Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ketahui Lebih Dekat Apa Itu Internet of Things dan Cara Kerjanya

image-gnews
Internet of Things (IoT). shutterstock.com
Internet of Things (IoT). shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu fenomena teknologi paling penting dan mendominasi abad ke-21 ini. Konsep ini telah mengubah cara kita berinteraksi dengan lingkungan sekitar kita, dari rumah tangga hingga industri, dan bahkan kota-kota.

Pada dasarnya, menurut laman Tech Target, Internet of Things (IoT) adalah konsep di mana objek fisik seperti perangkat, kendaraan, bangunan, dan banyak lagi, dilengkapi dengan teknologi untuk mengumpulkan dan bertukar data melalui internet. Ide di balik IoT adalah untuk menciptakan jaringan yang terhubung secara luas antara objek-objek ini, sehingga mereka dapat berkomunikasi, berbagi informasi, dan mengambil tindakan yang sesuai tanpa perlu interaksi manusia ke manusia atau manusia ke perangkat.

Internet of Things, atau IoT, adalah jaringan perangkat yang saling terkait yang menghubungkan dan bertukar data dengan perangkat IoT lain dan cloud. Perangkat IoT biasanya dilengkapi dengan teknologi seperti sensor dan perangkat lunak dan dapat mencakup mesin mekanis dan digital serta objek konsumen.

IoT berfungsi melalui empat tahap utama: pengumpulan data, pengiriman data, analisis data, dan tindakan yang diambil berdasarkan data tersebut.

1. Pengumpulan Data: Objek IoT dilengkapi dengan sensor yang mengumpulkan data tentang lingkungan mereka. Ini bisa berupa informasi tentang suhu, kelembaban, lokasi geografis, atau bahkan tingkat keausan pada suatu komponen mesin.

2. Pengiriman Data: Data yang dikumpulkan oleh sensor dikirimkan melalui jaringan internet ke server atau pusat pengolahan data.

3. Analisis Data: Di sini, data yang dikirimkan dari berbagai perangkat IoT dianalisis untuk mendapatkan wawasan yang berharga. Teknologi seperti kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin digunakan untuk menganalisis data secara real-time dan menemukan pola atau anomali yang bermanfaat.

4. Tindakan: Berdasarkan hasil analisis, tindakan dapat diambil secara otomatis atau diberikan kepada pengguna atau sistem lain untuk menanggapi data tersebut. Contohnya, dalam industri, mesin mungkin diberi perintah untuk berhenti jika sensor mendeteksi potensi kerusakan, atau di rumah, lampu mungkin dinyalakan atau dimatikan secara otomatis berdasarkan jadwal atau kondisi lingkungan.

Dilansir dari Oracle, IoT memiliki aplikasi yang luas di berbagai bidang, termasuk:

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

1. Rumah Pintar: Di rumah, IoT memungkinkan kita untuk mengontrol lampu, suhu, keamanan, dan banyak lagi dari jarak jauh melalui smartphone atau perangkat lainnya. Ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga membantu mengurangi konsumsi energi.

2. Kesehatan: Di bidang kesehatan, IoT digunakan untuk memantau kondisi pasien secara real-time melalui perangkat seperti detektor detak jantung atau pompa insulin yang terhubung ke internet. Ini memungkinkan para profesional medis untuk memberikan perawatan yang lebih responsif dan efektif.

3. Manufaktur: Dalam industri, IoT digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dengan memantau kinerja mesin, mengoptimalkan rantai pasokan, dan memprediksi kebutuhan pemeliharaan.

4. Transportasi: IoT digunakan dalam transportasi untuk melacak lokasi kendaraan, memantau kondisi jalan, dan meningkatkan keamanan jalan.

5. Kota Pintar: Konsep kota pintar melibatkan penggunaan IoT untuk mengelola infrastruktur kota seperti sistem transportasi, manajemen sampah, dan efisiensi energi.

Meskipun potensi IoT sangat besar, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah keamanan data, karena semakin banyak perangkat terhubung, semakin besar potensi kerentanannya terhadap serangan siber. Selain itu, standarisasi dan interoperabilitas antara berbagai platform dan perangkat juga merupakan tantangan yang signifikan.

Masa depan IoT sangat cerah, dengan perkembangan teknologi seperti 5G dan kecerdasan buatan yang terus meningkatkan kapabilitasnya. Kita dapat mengharapkan untuk melihat lebih banyak integrasi IoT di berbagai bidang, meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Pilihan editor: Segudang Alasan Hyperos Xiaomi Lebih Unggul dari MIUI, Ada Storage Efisien Sampai Integrasi AI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Google Maps Kebanjiran Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja Keunggulannya?

