Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penggemar Heavy Metal Cenderung Rendah Diri?  

image-gnews
Vokalis Metallica James Hetfield dan Kirk Hammett beraksi dengan latar gambar Lars Ulrich (kiri) dalam konser Metallica Live In Jakarta di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, (25/8). Metallica telah memuaskan 55 ribu penggemarnya, termasuk gubernur Jakarta Jokowi. TEMPO/Nurdiansah
Vokalis Metallica James Hetfield dan Kirk Hammett beraksi dengan latar gambar Lars Ulrich (kiri) dalam konser Metallica Live In Jakarta di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, (25/8). Metallica telah memuaskan 55 ribu penggemarnya, termasuk gubernur Jakarta Jokowi. TEMPO/Nurdiansah
Iklan

TEMPO.CO, London - Penggemar musik heavy metal selama ini kerap dicap sebagai pemarah dan sulit diatur. Tapi seberapa akurat sebenarnya anggapan ini?

Sebuah penelitian oleh Westminster University di Inggris mencoba mengungkap apa yang membuat para pencinta musik metal bermental bebal. Psikolog Viren Swami meminta 219 perempuan dan 195 laki-laki yang tinggal di Inggris untuk mengisi survei tentang kepribadian mereka setelah mendengarkan dan mengurutkan 10 lagu heavy metal sesuai selera mereka.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychology of Aesthetics, Creativity, and the Arts ini berfokus pada aliran musik metal kontemporer yang ditandai dengan riff gitar yang berat, tabuhan drum yang disertai double-bass, irama yang kompleks, dan tempo yang ekstrem.

Dengan mencocokkan preferensi musik ke ciri-ciri kepribadian, Profesor Swami menemukan bahwa faktor utama yang mendorong seseorang mendengarkan musik heavy metal adalah keterbukaan untuk menjajal pengalaman baru.

"Fakta lain yang lebih mengejutkan adalah para penyuka heavy metal lebih mungkin merupakan orang-orang yang merasa rendah diri," kata Profesor Swami, Selasa, 12 November 2013.

Itu sebabnya metal head--sebutan untuk para penggemar musik metal--memilih musik yang cadas ini karena dianggap sesuai untuk sarana menyalurkan emosi yang tertahan. Proses ini, menurut Swami, pada gilirannya akan membantu mereka untuk mendongkrak harga diri, khususnya bagi yang selama ini merasa rendah diri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Daripada menstempel mereka sebagai orang sesat, antisosial, atau pencinta kekerasan, mungkin lebih bermanfaat untuk memahami kebutuhan psikologis beberapa orang yang dapat dipenuhi oleh musik heavy metal," kata Swami seperti dikutip Dailymail.

Temuan lain yang tak kalah menarik adalah metal head ternyata cenderung lebih menghargai faktor keunikan. Skornya di atas rata-rata. Sebaliknya, untuk faktor religiusitas, skor para penggemar musik metal di bawah rata-rata.

"Ada kemungkinan hubungan ini didorong oleh sikap penggemar musik metal yang cenderung menentang otoritas penguasa, termasuk otoritas keagamaan," Swami menyimpulkan.

DAILYMAIL | MAHARDIKA SATRIA HADI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Nyaris Batal Tayang, Produksi Film Biopik Madonna Akan Dilanjutkan Kembali

3 hari lalu

Madonna tampil saat konser di pantai Copacabana di Rio de Janeiro, Brasil 4 Mei 2024. REUTERS/Pilar Olivares
Nyaris Batal Tayang, Produksi Film Biopik Madonna Akan Dilanjutkan Kembali

Madonna membocorkan rencana produksi film biopik dirinya melalui unggahan di Instagram


Adele Berniat Cuti Panjang dari Musik, Apa yang Akan Dikerjakanya?

3 hari lalu

Adele saat tampil di festival American Express Presents BST Hyde Park, London, Inggris, Jumat 1 Juli 2022. Instagram.com/@adeleaccess
Adele Berniat Cuti Panjang dari Musik, Apa yang Akan Dikerjakanya?

