Senin, 24 September 2018

NASA Buat Kompetisi Ubah CO2 di Mars Jadi Energi, Hadiah Rp 11 M

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti menemukan bakteri hidup di gurun pasir minim air yang mirip Planet Mars. dailymail.co.uk

    Peneliti menemukan bakteri hidup di gurun pasir minim air yang mirip Planet Mars. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Washington - Untuk melengkapi misinya di Mars, lembaga penerbangan dan antariksa AS, NASA, meluncurkan sebuah tantangan untuk menemukan cara mengubah karbon dioksida (CO2) menjadi sumber energi atau senyawa yang berguna bagi astronot.

    Baca: Dua Tahun Sekali, Mars Berdekatan dengan Bumi
    Baca: Danau Bawah Tanah Berisi Air Ditemukan di Mars

     
    "Mengaktifkan kehidupan manusia yang berkelanjutan di planet lain akan membutuhkan banyak sumber daya dan kita tidak mungkin membawa semua yang kita butuhkan," ujar Centennial Challenges program manager dari NASA Monsi Roman, sebagaimana dilansir laman Tech Times, Senin, 3 September.
     
    Menurutnya, jika dapat mengubah sumber daya yang ada seperti CO2 menjadi berbagai produk yang bermanfaat, maka penerapannya tidak terbatas. Berikut ketentuan detail dan hadiah dari kompetisi tersebut:
     
    1. Glukosa di Mars
     
    Kompetisi akan fokus pada pengembangan glukosa, senyawa yang terdiri dari hidrogen, karbon dan oksigen. Di Bumi, glukosa atau gula larut berlimpah dan murah karena diproduksi oleh tanaman.
     
    Namun, karena kondisi yang keras di Mars, hampir tidak mungkin memiliki glukosa. Sumber daya seperti air dan energi sulit ditemukan, bahkan bahan yang diperlukan untuk menciptakan glukosa melalui tanaman sangat terbatas.
     
    Desain atau konsep pemenang juga bisa digunakan di Bumi. Dengan tujuan untuk mengurangi karbon dioksida yang dipancarkan ke atmosfer setiap hari dan diperkirakan dapat membalikkan efek pemanasan global .
     
    2. Detil dan Hadiah Kontes
     
    Proses kompetisi akan menjalani dua tahap, yaitu tahap 1 adalah pengiriman konsep dan tahap 2, konstruksi dan demonstrasi. Peserta yang ingin terlibat harus menyerahkan desain dengan deskripsi pendekatan mereka, termasuk proses yang akan mengubah karbon menjadi glukosa. Sebanyak lima tim akan dipilih, dengan masing-masing mendapatkan uang sebesar US$ 50.000 atau setara Rp 745 juta.
     
    Pada tahap 2 atau tantangan demonstrasi akan meminta tim yang dipilih untuk membangun dan mendemonstrasikan desain mereka. Pendekatan yang paling menjanjikan akan membawa pulang uang senilai US$ 750.000 atau setara dengan Rp 11,2 miliar.
     
    Pendaftaran sudah dibuka  melalui situs NASA CO2 Conversion Challenge. NASA akan terus menerima pengiriman hingga 28 Februari 2019.
     
    3. Manusia di Mars
     
    Sebagai informasi, pada April 2017, NASA telah mengumumkan rencana untuk mengirim manusia ke Mars. NASA meluncurkan rencana lima fase, rencana paling terperinci hingga saat ini adalah membawa astronot dengan selamat ke planet Bumi dengan waktu singkat.
     
    Jika terpilih pemenangnya, konsep tersebut kemungkinan akan diterapkan mulai dari 2019 hingga 2025, termasuk peluncuran dan pengujian enam roket SLS. NASA juga berharap dapat mengirim misi berawak ke Mars pada 2030-an.
     
    TECH TIMES | NASA
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep