Huawei Yakin OS Harmony Bisa Saingi iOS, tapi Tetap Incar Android

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ren Zhengfei. VGC

    Ren Zhengfei. VGC

    TEMPO.CO, Jakarta - Huawei, yang sejak Pemerintah AS memasukkan perusahaan Cina ke dalam daftar hitam sehingga tidak bisa lagi bekerja sama dengan Google, optimis OS besutan mereka akan bisa eksis. Bahkan bos Huawei sesumbar OS Harmony mereka bisa menandingi iOS dari Apple dalam 2 tahun.

    Hal itu dikatakan CEO Huawei, Ren Zhengfei dalam wawancara dengan Majalah Fortune, September 2019.

    "Saya pikir itu akan memakan waktu kurang dari dua hingga tiga tahun. Karena saya bagian dari kepemimpinan perusahaan, saya perlu sedikit lebih konservatif ketika membahas jadwal waktu. Kalau tidak, saya mungkin akan memberi terlalu banyak tekanan pada staf kami," kata Zhengfei.

    Ren mengatakan perusahaan saat ini melihat penurunan $ 10 miliar dalam pendapatan penjualannya karena tidak dapat menggunakan produk Google di smartphone Huawei. "Itu tidak berdampak besar bagi kami," kata Ren.

    Pada paruh pertama 2019, pendapat mereka US$ 58,3 miliar atau naik 23,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Zhengfei Ren, pendiri dan CEO Huawei

    Ketika ditanya tentang masa depan Google dan Huawei, dia menyatakan, "Kami masih berharap bisa menggunakan Android dari Google, dan kami tetap berkomitmen bekerja sama dengan Google."

    CHINADAILY | GISMOCHINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.