UTBK SBMPTN Dimulai Besok, Unpad Wajibkan Peserta Lapor Kesehatan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rapid test Covid-19 di lokasi UTBK Universitas Padjadjarab (Unpad) Jatinangor, Sabtu 11 Juli 2020 mendapatkan 5 orang reaktif dari total 184 orang yang diperiksa. Kredit: Dok.Humas Unpad

    Rapid test Covid-19 di lokasi UTBK Universitas Padjadjarab (Unpad) Jatinangor, Sabtu 11 Juli 2020 mendapatkan 5 orang reaktif dari total 184 orang yang diperiksa. Kredit: Dok.Humas Unpad

    TEMPO.CO, Bandung - Ujian Tulis Berbasis Komputer jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) akan dimulai serentak, Senin 12 April 2021. Pusat UTBK Universitas Padjadjaran (Unpad) mewajibkan setiap peserta melaporkan kondisi kesehatannya secara daring. Waktu pelaporannya paling cepat dua hari sebelum hari ujian masing-masing peserta.

    Panitia UTBK Unpad menyediakan laman khusus pelaporan kesehatan itu, yaitu http://bit.ly/utbkunpad2021. Tujuannya untuk penapisan atau deteksi dini Covid-19. Jika berdasarkan hasil penapisan itu ada yang bergejala penyakit influenza like illness (ILI) maka peserta diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan swab rapid diagnostic test (RDT) antigen. “Tesnya di lokasi ujian,” kata Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, Ahad 11 April 2021.

    Bagi peserta yang tidak bisa menunjukkan hasil pemeriksaan itu, dia harus mengikuti swab RDT antigen oleh tenaga kesehatan UTBK yang bertugas. Hasil tes itu akan menentukan apakah peserta boleh masuk ke ruang ujian atau tidak.   

    Menurut Dandi, sudah dari awal pendaftaran ada klausul bahwa peserta UTBK harus menjaga kesehatannya minimal selama 14 hari sebelum  ujian. Aturan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi, kata Dandi, jelas dan tegas melarang peserta yang menderita atau yang terdeteksi positif Covid-19 ikut UTBK. “Mereka wajib mengisi mass tracking untuk penapisan dini UTBK,” ujarnya.

    Unpad, menurut Dandi, tidak mewajibkan semua peserta UTBK membawa hasil tes cepat Covid-19. “Mengenai kewajiban peserta daerah untuk membawa hasil tes, itu memang peraturan pemerintah tentang perjalanan dalam negeri,” katanya. Dia menyarankan peserta melengkapi dengan hasil tes bebas Covid-19, terutama yang berasal dari zona merah untuk mengantisipasi pemeriksaan oleh petugas di perbatasan Bandung atau Sumedang.

    Pada hari pertama di pusat UTBK Unpad, tercatat seluruhnya ada 1.690 orang peserta ujian yang terbagi dalam dua sesi. Rinciannya, sebanyak 1.070 pendaftar akan ujian di kampus Unpad Jatinangor, Sumedang. Lokasi ujiannya tersebar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Farmasi, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Fakultas MIPA-Statistika, dan Gedung D di Pusat Pelayanan Basic Science (PPBS).

    Baca juga:
    Alasan ITB Hanya Berikan Jalur SBMPTN untuk Alumni SMK

    Adapun 620 pendaftar UTBK Unpad lainnya mengikuti ujian di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, yang juga terbagi dalam dua sesi. Total peserta di pusat UTBK Unpad berjumlah 12.349 orang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.