Senin, 28 Mei 2018

Vivo X21 Edisi FIFA World Cup Hadir dengan Dua Warna

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vivo X21 edisi FIFA World Cup . (gsmarena.com)

    Vivo X21 edisi FIFA World Cup . (gsmarena.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - FIFA dan Vivo mengumumkan kemitraan untuk gelaran Piala Dunia di Rusia dan Qatar. Laman GSM Arena, pada Rabu, 16 Mei 2018, melaporkan, Vivo X21 edisi FIFA World Cup hadir dengan dua warna.

    Dari segi spesifikasi, perangkat dipersenjatai chipset besutan Qualcomm, Snapdragon 660. Ditambah dengan RAM 6 gigabita dan ruang penyimpanan berkapasitas 128 gigabita, membuat perangkat lebih menarik. Selain itu, ponsel ini dilengkapi dengan Adreno 512 GPU untuk kualitas grafiknya.

    Baca: Vivo X21i Hadir di Cina dengan Kamera Selfie 24 Megapiksel

    Dua varian warna dalam edisi FIFA World Cup tersebut adalah Tibetian Blue dan Victory Red. Warna dilengkapi dengan corak menarik dan logo gelaran sepak bola dunia di Rusia di bagian belakang.

    Sebelumnya, Vivo meluncurkan seri X20 edisi FIFA World Cup yang diluncurkan pada Desember 2017 saat pengundian grup. Layar Vivo X21 edisi ini berukuran 6,28 inci AMOLED, resolusi 2.280x1.080 piksel, dengan aspek rasio 19:9.

    Baca: Setelah Varian Cool Blue, Vivo V9 Luncurkan Warna True Red

    Vivo X21 edisi FIFA World Cup dibenamkan kamera utama ganda bersensor 12 dan 5 megapiksel dengan aperture F/1.8 dan F/2.4. Sedangkan kamera bagian depan memiliki sensor 12 megapiksel ber-aperture F/2.0.

    Menurut laman Gizmochina, smartphone tersebut dibanderol seharga US$ 572 atau setara dengan Rp 8 juta. Namun Vivo X21 edisi FIFA World Cup ini ada kemungkinan akan hadir secara eksklusif khusus untuk pemain atau pejabat terkait dan tidak dijual ke pasaran.

    GSM ARENA | GIZMOCHINA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.