Sebulan Pertama, Sony Sudah Kirim 3,4 Juta Unit PlayStation 5

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PlayStation 5. Kredit: The Verge

    PlayStation 5. Kredit: The Verge

    TEMPO.CO, Jakarta - Sony dikabarkan mengirimkan 3,4 juta unit PlayStation 5 (PS5) dalam empat minggu pertama ketersediaannya. Angka tersebut menjadi tertinggi yang pernah ada untuk konsol PlayStation.

    Laporan tersebut dilihat oleh bos konsultan industri game independen asal Jepang, Katan Games, bernama Serkam Toto. Toto mengunggah informasi itu di akun Twitter-nya @serkamtoto

    "Sony juga akan mengirimkan antara 16,8 dan 18,0 juta unit pada 2021 berkat peningkatan pasokan. Lebih banyak unit akan dipesan untuk wilayah Asia mulai Januari," cuit dia, seperti dikutip WCCF Tech, Selasa, 29 Desember 2020.

    Meski belum terkonfirmasi, angka 3,4 juta itu sejalan dengan laporan dari awal tahun ini. Laporan itu mengungkapkan bahwa Sony berencana untuk mengirimkan 10 juta unit PS5 sebelum Maret 2021.

    Produsen konsol game asal Jepang itu awalnya berencana untuk mengirimkan antara 5-6 juta unit pada Maret. Namun, meningkatnya permintaan membuat Sony mengubah rencana.

    PS5 diluncurkan bulan lalu di seluruh dunia. Line-up peluncuran konsol itu cukup solid, menampilkan game eksklusif seperti remake Demon's Souls dari Bluepoint dan Spider-Man: Miles Morales. Game itu tidak revolusioner, tapi penerapan fungsi DualSense membantu PS5 terasa seperti sistem generasi baru yang tepat.

    Karenanya Sony dinilai telah memantapkan dirinya sebagai produsen konsol yang akan membawa para gamer ke era baru. Perangkat lunak dan UI yang dikombinasikam dengan Tempest AudioTech baru Sony, SSD, dan pengontrol DualSense benar-benar membuat konsol ini menonjol di antara yang lain.

    Baca juga:
    Urban Republic Buka Pre-order PlayStation 5 di Indonesia

    Konsol PlayStation 5 sekarang tersedia di seluruh dunia dalam dua edisi berbeda: edisi reguler, lengkap dengan drive Bluray, dan Edisi Digital.

    DIGITIMES | WCCFTECH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?