BEM UI Berikan Bantuan Beasiswa dari Hasil Konversi Sampah

Reporter

Editor

Devy Ernis

Ilustrasi Kampus Universitas Indonesia 2022. (DOK. HUMAS UI)

TEMPO.CO, Jakarta - Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (DLH BEM UI) menginisiasi program Waste for Scholarship (WFS) yang bertujuan memberikan beasiswa kepada mahasiswa UI. Program tersebut dilakukan dari hasil konversi sampah kertas dan barang elektronik yang tak terpakai.

Koordinator Bidang Sosial Lingkungan BEM UI 2022 Amira Widya Damayanti mengatakan program WFS merupakan bentuk kontribusi BEM UI untuk menyikapi tingginya sampah kertas dan elektronik. Dia mengatakan penggunaan kertas danbarang  elektronik di kalangan sivitas akademika cukup tinggi.

"Sampah merupakan masalah yang sering kali luput dari perhatian kita karena ada kecenderungan untuk menormalkan keberadaan sampah di sekeliling kita," kata Amira melalui keterangan resminya, Selasa, 31 Mei 2022.

Sebagai informasi, menurut data dari laman Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa total sampah pada tahun 2021 adalah 18.186.684,29 ton.

Dari total jumlah tersebut, masih ada 27,05 persen atau 4.919.049,55 ton sampah yang tidak dikelola. Sampah yang tidak dikelola ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pencemaran air dan tanah, bau yang mengganggu, hingga memperparah krisis iklim.

Dari sekian banyak jenis sampah yang ada, dua jenis yang sangat relevan di kalangan sivitas akademika adalah sampah kertas dan elektronik.

Data SIPSN menunjukkan bahwa sampah kertas menempati porsi 11,9 persen dari total sampah yang dihasilkan secara nasional. Sementara itu, data global yang dilansir dari Global E-Waste Monitor (GEM) menunjukkan bahwa total sampah elektronik pada tahun 2019 mencapai 53 juta ton dan akan terus melonjak tiap tahunnya.

"Maka dari itu, program Waste for Scholarship BEM UI hadir guna menyajikan solusi alternatif bagi penanganan masalah sampah sembari membantu saudara-saudara mahasiswa yang membutuhkan," kata Amira.

Dia menambahkan, sivitas akademika UI dan masyarakat umum dapat menyumbangkan sampah kertas dan barang elektronik tak terpakai melalui tautan bem.ui.ac.id/WFS2022. Nantinya, sampah akan dikonversikan menjadi uang melalui bank sampah, kemudian disalurkan dalam bentuk beasiswa kepada mahasiswa UI yang membutuhkan bantuan finansial dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

Selain donasi yang dilakukan melalui media daring, calon donatur sampah juga dapat meletakkan sampahnya secara langsung di titik drop box yang tersebar di lokasi-lokasi strategis di UI, seperti gedung fakultas.

Baca juga: Google akan Berikan Beasiswa untuk 10 Ribu Orang






BRI Buka Pendaftaran Beasiswa, Bisa Dapat Uang Saku hingga Biaya Bikin Skripsi

17 jam lalu

BRI Buka Pendaftaran Beasiswa, Bisa Dapat Uang Saku hingga Biaya Bikin Skripsi

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membuka kesempatan bagi mahasiswa perguruan tinggi untuk meraih beasiswa BRILian Scholarship


Bus Listrik Merah Putih UI DIpamerkan pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-27

18 jam lalu

Bus Listrik Merah Putih UI DIpamerkan pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-27

Bus listrik Merah Putih UI itu diklaim memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tertinggi di Indonesia untuk kelas bus besar.


Haruskah Alumni Penerima Beasiswa Mengabdi di Indonesia

1 hari lalu

Haruskah Alumni Penerima Beasiswa Mengabdi di Indonesia

Pro kontra alumni penerima beasiswa yang harus mengabdi di Indonesia sempat hits di media sosial. Sebenarnya apa peran alumni untuk majukan Indonesia?


UGM Buka Pendaftaran KIP-Kuliah Bagi 1.850 Mahasiswa Baru

1 hari lalu

UGM Buka Pendaftaran KIP-Kuliah Bagi 1.850 Mahasiswa Baru

UGM membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah 2022 bagi 1.850 mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri.


Grab Luncurkan Program Beasiswa Pendidikan Senilai Rp 148 Miliar

1 hari lalu

Grab Luncurkan Program Beasiswa Pendidikan Senilai Rp 148 Miliar

Grab meluncurkan GrabScholar, program beasiswa senilai US$1 juta atau sekitar Rp148 miliar.


Cerita Anak Pedagang Kerupuk Raih Beasiswa SEMESTA, Kuliah Gratis dan Digaji

1 hari lalu

Cerita Anak Pedagang Kerupuk Raih Beasiswa SEMESTA, Kuliah Gratis dan Digaji

Islam Nurul Yaqin, siswa SMK Plus YSB Suryalaya Tasikmalaya berhasil mendapat beasiswa SEMESTA untuk kuliah di Binus University. Simak kisahnya.


Webometrics Juli 2022: Peringkat UI di Dunia Naik Lagi

2 hari lalu

Webometrics Juli 2022: Peringkat UI di Dunia Naik Lagi

Universitas Indonesia (UI) kembali menempati posisi teratas perguruan tinggi di Indonesia versi Webometrics Ranking of World Universities Juli 2022.


Pendaftaran Mahasiswa Baru Politeknik Tempo Masih Dibuka Hingga September

2 hari lalu

Pendaftaran Mahasiswa Baru Politeknik Tempo Masih Dibuka Hingga September

Politeknik Tempo Jakarta masih membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2022/2023.


Remaja Kakak Beradik Mischka Aoki dan Devon Kei Gelar Beasiswa Olimpiade Matematika

3 hari lalu

Remaja Kakak Beradik Mischka Aoki dan Devon Kei Gelar Beasiswa Olimpiade Matematika

Mischka Aoki dan Devon Kei baru saja tambah koleksi medali menjadi 90.


Dua Guru Besar UI Terima Penghargaan dari Menlu Jepang

5 hari lalu

Dua Guru Besar UI Terima Penghargaan dari Menlu Jepang

Penghargaan kepada kedua Guru Besar UI ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi Pemerintah Jepang atas jasa-jasa dari individu maupun organisasi.