Eror Pendaftaran Akun SNMPTN, Siswa Bikin Petisi buat Jokowi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menyelesaikan soal-soal di SMAN 68, Jakarta, Selasa (12/6). TEMPO/Tony Hartawan

    Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menyelesaikan soal-soal di SMAN 68, Jakarta, Selasa (12/6). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Bandung - Proses pendaftaran akun di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) bagi sekolah dan siswa calon peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 memasuki hari terakhir, Selasa 7 Januari 2020. Proses itu diwarnai keluhan sulit mengakses oleh sebagian sebagian guru dan siswa yang melahirkan aneka petisi agar panitia memperpanjang pendaftaran.

    Dari pantauan Tempo, setidaknya ada empat petisi yang dibuat di laman change.org. Petisi online itu ditujukan mulai dari kepada panitia LTMPT, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sampai Presiden Joko Widodo.

    Seorang pencetus petisi Khofifah Agni menuliskan alasannya, yaitu masalah server yang sering error. “Padahal sudah dicoba berulang kali tapi tetap sama, tidak bisa,” katanya.

    Contohnya waktu temannya ingin finalisasi pendaftaran SNMPTN namun malah kembali ke halaman log in atau halaman error. “Karena waktu yang semakin mendekati hari penutupan SNMPTN saya mewakili teman-teman ingin meminta perpanjangan waktu agar kami masih bisa mengikuti SNMPTN. Mohon kebijaksanaannya. Terimakasih.”

    Pembuat petisi lainnya Herie Gunawan menuliskan senada bahwa para guru maupun siswa merasa waktu pendaftaran SNMPTN 2019 sangat singkat dan terhambat masalah teknis. “Server selalu penuh dan terkesan LTMPT tidak siap, dan proses sinkronisasi Bidikmisi dan SNMPTN yang belum terkoneksi dengan baik,” ujarnya.

    LTMPT dimintanya mengambil langkah solusi cepat. Petisi berisi seruannya itu telah didukung 18 ribu lebih akun.

    Adapun petisi kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dibuat oleh akun sma squad dan saat berita ini dibuat telah menghimpun 7.000 pendukung. Isinya: portal LTMPT EROR, sehingga kami siswa siswi sma kelas 12 tidak bisa regristrasi, dan ini bisa menghambat masa depan kami.

    Ketua LTMPT Mohammad Nasih mengatakan sedang mencermati, mengevaluasi dan menganalisis situasi dan perkembangan yang ada khususnya dalam sepekan terakhir. Menurutnya selama satu bulan lebih sistem dan atau pendaftaran akun berjalan dengan normal. Hasil pencermatan dan evaluasi akan digunakan untuk mengambil segala tindakan yang diperlukan agar LTMPT berjalan dengan baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.