5 Fakta Reaktor Nuklir Chernobyl Ukraina Sebelum Dikuasai Rusia

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Bangunan reaktor yang rusak di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl yang terlihat dari kota Ukraina ditinggalkan Pripyat, Ukraina, 5 April 2017. REUTERS/Gleb Garanich

TEMPO.CO, Jakarta - Pasukan Rusia merebut pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Ukraina. Penasihat kantor Kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podolyak, Kamis, 24 Februari 2022. Rusia ingin mengendalikan reaktor nuklir Chernobyl untuk memberi sinyal kepada Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) agar tidak ikut campur secara militer

Mengutip Canadian Nuclear Safety Commission, reaktor nuklir Chernobyl pernah meledak pada 1986. Saat peristiwa itu, 130 pekerja dan petugas kebakaran terpapar radiasi tinggi, 800 millisievert hingga 16.000 millisievert. Dua orang meninggal setelah beberapa hari terkena paparan radiasi. Adapun 30 pekerja dan petugas pemadam kebakaran meninggal dalam tiga bulan.

Deretan fakta apa saja tentang pembangkit nuklir Chernobyl?

  • Bencana nuklir

Ledakan reaktor nuklir Chernobyl merupakan kecelakaan dalam sejarah tenaga nuklir komersial yang memakan korban jiwa dan menyebabkan radiasi pada 1986. Laporan World-Nuclear menjelaskan, peristiwa itu terjadi, karena desain reaktor yang tak sempurna dioperasikan oleh pegawai yang tidak terlatih. 

Ledakan menyebabkan kebakaran dan setidaknya melepaskan lima persen dari inti reaktor radioaktif ke lingkungan sekitar. Bahan radioaktif itu kebanyakan mengendap di beberapa wilayah Eropa. Komite Khusus PBB membeberkan, efek radiasi ledakan menyebabkan 5.000 angka kanker tiroid. Adapun 15 orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan, 350.000 orang lainnya harus dievakuasi.

  • Tidak ada bangunan penahan

Chernobyl tidak memiliki beberapa fasilitas keamanan penting. Tak ada bangunan penahanan atau cangkang gas khusus yang mengelilingi reaktor nuklir. Strukturnya biasanya berbentuk kubah terbuat dari beton kerangka baja. Itu dirancang untuk membatasi produk pembelahan inti atom yang dilepaskan ke atmosfer.

  • Dihuni satwa liar

Setelah peristiwa ledakan 1986 silam, Chernobyl nonaktif dari segala aktivitasnya. Tak jarang banyak satwa liar yang berpindah ke sana.

  • Objek wisata 

Zona eksklusi bekas reaktor nuklir di daerah sempat dibuka untuk pariwisata pada 2011. Sejak itu, pemandu secara teratur menerima pengunjung untuk melihat satwa liar. Untuk meminimalkan paparan radiasi, pemandu membawa dosimeter dan menginstruksikan pengunjung tidak makan atau merokok.

  • Penduduk tinggal secara ilegal 

Meskipun ilegal, setidaknya 150 orang tinggal di area itu. Banyak dari penduduk itu masih bertani di tanah leluhur mereka. Beberapa dari mereka bukan hanya pendatang, tapi penduduk yang sedari awal tidak mau dievakuasi. 

HARIS SETYAWAN

Baca: Rusia Ambil Alih Chernobyl, Level Radiasi di Wilayah Ukraina itu Meningkat

Selalu update info terkiniSimak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

8 jam lalu

Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi.


PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

11 jam lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

11 jam lalu

Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia yang menghantam konvoi kendaraan sipil di kota Zaporizhzhia, Ukraina


Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

11 jam lalu

Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

Zelensky mengatakan, langkah Putin menganeksasi empat wilayah Ukraina harus dihentikan.


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

14 jam lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.


Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

16 jam lalu

Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

Putin menerbitkan dekrit dua wilayah Ukraina resmi bergabung dengan Rusia setelah referendum di 4 wilayah.


Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

16 jam lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Putin Pimpin Upacara Pengesahan Hari Ini

19 jam lalu

Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Putin Pimpin Upacara Pengesahan Hari Ini

Putin akan memimpin upacara di Kremlin untuk mendeklarasikan empat wilayah Ukraina sebagai bagian dari Rusia.


Putin Diprediksi Segera Umumkan Aneksasi Empat Wilayah Ukraina

1 hari lalu

Putin Diprediksi Segera Umumkan Aneksasi Empat Wilayah Ukraina

Putin diperkirakan segera mengumumkan pencaplokan 4 wilayah Ukraina. Poster bertuliskan Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, Kherson terbentang di Rusia.


Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

1 hari lalu

Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

Apple melanjutkan kebijakannya atas Rusia pascaperang yang terjadi di Ukraina.