Dokter Spesialis Paru Senior di Aceh Meninggal Setelah Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Almarhum dr T Moead Zukifli. Kredit: ANTARA/HO

    Almarhum dr T Moead Zukifli. Kredit: ANTARA/HO

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Seorang dokter spesialis paru pensiunan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh, T. Moead Zulkifli, dinyatakan meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19.

    Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin, Selasa, mengatakan dokter senior T. Moead mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 02.30 WIB dini hari di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU).

    Menurutnya, almarhum telah menjalani perawatan medis sekitar delapan hari di ruang RICU. Sebelum diboyong ke rumah sakit, almarhum memiliki gejala demam, sesak napas, serta riwayat penyakit stroke.

    "Almarhum segera dibawa ke rumah sakit, setelah diperiksa ternyata memang positif Covid-19," kata Azharuddin di Banda Aceh.

    Azharuddin mengatakan karena gejala yang dialami dokter T. Moead cukup berat, pihak rumah sakit langsung memutuskan dokter tersebut untuk menjalani perawatan intensif di ruang RICU.

    Ia menjelaskan selama proses perawatan perkembangan almarhum sempat membaik dalam beberapa hari. Kebutuhan oksigen juga semakin tinggi hingga batas yang dibutuhkan, akan tetapi tubuhnya tidak lagi merespons.

    Dokter Moead meninggal dunia pada umur 80 tahun. Ia merupakan pensiunan dari RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan sudah lama tidak beraktivitas di lingkungan rumah sakit.

    "Beliau sudah pensiun, sudah tidak bekerja di rumah sakit cukup lama. Saya tidak tahu apakah beliau masih buka praktik atau tidak," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Mengajar Saat Covid-19

    Administrasi sekolah harus siap-siap protokol kesehatan Covid-19 untuk melindungi staf pengajar mereka. Berikut tipsnya.