Gantikan Realme C3, Realme C11 Harga Flash Sale Mulai Hari Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Realme C11. realme.com

    Realme C11. realme.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Realme Indonesia telah meluncurkan smartphone seri terbarunya, Realme C11, Selasa 30 Juni 2020. Terungkap sudah harga ponsel harga budget itu dari yang selama ini menjadi pertanyaan di sejumlah ulasan. Ini karena spesifikasi ponsel pengguna chip MediaTek Helio G35 itu telah diberikan lebih awal sebelum rilis.

    “Harga Realme C11 dibanderol Rp 1,599 juta untuk varian 2 GB/32 GB, dan Rp 1,699 juta varian 3 GB/32 GB," kata Product Manager Realme Indonesia Felix Christian dalam peluncuran melalui live streaming tersebut.

    Seperti yang berlaku di negara lainnya, Felix menambahkan, flash sale sudah akan dimulai hari ini, Rabu 1 Juli 2020, dan tersebar di toko ritel pada 4 Juli 2020. Untuk harga flash sale, Realme C11 ditawarkan lebih murah lagi yakni Rp 1,499 juta dan Rp 1,599 juta untuk masing-masing variasi. Sebagai catatan, Realme C3 yang dirilis Februari lalu dengan satu varian RAM 3 GB/32 GB dibanderol Rp 1,699 juta. 

    Yang juga belum terungkap sebelumnya adalah spesifkasi lengkap kamera yang ditanam padanya. Rilis mengkonfirmasi kalau bagian belakang ponsel itu memiliki dua kamera belakang dengan sensor  13 MP dengan aperture f/2.2 dan 2 MP.  Sedang di bagian depan, kamera selfie, ternyata dipasangi sensor resolusi 5 MP.

    Selebihnya, smartphone penerus Realme C3 ini sesuai dengan spesifikasi yang telah diberitakan sebelumnya. Termasuk daya baterai, kinerja yang ditawarkan untuk bermain game, dan desain dua varian warna yakni mint green dan papper gray. “Berbeda dari seri sebelumnya, ponsel ini memiliki geometric art design dengan prosesnya yang panjang, dan dibuat oleh perusahaan dari Jerman,” ujar Felix tentang Realme C11.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.