Tiga Meteor Menuju Bumi, Satu Diduga Meledak di Atas New York

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi meteor jatuh di di wilayah Jamtland Swedia(Don Dixon/Erik Sturkell).

    Ilustrasi meteor jatuh di di wilayah Jamtland Swedia(Don Dixon/Erik Sturkell).

    TEMPO.CO, Saratoga - Sebuah ledakan dan kilatan lampu hijau yang dilaporkan pada hari Minggu, 29 Desember 2019, oleh lebih dari dua lusin orang di wilayah Saratoga, New York, diduga merupakan sebuah meteor.

    Sekitar 30 panggilan dilakukan ke 911 pada sekitar pukul 10:45 Minggu malam melaporkan "ledakan keras yang mengguncang rumah dan menerangi langit hijau," kata deputi sheriff sebagaimana dilaporkan Kiro7, 31 Desember 2019. Panggilanitu  datang dari Edinburg, Providence, Galway, Greenfield, Milton dan Ballston Spa, menurut pejabat.

    Sheriff Michael Zurlo mengatakan kepada WRGB bahwa pihak berwenang pada awalnya mengira sebuah transformator mungkin akan meledak, tetapi dia mengatakan bahwa jika itu masalahnya, laporan daerah itu akan jauh lebih kecil.

    "Kami memanggil FAA untuk melihat apakah ada pesawat di udara pada saat itu tetapi karena faktor cuaca tidak ada," kata Zurlo kepada WRGB. “Kami memberi tahu pangkalan angkatan laut Milton Barat; mereka tidak punya aktivitas di sana. Kami memanggil Dinas Cuaca Nasional untuk melihat apakah mungkin itu guntur, kilat - mereka tidak punya informasi. ”

    Valerie Rapson, direktur Dudley Observatory di Siena College di Loudonville, mengatakan kepada The Daily Gazette bahwa berdasarkan laporan, ledakan itu kemungkinan adalah sebuah meteor.

    "Kedengarannya apa yang mereka lihat adalah bualan," kata Rapson kepada surat kabar itu. "Itu adalah batu logam besar yang masuk dan meledak di atmosfer."

    Dia mengatakan kepada WTEN fenomena astral seperti itu sering sulit diprediksi dan bahwa kekuatan masuknya mereka ke atmosfer dapat menyebabkan batu yang jatuh pecah menjadi ratusan potongan kecil.

    "Orang-orang seharusnya tidak gugup tentang ini," katanya kepada WTEN. “NASA mengawasi meteor yang sangat besar. Tidak ada meteor besar yang akan menghantam kita dalam waktu dekat.”

    Mengutip NASA, Zurlo mengatakan kepada stasiun berita bahwa tiga meteor sedang dalam perjalanan ke Bumi pada 29 Desember, termasuk satu yang mencapai planet sekitar pukul 11 malam. Dia mengatakan kepada WTEN bahwa pejabat NASA memerlukan beberapa hari untuk menentukan apakah sebuah meteor menyebabkan ledakan yang dilaporkan pada hari Minggu.

    KIRO7 | WRGB | NASA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.