Kompetisi Microsoft dan Adobe Akan Pilih 9 Peserta ke New York

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemenang Kejuaraan Dunia  Microsoft Office Spesialis 2018 di Orlando, Amerika Serikat. Kredit: Istimewa

    Pemenang Kejuaraan Dunia Microsoft Office Spesialis 2018 di Orlando, Amerika Serikat. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia untuk pertama kalinya akan ikut serta dalam kompetisi global Microsoft dan Adobe yang akan diadakan di New York, 28-31 Juli 2019. Kompetisi ini diikuti lebih dari 66 negara dan hasil proses seleksi dari 110 ribu peserta dari seluruh negara. Sembilan anak muda akan mewakili Indonesia.

    Baca: Microsoft Surface PC Bisa Jalankan Aplikasi Android

    Seleksi tingkat nasional akan diselenggarakan 3-4 Juli 2019 di SMA Pradita Dirgantara, sekolah menengah unggulan bebas biaya di Solo, Jawa Tengah bekerja sama dengan MyEduSolve sebagai pemegang lisensi sertifikasi Microsoft dan Adobe.

    Dengan tema “Dreams to Reality”, sudah terdaftar lebih dari 200 peserta kompetisi nasional akan mengadu talenta Microsoft (Word, Excel dan Power Point) dan Adobe (Adobe Photoshop, Illustrator dan InDesign). 

    “Melalui acara ini kami berharap agar dapat menyebarkan kesadaran pentingnya sertifikasi di masyarakat serta peluang-peluangnya," ujar StephanieSeputra, ChiefOperationalOfficerMyEduSolve, Selasa, 26 Juni 2019.

    "Seorang lulusan baru STIMK setelah sekian lama tidak mendapat pekerjaan, akhirnya memutuskan untuk mengambil sertifikasi profisiensi software. Melalui sertifikasi tersebut dia berhasil meningkatkan nilai individunya, dengan hasil mendapat pekerjaan di Singapura dengan gaji awal setara 30 juta rupiah,” tambahnya.

    Usia peserta seleksi antara 13-22 tahun dari seluruh Indonesia termasuk dari pelosok desa-desa. Sembilan pemenang akan terbang ke New York lengkap dengan tiket, akomodasi dan uang saku serta hadiah total Rp 135 juta.

    Kesempatan masih terbuka untuk ikut berkompetisi, siapapun dan di manapun, dengan asal di Indonesia. Penyelenggara memberikan bebas biaya penuh untuk mendapatkan sertifikasi, untuk anak Indonesia yang unggul dan cemerlang.

    Selain itu, terbuka panel diskusi untuk umum yang akan dihadiri oleh pakar-pakar dari berbagai latar belakang untuk membahas tema seputar industri 4.0 di Indonesia melalui lensa pendidikan dan profesional, khususnya bagaimana generasi muda bisa mempersiapkan diri mereka untuk bekerja di era digital ini.

    Tema panel diskusi yang akan digelar pada tanggal 3 Juli 2019 adalah "Kekuatan Sertifikasi untuk Karier Anak Muda Indonesia dan Pergeseran Dunia Kerja: Tantangan atau Peluang?"

    Para pembicara seperti Purwa Hartono (Founder & CEO Purwadhika Startup & Coding School), Ninok Leksono (Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Maral Dipodiputro ( CEO TEMU), Irving Hutagalung (Cloud Solution Architect Microsoft Indonesia), dengan moderator Iwan Setyawan (CEO Provetic).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.