Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Data Pribadi Kependudukan Diduga Bocor, ELSAM: Harus Dilakukan Mitigasi

Reporter

Editor

Erwin Prima

image-gnews
Petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang melakukan pengecekan iris mata Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 17 Februari 2023. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Paalembang melakukan perekaman data dan cek biometrik bagi warga binaan di rumah tahanan tersebut sebagai persiapan data pemilih pada Pemilu 2024 dan keperluan lainnya yang terkait dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang melakukan pengecekan iris mata Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 17 Februari 2023. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Paalembang melakukan perekaman data dan cek biometrik bagi warga binaan di rumah tahanan tersebut sebagai persiapan data pemilih pada Pemilu 2024 dan keperluan lainnya yang terkait dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dugaan kebocoran data pribadi kembali terjadi yang melibatkan data pribadi kependudukan. Data itu diklaim berasal dari data Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dugaan kebocoran data tersebut terungkap dari adanya penjualan sedikitnya 337.225.465 data di situs breachforums.vc, yang diunggah pada Jumat, 14 Juli 2023. Dalam unggahan tersebut juga diberikan sejumlah sampel data, mulai dari nama, NIK, nomor KK, tanggal lahir, alamat, nama ayah, nama ibu, NIK ayah, NIK ibu, nomor akta lahir/nikah, dll, yang jumlahnya tidak kurang dari 71 log data. Termasuk juga data kelahiran anak dan data perkawinan anak, yang merupakan bagian dari data sensitif/spesifik, mengacu pada UU No. 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). 

Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) mengatakan bahwa data kependudukan merupakan data yang diproses secara sistematis dengan skala yang sangat besar. Itu dapat dikualifikasikan sebagai maha data (big data), karena volumenya (volume) yang banyak; variasinya (variety) sangat beragam; pemrosesannya juga cepat (velocity), termasuk pemrosesan real time; sehingga sangat bernilai (value) tidak hanya bagi pengendali data, tetapi juga subjek datanya, karena terkandung kebenaran (veracity) di dalamnya.

“Dengan besar dan sistematisnya data yang diproses, serta tingginya risiko yang potensial dialami oleh subjek data, apabila terjadi serangan terhadap confidentiality, integrity, dan availability data kependudukan, maka langkah serius untuk memitigasi dugaan insiden ini harus dilakukan,” ujar ELSAM dalam keterangan pers, Rabu, 19 Juli 2023,.

Pengalaman seperti ini, menurut ELSAM, pernah terjadi di Korea Selatan pada 2014, ketika 80 persen lebih data kependudukan warganya dicuri, termasuk data pribadi presiden Korea Selatan saat itu, Park Geun-hye. “Merespons hal itu pemerintah setempat akhirnya membangun ulang sistem identitas kependudukan mereka dengan estimasi biaya lebih dari US$ 650 juta,” menurut ELSAM.

Mengacu pada Pasal 58 UU No. 23/2006 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk), tambah ELSAM, sedikitnya terdapat 31 item data pribadi penduduk yang diproses, untuk tujuan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, serta penegakan hukum dan pencegahan kriminal (Pasal 58 (4)).

Selain itu bila merujuk pada Permendagri No. 95/2019 tentang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), ada lebih banyak data lagi yang diproses oleh sistem ini, terkait bio data penduduk saja, sedikitnya terdapat 38 item data yang diproses.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Belum lagi data yang berasal dari data balikan (reserved data) yang diprasyaratkan dalam semua kerja sama akses antara Kemendagri dengan berbagai institusi publik dan swasta. Sampai dengan akhir tahun 2022 setidaknya sudah lebih dari 5.300 institusi yang memiliki kerja sama akses dengan Kemendagri, untuk melakukan pemanfaatan data kependudukan, termasuk autentikasi identitas.      

Selain itu, data kependudukan juga terintegrasi dengan aplikasi layanan Digital ID atau IKD (identitas kependudukan digital), sebagai pengembangan dari KTP-elektronik, sebagaimana ditetapkan Peraturan Mendagri No. 72/2022.

IKD tidak hanya berisi dokumen kependudukan berupa KTP-el dan KK digital, tetapi juga dokumen lainnya, seperti kartu vaksin COVID-19, NPWP, BPJS, dan DPT Pemilu 2024. Dalam menggunakan sistem ini, pengguna harus mengisi data NIK, nomor handphone dan email, serta melakukan swafoto untuk pemadanan face recognition, ini berarti selain data sidik jari dan retina mata yang dikumpulkan sebagai data kependudukan, dalam pemanfaatan layanan ini juga mencakup data biometrik berupa rekam wajah. 

Merujuk UU PDP, data biometrik merupakan bagian dari data spesifik/sensitif yang memerlukan tingkat perlindungan lebih tinggi, karena risiko yang cukup besar terhadap subjek data. Namun penggunaan data biometrik dalam sistem identitas digital justru berisiko pada intervensi hak atas privasi yang tidak proporsional, karena memungkinkan penyedia identitas atau relying parties sebagai pihak pemanfaat, melakukan pemantauan kepada pihak yang telah terdaftar dalam sistem serta membangun profil komprehensif atas individu. 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Lanjutkan Kerja Sama, BPJS Ketenagakerjaan dan Dukcapil Manfaatkan IKD

2 jam lalu

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Teguh Setiabudi, (kiri), Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo (kanan), saat penandatanganan perjanjian kerja sama  tentang pemanfaatan data kependududkan. Jakarta, Senin 22 Juli 2024. Dok. BPJS Ketenagakerjaan
Lanjutkan Kerja Sama, BPJS Ketenagakerjaan dan Dukcapil Manfaatkan IKD

PKS yang ditandatangani merupakan perpanjangan keempat sejak keduanya mulai bersinergi pada tahun 2013.


Wejangan Kemendagri Minta Aparatur Sipil Negara Jauhi Judi Online

2 jam lalu

Inspektur Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir
Wejangan Kemendagri Minta Aparatur Sipil Negara Jauhi Judi Online

Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri menegaskan pentingnya ASN mengembangkan diri, memahami tugas dan tanggung jawabnya.


BSKDN Kemendagri Paparkan Hasil Uji Coba ITKPD

12 jam lalu

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo, memberikan keterangan terkait hasil uji coba Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah (ITKPD), di Ruang Command Center dan Coworking Space BSKDN,Jakarta, Selasa, 23 Juli 2024. Dok. Kemendagri
BSKDN Kemendagri Paparkan Hasil Uji Coba ITKPD

BSKDN Kemendagri telah memaparkan hasil uji coba Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah.


Alasan IKN Sepi Investor, Dugaan Kebobolan Data BKPM , dan Cuaca Ekstrem Saat Kemarau dalam Top 3 Tekno

1 hari lalu

Lanskap Desain Istana Kepresidenan Nusantara di Ibu Kota Negara, Kalimantan. (Foto: Dok. Nyoman Nuarta).
Alasan IKN Sepi Investor, Dugaan Kebobolan Data BKPM , dan Cuaca Ekstrem Saat Kemarau dalam Top 3 Tekno

Penyebab IKN belum diminati investor asing menjadi artikel utama Top 3 Tekno Tempo, Selasa, 23 Juli 2024.


Terpopuler: Awal Mula Diduga Ditemukannya Bahan Pengawet Kosmetik di Roti Aoka dan Okko, Jokowi Sudah Putuskan Tak akan Pindah Juli Ini

1 hari lalu

Ilustrasi roti. Tabloidbintang
Terpopuler: Awal Mula Diduga Ditemukannya Bahan Pengawet Kosmetik di Roti Aoka dan Okko, Jokowi Sudah Putuskan Tak akan Pindah Juli Ini

Masyarakat Indonesia akhir-akhir ini dikejutkan dengan kabar penemuan roti yang menggunakan bahan pengawet kosmetik.


Bantah Kabar Viral, UI Klaim Tidak Menemukan Indikasi Kebocoran Data di Server

2 hari lalu

Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (ANTARA/Feru Lantara)
Bantah Kabar Viral, UI Klaim Tidak Menemukan Indikasi Kebocoran Data di Server

UI mengklaim telah melakukan pengecekan dan penelusuran secara komprehensif akan informasi yang beredar di media sosial X tersebut.


Proyek Investasi BKPM dan Data Mahasiswa UI Diduga Bocor ke Dark Web, Pakar Sebut Dua Pemicunya

2 hari lalu

Ilustrasi Hacker atau Peretas. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Proyek Investasi BKPM dan Data Mahasiswa UI Diduga Bocor ke Dark Web, Pakar Sebut Dua Pemicunya

Data tersebut mencakup 11.000 catatan proyek investasi dan 8.000 catatan izin usaha.


Daftar Dokumen Kependudukan yang Tak Perlu Dilegalisir

6 hari lalu

Akta kelahiran adalah dokumen penting administrasi kependudukan guna memperoleh hak kewarganegaraan. Berikut cara buat akta kelahiran dan syaratnya. Foto: jakarta.go.id
Daftar Dokumen Kependudukan yang Tak Perlu Dilegalisir

Ketahui beberapa dokumen kependudukan yang tidak perlu dilegalisir. Di antaranya adalah dokumen yang menggunakan tanda tangan elektronik.


Kemendagri Perkuat Sistem Pemetaan Data Wilayah Rawan Bencana

6 hari lalu

Sisifus. Ilustrasi TEMPO/Imam Yunianto
Kemendagri Perkuat Sistem Pemetaan Data Wilayah Rawan Bencana

Kemendagri tengah memperkuat dukungan data untuk program pembangunan lingkungan hidup, ketahanan bencana, dan perubahan iklim.


2 Cara Buat Table di Google Sheets, Bisa Tanpa Memasukkan Data

7 hari lalu

Cara buat table di Google Sheets cukup mudah. Ini informasinya.  Foto: Canva
2 Cara Buat Table di Google Sheets, Bisa Tanpa Memasukkan Data

Cara buat table di Google Sheets cukup mudah. Anda bahkan bisa membuatnya dengan menggunakan atau tanpa data. Ini informasinya.