi terhadap sengatan tawon Vespa affinis. Jika orang tersebut tersengat bisa menyebabkan anafilaksis, kerusakan organ dalam seperti gagal ginjal, edema paru, maupun serangan jantung dalam hitungan hari, bahkan juga kematian.

Melansir dari artikel Tawon Vespa: Quality Assurance, Tawon Vespa umumnya dijumpai di semua habitat, baik di hutan, padang rumput, kawasan hutan mangrove, lahan pertanian, hingga ke kawasan pemukiman penduduk. Tawon ini memiliki karakteristik Social Wasps atau hidup dalam koloni. Sarang Tawon Vespa terbuat dari material tumbuhan dan juga lumpur. Tawon vespa ini memiliki karakteristik sarang yang besar bisa lebih dari 60 cm dan memiliki struktur sarang yang sangat kuat.

Tawon Vespa termasuk ke dalam serangga pemangsa (predator), yang memangsa larva Lepidoptera (kupukupu),Coleoptera, serta jenis serangga lainnya. Selain sebagai predator alami bagi beberapa jenis serangga, tawon vespa juga memiliki peranan penting

lainnya yaitu sebagai polinator (penyerbuk) berbagai spesies tanaman berbunga. Tawon Vespa Affinis memiliki sifat hidup yang aktif sepanjang siang hari (diurnal). Tawon jenis ini biasanya akan meninggalkan sarang pada pagi hari untuk mencari makanan.

Pilihan Editor: Disebut Tawon Endas, Seberapa Bahaya Tawon Vespa Affinis Ini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


BNPT Beri Edukasi Mahasiswi Gontor Terkait Terorisme

8 hari lalu

Deputi Kerja Sama Internasional BNPT Andika Crhisnayudhanto menjadi pembicara di Kampus Hubungan Internasional, Fakultas Humaniora, Universitas Darussalam (Unida) Gontor di Ngawi, Jawa Timur, Rabu 10 Juli 2023. BNPT memberikan edukasi tentang penanganan terorisme. Dok. BNPT.
BNPT Beri Edukasi Mahasiswi Gontor Terkait Terorisme

Kegiatan ini menjadi upaya edukasi penanganan anak yang terafiliasi terorisme karena terorisme masih menjadi ancaman yang serius.


Santriwati Meninggal, Polisi Panggil Pengurus Pondok Pesantren Al-Aziziyah Lombok Timur

9 hari lalu

Kepala Satreskrim Polresta Mataram Komisarus I Made Yogi Purusa Utama. ANTARA/Dhimas B.P.
Santriwati Meninggal, Polisi Panggil Pengurus Pondok Pesantren Al-Aziziyah Lombok Timur

Kepolisian Resor Kota Mataram memanggil 14 saksi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap santriwati Pondok Pesantren Al-Aziziya.


Kemenag Buka Kuota Beasiswa Santri, Simak Jadwal dan Persyaratannya

16 hari lalu

Ilustrasi beasiswa santri Foto Kementerian Agama
Kemenag Buka Kuota Beasiswa Santri, Simak Jadwal dan Persyaratannya

Kuota beasiswa santri tahun ini ditargetkan 1.000 santri untuk melanjutkan studi ke jenjang S1, S2, dan S3.


Pengusutan Kasus Kematian Santriwati Pondok Pesantren Al Aziziyah Ditingkatkan ke Tahap Peyidikan

17 hari lalu

Kedatangan jenazah Nurul Izatih, santriwati korban perundungan untuk diotopsi di RS Bhayangkara Polda NTB foto : istimewa Kuasa Hukum korban
Pengusutan Kasus Kematian Santriwati Pondok Pesantren Al Aziziyah Ditingkatkan ke Tahap Peyidikan

Polres Kota Mataram telah meningkatkan status penyelidikan kasus kematian santriwati Pondok Pesantren Al Aziziyah ke tahap penyidikan.


Tidak Hanya Makepung di Bali, 4 Daerah Ini Memiliki Tradisi Pacuan Kerbau

25 hari lalu

Joki memacu kerbau saat acara Makepung di Jembrana, Bali, Minggu, 16 September 2018. Tradisi balap kerbau yang dulu dilakukan petani di area persawahan setelah panen tersebut kini digelar secara profesional di sirkuit dan diikuti berbagai kalangan sebagai atraksi untuk menarik wisatawan. ANTARA
Tidak Hanya Makepung di Bali, 4 Daerah Ini Memiliki Tradisi Pacuan Kerbau

Makepung atau pacuan kerbau populer di Bali. Di beberapa daerah lain punya tradisi ini seperti Balap Munding di Tasikmalaya dan Pacu Jawi di Sumbar.


Yang Perlu Diketahui soal Sengatan Lebah dan Efeknya

33 hari lalu

Ilustrasi lebah. Trade Vista
Yang Perlu Diketahui soal Sengatan Lebah dan Efeknya

Sebagian orang mungkin hanya merasakan sedikit sakit setelah disengat tawon atau lebah tapi sebagian lagi mungkin akan mengalami reaksi alergi.


Menko PMK Berharap Pesantren Bukan Cuma Bisa Cetak Santri, Tapi...

34 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 10 Juni 2024, usai rapat persiapan perayaan HUT ke-79 RI di IKN. TEMPO/Daniel A. fajri
Menko PMK Berharap Pesantren Bukan Cuma Bisa Cetak Santri, Tapi...

Pesantren sebagai lembaga pendidikan harus turut memberikan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, bukan hanya memberikan ilmu agama.


Imigrasi Deportasi Pria India Overstay 466 Hari, Sudah Menikahi Perempuan Indonesia di Pangandaran

55 hari lalu

Kantor Imigrasi Kelas I Tasikmalaya deportasi seorang warga negara India berinisial MS lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu 25 Mei 2024. (ANTARA/HO-Kantor Imigrasi Kelas I Tasikmalaya)
Imigrasi Deportasi Pria India Overstay 466 Hari, Sudah Menikahi Perempuan Indonesia di Pangandaran

Sebelum dideportasi, pria asing tersebut didetensi selama hampir sebulan di ruang detensi Kantor Imigrasi Tasikmalaya.


BMKG: Gempa Bumi Bermagnitudo 3 Guncang Tasikmalaya dan Cianjur

56 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
BMKG: Gempa Bumi Bermagnitudo 3 Guncang Tasikmalaya dan Cianjur

BMKG menyatakan gempa bumi dengan magnitudo 3 mengguncang Cianjur dan Tasikmalaya, Jumat, 24 Mei 2024.


12 Tentara Israel Dirawat di Rumah Sakit Usai Diserang Tawon, Begini Penyebab dan Efek Sengatan Tawon

15 Mei 2024

Ilustrasi lebah. Trade Vista
12 Tentara Israel Dirawat di Rumah Sakit Usai Diserang Tawon, Begini Penyebab dan Efek Sengatan Tawon

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan tawon menyerang manusia. Efek sengatan tawon pun dapat bervariasi tergantung si penyengat dan korbannya.