Data Mitra Dicuri, Apple Jadi Sasaran Ransomware Rp 726 Miliar

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • iMac generasi terbaru dari Apple keluaran tahun 2021. Kredit: Apple.com

    iMac generasi terbaru dari Apple keluaran tahun 2021. Kredit: Apple.com

    TEMPO.CO, JakartaApple ditarget oleh serangan ransomware yang menyasar Quanta, perusahaan berbasis di Taiwan yang memproduksi MacBook dan produk lain untuk Apple. Data kumpulan skema teknik dan manufaktur produk saat ini dan masa depan milik Quanta dicuri dan Apple yang dimintai tebusan senilai US$ 50 juta (setara Rp 726 miliar).

    Dikutip dari The Verge, Rabu 21 April 2021, pencurian data tersebut dilakukan oleh REvil, grup peretas atau hacker Rusia yang juga dikenal dengan nama Sodinokibi. Kelompok itu sudah mulai memposting gambar data yang dicuri pada 20 April, bertepatan dengan acara Spring Loaded terbaru Apple, setelah permintaan tebusan ditolak Quanta. 

    Sodinokibi kini mengalihkan alamat tebusan kepada Apple yang diminta membayar paling lambat 1 Mei. Ancamannya adalah data dan gambar curian akan terus diunggah setiap hari hingga itu pembayaran dilakukan.

    Adanya peretasan dan permintaan tebusan itu pertama kali dilaporkan oleh The Record. Situs Bleeping Computer juga memberi catatan kalau REvil memiliki reputasi serangan ransomware. Mereka pernah melakukannya pada Acer dan perusahaan lain dalam beberapa bulan terakhir.

    Quanta telah mengkonfirmasi bahwa servernya telah dibobol. Dilaporkan Bloomberg, tim keamanan informasi Quanta Computer telah bekerja dengan pakar TI eksternal dalam menanggapi serangan yang disebut terjadi pada sejumlah kecil server Quanta.

    “Tidak ada dampak material pada operasi bisnis perusahaan sebagai akibat dari peretasan tersebut,” bunyi pernyataan dari Taiwan.

    Quanta belum mengklarifikasi sejauh mana kebocoran tersebut terjadi. Namun, gambar yang dibocorkan oleh REvil sejauh ini menyertakan skema untuk desain ulang iMac Apple yang sangat baru. 

    Hal itu memberikan kepercayaan pada fakta bahwa dokumen-dokumen itu memang akurat. Skema ini juga menyertakan peringatan di hampir setiap halaman berbunyi, "Ini adalah milik Apple dan harus dikembalikan.” Selain penegasan dokumen tidak boleh direproduksi, disalin, atau dipublikasikan. 

    Juga terkandung dalam file yang terungkap adalah diagram manufaktur untuk penyegaran MacBook Air 2020 M1 Apple yang sudah dirilis. Termasuk laptop yang belum dirilis yang menampilkan port tambahan sejalan dengan rumor yang ada untuk penyegaran laptop mendatang dari Apple. 

    THE VERGE | THE RECORD | BLOOMBERG

    Baca juga:
    Apple Luncurkan iMac dan iPad Pro dengan Chip M1


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.