7 jam lalu

Fitur baru data kualitas udara dalam Google Maps yang sudah tersedia di perangkat iOS dan Android di Amerika Serikat. Foto : Gsmarena
Google Maps Kebanjiran Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja Keunggulannya?

Fitur navigasi dan peta Google semaikin canggih. Salah satunya menampilkan update cuaca dan kondisi lalu lintas secara real-time dengan citra satelit.


Riset AI di Dunia Pendidikan, Mayoritas Jawaban ChatGPT Tak Terdeteksi oleh Penguji

8 jam lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. Dok. Shutterstock
Riset AI di Dunia Pendidikan, Mayoritas Jawaban ChatGPT Tak Terdeteksi oleh Penguji

Riset University of Reading, Inggris, menunjukkan mayoritas ujian yang dikerjakan AI tak terdeteksi penguji. Nilai jawaban ChatGPT lebih tinggi.


Mengenal 6 Fitur AI di Oppo Reno 12 Series yang Bakal Rilis di Indonesia

13 jam lalu

Oppo Reno 12. ytechb.com
Mengenal 6 Fitur AI di Oppo Reno 12 Series yang Bakal Rilis di Indonesia

Dua di antaranya yang ditawarkan Oppo Reno 12 Series adalah AI Clear Face dan AI Best Face


Bantuan AI, Penyedia Video Tutorial Beragam Bahasa Pekerja Asing di Jepang

1 hari lalu

Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Yandex)
Bantuan AI, Penyedia Video Tutorial Beragam Bahasa Pekerja Asing di Jepang

Layanan AI ini menyediakan video tutorial multibahasa yang dianggap berguna untuk memudahkan para pekerja asing di Jepang


3 Tools AI yang Paling Banyak Digunakan hingga Juli 2024

1 hari lalu

Rekomendasi AI Selain ChatGPT. Foto: Canva
3 Tools AI yang Paling Banyak Digunakan hingga Juli 2024

RevoU melakukan riset tentang penggunaan tools AI di tahun 2024. Apa saja AI yang paling populer sejauh ini?


Jawaban Woozi SEVENTEEN Usai Dituduh BBC Buat Lagu Pakai AI

2 hari lalu

Woozi SEVENTEEN. Foto: Instagram/@saythename_17
Jawaban Woozi SEVENTEEN Usai Dituduh BBC Buat Lagu Pakai AI

Woozi akhirnya buka suara menanggapi artikel BBC yang menuduh SEVENTEEN menggunakan lirik dari hasil teknologi AI dalam lagu-lagu mereka.


OpenAI Dilaporkan Bikin Model Canggih Strawberry dengan Kemampuan Penelitian Mendalam

2 hari lalu

Ilustrasi OpenAI. REUTERS/Dado Ruvic
OpenAI Dilaporkan Bikin Model Canggih Strawberry dengan Kemampuan Penelitian Mendalam

Cara kerja Strawberry dirahasiakan bahkan di dalam OpenAI.


Final Euro 2024 Spanyol vs Inggris, Laga Pembuktian Cincin Pintar Senjata Rahasia Gareth Southgate

2 hari lalu

Pelatih tim nasional Inggris, Gareth Southgate, tampak memakai cincin pintar di telunjuk kirinya dalam sesi latihan di Blankenhain, Jerman, pada 9 Juli 2024. REUTERS/Lee Smith
Final Euro 2024 Spanyol vs Inggris, Laga Pembuktian Cincin Pintar Senjata Rahasia Gareth Southgate

Sudah sebulan manfaat cincin pintar yang dipakai timnas Inggris memantik perdebatan. Laga partai final Euro 2024 Spanyol vs Inggris bisa menjawabnya.


Samsung Galaxy Watch 7 Meluncur: Bedah Fitur-fitur Arloji Pintar Itu

3 hari lalu

Samsung Galaxy Watch7. Gsmarena.com
Samsung Galaxy Watch 7 Meluncur: Bedah Fitur-fitur Arloji Pintar Itu

Arloji Samsung Galaxy Watch 7 ini dilengkapi dengan algoritma AI canggih untuk analisis tidur.


Samsung Galaxy Z Flip6 Resmi Dirilis, Ponsel Lipat Rp 19 Jutaan dengan AI Pembalas Pesan

4 hari lalu

Samsung Galaxy Z Flip6. Foto : Samsung
Samsung Galaxy Z Flip6 Resmi Dirilis, Ponsel Lipat Rp 19 Jutaan dengan AI Pembalas Pesan

Ponsel lipat Samsung Galaxy Z Flip6 dirilis saat event Galaxy Unpacked 2024 di Paris, Perancis, pada Rabu, 10 Juli 2024.