Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kota Pesisir Diprediksi Rugi Lebih dari US$1 Triliun Akibat Kenaikan Air Laut

Reporter

Editor

Abdul Manan

image-gnews
Pengunjung bersantai di bawah payung dengan panel surya di sebuah pantai di Athena, Yunani, 21 Juli 2020. Pengelola pantai tersebut, menyediakan puluhan payung yang dilengkapi dengan sistem panel surya untuk pengisian daya secara gratis bagi para pengunjung. Xinhua/Lefteris Partsalis
Pengunjung bersantai di bawah payung dengan panel surya di sebuah pantai di Athena, Yunani, 21 Juli 2020. Pengelola pantai tersebut, menyediakan puluhan payung yang dilengkapi dengan sistem panel surya untuk pengisian daya secara gratis bagi para pengunjung. Xinhua/Lefteris Partsalis
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah studi, yang dilansir oleh earth.com edisi 22 Januari 2024, mengungkap proyeksi kerugian mencapai lebih dari US$1 triliun pada akhir abad ini akibat dampak kenaikan permukaan air laut terhadap kota-kota pesisir.

Fenomena ini, yang dipicu oleh perubahan iklim, menimbulkan ancaman besar terhadap wilayah perkotaan, tempat jutaan orang tinggal dan bekerja. Ketika permukaan air laut terus meningkat, kota-kota pesisir harus menghadapi kenyataan meningkatnya banjir, erosi, dan potensi pengungsian.

Perkiraan mengejutkan ini berasal dari analisis komprehensif yang dilakukan oleh Ignasi Cortés Arbués, Theodoros Chatzivasileiadis, Tatiana Filatova, dan timnya. Mereka meneliti potensi dampak finansial di 271 wilayah Eropa dalam skenario emisi tinggi, yang hasil lengkapnya bisa diakses di sini.

Penyebab utama naiknya permukaan air laut adalah mencairnya lapisan es dan gletser di kutub, yang diperburuk oleh pemanasan global. Selain itu, perluasan air laut saat menghangat juga berkontribusi terhadap peningkatan ini.

Data ilmiah menunjukkan bahwa laju kenaikan permukaan air laut semakin cepat dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut jika suhu global terus meningkat.

Tim peneliti menggunakan pendekatan multifaset dalam studi baru ini, dengan mengintegrasikan model ekonomi yang telah ada sebelumnya dengan data proyeksi kenaikan permukaan laut, tren investasi, dan riwayat kerugian ekonomi dari 155 peristiwa banjir yang terjadi di Eropa antara tahun 1995 dan 2016.

Metodologi mereka memungkinkan estimasi rinci mengenai potensi kerugian dan keuntungan ekonomi dibandingkan dengan skenario hipotetis dimana permukaan air laut tetap konstan dan pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 2% dipertahankan di seluruh wilayah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Temuan utama dari studi ini adalah perkiraan kerugian ekonomi gabungan sebesar 872 miliar Euro bagi Inggris dan Uni Eropa pada tahun 2100, sebagai konsekuensi dari kenaikan permukaan air laut dalam skenario emisi tinggi. Angka ini sangat kontras dengan skenario di mana permukaan air laut tidak naik. 

Para peneliti mengamati kesenjangan regional yang signifikan dalam dampak secara ekonomi. Wilayah pesisir, terutama Veneto dan Emilia-Romagna di Italia dan Zachodniopomorskie di Polandia, menghadapi dampak terberat dari kerugian ini, dengan proyeksi penurunan produk domestik bruto (PDB) regional hingga 21% pada tahun 2100.

Selain itu, wilayah lain di sekitar Laut Baltik, pesisir Belgia, Prancis bagian barat, dan Yunani juga diperkirakan akan mengalami kerugian ekonomi yang besar.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa wilayah pedalaman, termasuk wilayah di Jerman, Austria, dan Hongaria, mungkin mengalami peningkatan ekonomi hingga 1% dari PDB regional pada 2100. Para penulis berpendapat bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh pergeseran produksi dari wilayah pesisir yang rawan banjir ke wilayah pedalaman.

