Bukalapak Gandeng Google untuk Masukkan Warung Mitra ke Maps

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google Maps AR. Kredit: Phone Arena

    Google Maps AR. Kredit: Phone Arena

    TEMPO.CO, Jakarta -  Bukalapak mengumumkan kerja sama dengan Google Bisnisku untuk memasukkan warung yang menjadi mitra mereka ke aplikasi Google Maps.

    "Kami bekerja sama dengan Google untuk meluncurkan Mitra Bukalapak di Google Bisnisku," kata Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid, saat jumpa pers di Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.

    Mitra Bukalapak merupakan program dari perusahaan rintisan unicorn tersebut untuk warung atau toko kelontong agar ikut terjangkau teknologi dalam berbisnis.

    Mitra Bukalapak diluncurkan pada 2017 dan saat ini sudah 2,5 juta warung di seluruh Indonesia yang bergabung dalam program tersebut.

    Google Bisnisku, atau My Business, merupakan tempat untuk mendaftarkan bisnis misalnya restoran atau kedai kopi, agar tampil di platform Google.

    Pada tahap awal kerja sama Bukalapak dengan Google Bisnisku, sudah ada 100.000 warung yang tergabung dalam Mitra Bukalapak yang terdaftar di Google Bisnisku.

    Setelah terdaftar, warung Mitra Bukalapak akan muncul di laman pencarian Google atau Google Maps.

    Buhari, seorang pemilik warung yang mengikuti program Mitra Bukalapak sejak dua tahun belakangan, berpendapat kerja sama itu akan meningkatkan daya saing usahanya karena warungnya masuk ke laman pencarian Google, seperti toko-toko besar lainnya.

    "Kalau di Google, biasanya yang muncul penjual besar seperti minimarket. Dengan Bukalapak memberi kemudahan untuk daftar ke Google Bisnisku, warung menjadi punya daya saing dengan minimarket," kata Buhari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.