Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BMKG Punya 18 Ribu Lebih Skenario Model untuk Peringatan Dini Tsunami

image-gnews
Antisipasi Dampak Tsunami, 6 Ribu Bibit Cemara Laut Ditanam
Antisipasi Dampak Tsunami, 6 Ribu Bibit Cemara Laut Ditanam
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) harus mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa tektonik kuat dari laut dalam waktu maksimal 5 menit. Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan peringatan segera itu ikut ditunjang basis data pemodelan. “BMKG memiliki lebih dari 18 ribu skenario model tsunami,” katanya kepada Tempo.

Pemodelan tsunami yang dibuat tim BMKG itu mengandung parameter seperti lokasi sumber lindu, kekuatan atau magnitudo, dan kedalaman sumber gempa. Namun skenario model yang dibuat itu tidak per titik melainkan terbagi dalam kotak-kotak area sumber gempa. Data pemodelan tsunami itu mengacu pada gempa yang telah teridentifikasi. “Sudah pasti yang ada sumber gempanya di peta bencana,” ujar Daryono.

Pada kasus gempa yang belum teridentifikasi sumbernya seperti kejadian lindu dari Laut Flores, Selasa, 14 Desember 2021, BMKG belum punya skenario modelnya. Cara yang diterapkan adalah simulasi gempa langsung. “Namanya on fly simulation, langsung digarap saat itu,” kata Daryono. Menggunakan parameter yang sama seperti skenario model, tenggat waktu hasilnya juga maksimal dalam 5 menit.

Ketika terjadi gempa kuat di laut, BMKG menganalisis parameter gempa. “Kalau memang ada skenario modelnya, sistem akan menghasilkan sendiri oh ini ada potensi tsunami,” kata Daryono. Hasil itu langsung disebarkan dengan beragam saluran komunikasi seperti SMS, website, dan lainnya, agar sampai ke masyarakat. “Yang lima menit pertama itu baru peringatan dini pertama,” katanya.

Petugas kemudian memperbaiki lagi data parameternya untuk menambah bacaan data gempa sehingga lebih akurat. Dari hasil yang lebih akurat itu status level ancaman tsunami bisa berubah, misalnya turun tingkat dari siaga menjadi waspada. Simbol warna oranye di peta pantai yang berpotensi terlanda berubah menjadi kuning. “Karena misalnya mekanisme patahan gempanya itu bukan sesar naik tapi geser, itu kan membuat turun level,” kata Daryono.

Pada peringatan potensi tsunami, simbol warna kuning menandakan ketinggian tsunami kurang dari 0,5 meter. Warna jingga atau oranye berkisar 0,5 hingga 3 meter, adapun warna merah untuk potensi tsunami yang lebih dari tiga meter di pantai. Fakta tsunami di lapangan, salah satunya dari data tide gauge atau alat pemantau permukaan laut milik Badan Informasi Geospasial. Namun sebaran alat itu, menurut Daryono, masih perlu ditambah jumlahnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, jumlah skenario model tsunami di wilayah Indonesia juga terhitung masih kurang. BMKG memerlukan total sekitar 20-25 ribu skenario. Wilayah yang belum digarap, yaitu sumber-sumber gempa di luar zona subduksi atau zona outer rise yang jauh dari daratan namun berpotensi membuat tsunami. “Kemudian ingin membuat peringatan dini tsunami berbasis dampak, landaan yang masuk ke daratan,” kata Daryono.

Pakar tsunami dari Institut Teknologi Bandung Hamzah Latief mengatakan, warga pesisir pantai tidak perlu menunggu peringatan dini tsunami yang keluar 5 menit setelah gempa. Jika merasakan gempa yang kuat, warga diminta segera menjauhi pantai ke tempat yang lebih tinggi. “Keterbatasan informasi kita seperti itu karena kita juga kejar-kejaran dengan waktu,” katanya.

Baca:
BMKG: Gempa Magnitudo 5,0 Timbulkan Kerusakan di Jember

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

19 jam lalu

Tim BPBD Kota Bogor saat mengevakuasi becak yang tertimpa pohon besar di Kebon Pedes, Kota Bogor, Sabtu Sore 26 Oktober 2019. Pohon tumbang karena hujan lebat yang disertai petir serta angin kencang. TEMPO/M.A MURTADHO
BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Hujan lebat hingga sangat lebat pada skala lokal dan berdurasi singkat diprediksi turun pada Senin, 7 Agustus 2023 di sejumlah wilayah di Jawa Barat


Ramalan Cuaca: Malam Ini Jabodetabek Diguyur Hujan, Suhu Terendah 22 Derajat Celsius

21 jam lalu

Pengunjung Car Free Day mengenakan payung saat diguyur hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 12 Februari 2023. Dilansir dari BMKG, perkiraan cuaca Jakarta berpotensi hujan sedang lebat sampai sepekan ke depan, warga dihimbau  mempersiapkan diri termasuk kebugaran tubuh untuk menghadapi cuaca ekstrem. TEMPO/MAGANG/MUHAMMAD FAHRUR ROZI
Ramalan Cuaca: Malam Ini Jabodetabek Diguyur Hujan, Suhu Terendah 22 Derajat Celsius

Prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan hujan ringan akan turun di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi malam nanti


Prakiraan Cuaca Hari ini: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan Intensitas Sedang di Medan

22 jam lalu

Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA
Prakiraan Cuaca Hari ini: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan Intensitas Sedang di Medan

Hujan diperkirakan akan terjadi dj aejumlah wilayah Indonesia hari ini.


Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

23 jam lalu

Ilustrasi - Peta gempa yang berpusat di Bali bagian selatan. ANTARA/HO-BMKG
Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

Gempa tidak berpotensi tsunami. Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada atas kemungkinan gempa susulan.


Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

1 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

BMKG mengonfirmasi adanya gempa dengan magnitudo 4,6 mengguncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat, pada Senin dinihari, 7 Agustus 2023.


Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa susulan itu tidak berpotensi tsunami.


Daftar Perairan Indonesia Bergelombang Tinggi 4 Meter sesuai Prediksi BMKG

1 hari lalu

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia Dua Hari ke Depan
Daftar Perairan Indonesia Bergelombang Tinggi 4 Meter sesuai Prediksi BMKG

BMKG mengimbau masyarakat pesisir waspada potensi gelombang tinggi hingga empat meter di beberapa wilayah perairan pada 6-7 Agustus 2023.


Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. shutterstock.com
Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

Gempa tidak berpotensi tsunami


BMKG Prediksi Cuaca Banyak Kota Besar Cerah Berawan, dan Masih Ada yang Hujan

1 hari lalu

Ilustrasi Cuaca Cerah Berawan. Tempo/Fardi Bestari
BMKG Prediksi Cuaca Banyak Kota Besar Cerah Berawan, dan Masih Ada yang Hujan

BMKG memprakirakan cuaca kebanyakan kota besar di Indonesia cerah berawan pada Minggu, 6 Agustus 2023. Namun masih ada hujan di sejumlah kota.


Prakiraan Cuaca BMKG: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan di Berbagai Wilayah

1 hari lalu

Ilustrasi hujan disertai angin kencang. Shutterstock
Prakiraan Cuaca BMKG: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan di Berbagai Wilayah

Waspada bencana hidrometeorologi akibat hujan di beberapa wilayah.