Aspek lain dari studi ini menggali potensi dampak investasi yang ditargetkan di berbagai sektor ekonomi, seperti logistik, layanan publik, konstruksi, dan utilitas. Meskipun investasi ini mempunyai dampak yang terbatas terhadap perekonomian Inggris dan UE secara keseluruhan, investasi ini mampu memitigasi kerugian regional dengan biaya yang relatif rendah terhadap perekonomian yang lebih luas.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gempa Berkekuatan 7,2 Magnitudo Guncang Pesisir Peru

23 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Berkekuatan 7,2 Magnitudo Guncang Pesisir Peru

Gempa bermagnitudo 7,2 mengguncang Samudera Pasifik bagian selatan, 91 kilometer tenggara Kota San Juan de Marcona di Peru


IPB University Gelar Festival Air Indonesia 2024: Menggali Potensi Ekonomi Biru Berbasis Penilaian Ekosistem Pesisir

23 hari lalu

Para panitia Festival Air Indonesia 2024
IPB University Gelar Festival Air Indonesia 2024: Menggali Potensi Ekonomi Biru Berbasis Penilaian Ekosistem Pesisir

Talk show Festival Air Indonesia IPB University menjadi ajang diskusi interaktif yang membahas topik keberlanjutan dan konservasi ekosistem perairan.


Libur Sekolah, Saran buat yang Ingin ke Pantai agar Aman dan Selamat

25 hari lalu

Ilustrasi liburan bareng teman ke pantai. Foto: Freepik.com
Libur Sekolah, Saran buat yang Ingin ke Pantai agar Aman dan Selamat

Tak semua orang menyadari bahaya berada di pantai dan kerap mengabaikan keselamatan diri, teman, atau keluarga.


Respons KTT World Water Forum, PLN Gandeng Masyarakat Kembangkan Hutan Mangrove di Pesisir Bali

58 hari lalu

Ilustrasi hitan magrove. pexels
Respons KTT World Water Forum, PLN Gandeng Masyarakat Kembangkan Hutan Mangrove di Pesisir Bali

PLN bersama masyarakat mengembangkan hutan mangrove di Bali.


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

58 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


FITRA Dorong Pemerintah Selesaikan Persoalan Air Bersih di Kawasan Pesisir

58 hari lalu

Anak membawa jerigen berisi air saat pendistribusian air bersih oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan PAM Jaya di kawasan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Jumat, 29 September 2023. Pemerintah DKI Jakarta melakukan upaya menangani krisis air bersih akibat adanya kebocoran  pada salah satu pipa instalasi sehingga air konsumsi tercemar oleh air laut yang terjadi sejak 8 September lalu. TEMPO/ Febri Angga Palguna
FITRA Dorong Pemerintah Selesaikan Persoalan Air Bersih di Kawasan Pesisir

Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA) minta pemerintah selesaikan persoalan kelangkaan air bersih di pesisir


Elon Musk Dorong PLTS untuk Jernihkan Air Laut, Jatam: Dia Sedang Membuat Lelucon

21 Mei 2024

CEO Tesla Inc. dan SpaceX Elon Musk menyampaikan pidato dalam pembukaan World Water Forum ke-10 2024 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin, 20 Mei 2024. ANTARA/Media Center World Water Forum 2024/Aprillio Akbar
Elon Musk Dorong PLTS untuk Jernihkan Air Laut, Jatam: Dia Sedang Membuat Lelucon

Jatam mengkritik gagasan Elon Musk soal desalinasi air laut melalui PLTS.


BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Selat Sunda Hingga Selat Bali

15 Mei 2024

Ilustrasi gelombang tinggi. ANTARA
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Selat Sunda Hingga Selat Bali

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada


BMKG: Ada Potensi Banjir Rob di Wilayah Pesisir Indonesia 6-14 April

5 April 2024

Banjir pesisir atau rob di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
BMKG: Ada Potensi Banjir Rob di Wilayah Pesisir Indonesia 6-14 April

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut.


BMKG: Banjir Rob Berpotensi di Pesisir Sumatra Utara hingga Maluku

20 Maret 2024

Banjir pesisir atau rob di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
BMKG: Banjir Rob Berpotensi di Pesisir Sumatra Utara hingga Maluku

BMKG memperingatkan banjir pesisir atau banjir rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia.