Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Wireless Charging

Editor

Nurhadi

image-gnews
HP dengan wireless charging. Foto: Canva
HP dengan wireless charging. Foto: Canva
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengecasan ponsel kian canggih dengan menggunakan wireless charging. Tak lagi eksklusif di gadget kelas flagship, pengisian daya tanpa kabel tersebut sekarang juga merambah gawai lini mid range. Penyematan fitur futuristik ini, selain mempermudah hidup, juga menambah kesan modern. Namun di sisi lain, tentu ada kekurangannya.

Wireless charging adalah proses pengisian daya listrik pada perangkat bertenaga baterai tanpa memerlukan sambungan kabel. Teknologi ini disebut juga pengisian daya induktif lantaran energi listrik ditransmisikan menggunakan gelombang elektromagnetik. Karena itu, pengisian daya mengharuskan perangkat kontak fisik dengan bantalan pengisi daya konduktif yang terhubung langsung ke listrik.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut kelebihan dan kekurangan wireless charging: 

Kelebihan

1. Futuristik dan lebih mudah digunakan

Pengisian daya nirkabel memberikan kesan modern layaknya menggunakan teknologi masa depan. Tanpa perlu repot-repot mencolokkan jack ke perangkat, pengguna cukup meletakkannya di papan pengisi daya. Ucapkan selamat tinggal pada drama kabel terlilit atau jack port tidak masuk dengan benar.

2. Steker dan soket pengecasan lebih awet

Tak sedikit kasus pengguna mengeluhkan ponselnya tidak dapat diisi ulang akibat steker maupun soket pengecasan pada perangkat mereka aus alias rusak. Hal ini acap terjadi karena intensitas penggunaan yang terbilang sering. Apalagi mengecas ponsel merupakan rutinitas sehari-hari. Dengan wireless charging, port maupun jack pengecasan akan lebih awet.

3. Minim korsleting

Meskipun jarang, kasus ponsel terbakar atau meledak saat dicas tentu membuat pengguna waswas. Kondisi ini bisa terjadi salah satunya disebabkan korsleting listrik saat pengecasan. Pada pengecasan dengan kabel, arus pendek dapat berdampak langsung pada ponsel yang dicas. Sementara dengan wireless charging, risiko ini dapat dikurangi karena menggunakan induksi elektromagnetik.

Kekurangan

1. Tidak fleksibel

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karena medan elektromagnetik cepat meluruh di udara, teknologi pengisian nirkabel umumnya memiliki jarak yang sangat kecil, yakni hanya 3-8 milimeter. Sebab itu, perangkat harus menempel di papan pengecasan agar proses pengisian daya dapat berjalan efektif. Kondisi ini membuat wireless charging kurang fleksibel terutama jika ingin menggunakan ponsel sembari dicas.

2. Pengecasan lambat

Dewasa ini vendor ponsel berlomba-lomba menghadirkan teknologi pengecasan kabel super cepat. Pengisian 30 sampai 60 watt kekinian adalah hal lazim, terutama di ponsel lini menengah. Bahkan beberapa vendor telah memperkenalkan pengecasan 100 hingga 200 watt, yang memungkinkan pengecasan kurang dari satu jam.

Pada pengecasan wireless charging, pengecasan cepat masih menjadi tantangan. Meskipun beberapa pabrikan telah memperkenalkan pengecasan tanpa kabel 30 watt, sejauh ini penerapannya masih jarang. Sehingga pengisian daya menggunakan teknologi elektromagnetik masih kalah jauh dibandingkan dengan yang konvensional.

3. Radiasi

Pengisian daya nirkabel ternyata menghasilkan gelombang elektromagnetik. Gelombang radiasi ini umumnya berada pada rentang frekuensi puluhan hingga ratusan MHz. Meskipun tidak menimbulkan banyak bahaya pada tubuh manusia, namun tetap jauh lebih berbahaya dibandingkan pengisian daya dengan kabel.

4. Mahal

Kepala pengisi daya dan ponsel dengan teknologi wireless charging memerlukan tambahan komponen baik koil pengisi daya maupun sirkuit perlindungan terkait. Pada saat yang sama, rangkaian gelombang frekuensi tinggi diperlukan untuk memenuhi kompatibilitas elektromagnetik, sehingga harga keseluruhannya lebih tinggi daripada pengisian kabel tradisional.

TECHOPEDIA | BLACKVIEW.HK

Pilihan Editor: 5 Daftar HP dengan Wireless Charging, Ada Samsung hingga Xiaomi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bocoran Terbaru Seri iPhone 17: Model Slim hingga Fitur ProMotion

6 jam lalu

Apple mematenkan desain iPhone baru dengan logo yang menyala, 30 September 2019. (Gizchina.com)
Bocoran Terbaru Seri iPhone 17: Model Slim hingga Fitur ProMotion

iPhone 17 dan 17 Pro standar akan memiliki layar 6,27 inci, sedangkan Slim dan Pro Max masing-masing akan memiliki layar 6,65 inci dan 6,86 inci.


Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone SE 4 Muncul, Ini Detailnya

6 jam lalu

Dugaan desain iPhone SE 4 (X/Majin Bu)
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone SE 4 Muncul, Ini Detailnya

iPhone SE 4 disebut akan memiliki satu kamera belakang beresolusi 48 megapiksel. Layarnya disebut-sebut berukuran 6,06 inci.


Rilis Akhir Juli 2024, Ponsel Oppo Reno 12 Bisa Melakukan Panggilan Tanpa Pulsa dan Paket Data

3 hari lalu

Smartphone Oppo Reno 12 Series dipastikan meluncur di pasar Indonesia, Rabu, 31 Juli 2024 mendatang. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Rilis Akhir Juli 2024, Ponsel Oppo Reno 12 Bisa Melakukan Panggilan Tanpa Pulsa dan Paket Data

Ponsel Oppo Reno 12 bisa melakukan panggilan suara lewat bluetooth ke sesama pengguna meski tidak ada pulsa atau paket data.


Tips Bikin Baterai iPhone Lebih Hemat, Mulai dari Atur Widget hingga Fitur Haptic Keyboard

7 hari lalu

Sebelum membeli iPhone, ada baiknya Anda mengetahui produk iPhone dengan baterai paling awet. Ada yang awet hingga 95 jam untuk streaming audio. Foto: Canva
Tips Bikin Baterai iPhone Lebih Hemat, Mulai dari Atur Widget hingga Fitur Haptic Keyboard

iPhone mempunyai dua trik khusus untuk membuat baterainya lebih hemat dari biasanya.


Radiasi Tinggi Ponsel Dapat Berisiko pada Kesehatan, Ini Penjelasannya

7 hari lalu

Dilansir Down To Earth, setidaknya ada 4 dampak radiasi ponsel terhadap kesehatan Anda.
Radiasi Tinggi Ponsel Dapat Berisiko pada Kesehatan, Ini Penjelasannya

Sebagian orang sering menilai radiasi tinggi ponsel dapat berisiko pada kesehatan. Lantas, apakah pandangan beberapa orang ini benar?


Ini Daftar Ponsel dengan Radiasi Rendah yang Dapat Menekan Risiko Kesehatan

7 hari lalu

Radiasi pada ponsel (Foto: Cnet)
Ini Daftar Ponsel dengan Radiasi Rendah yang Dapat Menekan Risiko Kesehatan

Radiasi ponsel yang rendah dapat menekan risiko kesehatan. Berikut adalah daftar ponsel dengan radiasi rendah.


Inilah Daftar 20 Ponsel dengan Radiasi Tinggi yang Membayakan Kesehatan

7 hari lalu

Radiasi pada ponsel (Foto: Cnet)
Inilah Daftar 20 Ponsel dengan Radiasi Tinggi yang Membayakan Kesehatan

Terdapat puluhan ponsel dengan radiasi tinggi yang berbahaya bagi kesehatan. Lantas, apa saja ponsel yang memiliki radiasi tinggi?


Inilah Daftar Ponsel yang Tidak Dapat Menggunakan WhatsApp Per Juli 2024

7 hari lalu

Ilustrasi WhatsApp. shutterstock.com
Inilah Daftar Ponsel yang Tidak Dapat Menggunakan WhatsApp Per Juli 2024

Sebanyak 35 ponsel akan berhenti menerima pembaruan WhatsApp pada 2024, baik Android maupun iPhone. Berikut daftarnya.


Redmi K70 Ultra akan Jadi Ponsel dengan Bezel Bawah Paling Tipis dari Redmi

8 hari lalu

Redmi K70 Pro (Redmi)
Redmi K70 Ultra akan Jadi Ponsel dengan Bezel Bawah Paling Tipis dari Redmi

Bezel bagian bawah dari Redmi K70 Ultra sedikit lebih tebal dan berukuran 1,9 mm.


Redmi K70 Ultra Dipastikan Rilis Bulan Ini

9 hari lalu

Redmi K70 Pro (Redmi)
Redmi K70 Ultra Dipastikan Rilis Bulan Ini

Ponsel Redmi ini dilengkapi dengan chip MediaTek Dimensity 9300+ dan akan menggunakan material C8+ yang dikembangkan bersama oleh Xiaomi x TCL Huaxing