Adele baru saja menyelesaikan residensi Las Vegas pada Juni 2024. Rencana cuti panjang akan dilakukan usai residensi di Munich


Paduan Suara UNS Ramaikan Perayaan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Austria

10 hari lalu

Tim Paduan Suara Universitas Sebelas Maret (UNS) Voca Erudita tampil di KBRI Tokyo, Selasa (2/8) setelah menyabet tujuh penghargaan di kompetisi kur internasional Tokyo. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu
Paduan Suara UNS Ramaikan Perayaan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Austria

Indonesia dan Austria merayakan 70 tahun hubungan diplomatik dengan berbagai penampilan musik, terbaru dengan paduan suara dari Universitas Sebelas Maret (UNS) di Wina.


Kolaborasi Musik Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Australia-Indonesia

13 hari lalu

Konser 'Notes of Friendship: Simfoni Hubungan Diplomatik Australia-Indonesia ke-75 Tahun' pada tanggal 4 Juli bertempat di JS Bach Recital Hall, Jakarta. sumber: dokumen Kedubes Australia di Jakarta
Kolaborasi Musik Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Australia-Indonesia

Melbourne Symphony Orchestra bersama musisi Indonesia melakukan konser 'Notes of Friendship memperingati Hubungan Diplomatik Australia-Indonesia


Menyesal Berhenti Bermusik, Kelly Osbourne Isyaratkan Ingin Kembali

15 hari lalu

Kelly Osbourne. Instagram.com/@kellyosbourne
Menyesal Berhenti Bermusik, Kelly Osbourne Isyaratkan Ingin Kembali

Putri dari legenda rock Ozzy Osbourne dan Sharon Osbourne, Kelly Osbourne menyesal telah meninggalkan karier musiknya.


Milisi Houthi Melarang Musik Pop dan Menculik Artis di Pesta Pernikahan di Yaman

17 hari lalu

Anggota militan Houthi menaiki bagian belakang truk pick-up selama parade solidaritas Palestina di Sanaa, Yaman 29 Januari , 2024. Militan Houthi melakukan serangan ke kapal-kapal koalisi Israel di Laut Merah dan Teluk Aden sebagai dukungannya ke Palestina. REUTERS/Khaled Abdullah
Milisi Houthi Melarang Musik Pop dan Menculik Artis di Pesta Pernikahan di Yaman

Houthi, kelompok bersenjata Syiah di Yaman, menculik lebih dari 15 artis pemilik gedung pernikahan pada perayaan Idul Adha di Yaman.


68 Musisi Internasional Meriahkan Rainforest World Music Festival 2024, Ambil Tema Evolusi

20 hari lalu

Pintu masuk ke Rainforest Music World Festival 2024 Sarawak Malaysia. TEMPO/ JONIANSYAH HARDJONO
68 Musisi Internasional Meriahkan Rainforest World Music Festival 2024, Ambil Tema Evolusi

Rainforest World Music Festival menyajikan beragam genre musik tradisional dari seluruh dunia, dengan fokus pada keanekaragaman budaya dan alam.


Diguyur Hujan Deras, Penonton Rainforest World Music Festival 2024 Sarawak Malaysia Bertahan

20 hari lalu

Ribuan penonton memadati arena konser Rainforest Music World Festival 2024 di Sarawak Malaysia. Meski diguyur hujan penonton  tetap bertahan dengan jas hujan instan, Sabtu malam 29 Juni 2024. TEMPO/ JONIANSYAH HARDJONO
Diguyur Hujan Deras, Penonton Rainforest World Music Festival 2024 Sarawak Malaysia Bertahan

Penonton yang memadati area Rainforest World Music Festival 2024 bertahan dan kompak mengenakan jas hujan sekali pakai.


Ruth Sahanaya: Komitmen dan Ciri Khas adalah Kunci Bertahan di Industri Musik

21 hari lalu

Penyanyi Ruth Sahanaya, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Ruth Sahanaya: Komitmen dan Ciri Khas adalah Kunci Bertahan di Industri Musik

40 tahun berkarya, Ruth Sahanaya menegaskan pentingnya dedikasi, komitmen, dan ciri khas dalam perjalanan karier seorang penyanyi.


Fitur Circle to Search di Android Disebut akan Miliki Fitur Pencarian Audio dan Musik

26 hari lalu

Logo Android. pinterest.com
Fitur Circle to Search di Android Disebut akan Miliki Fitur Pencarian Audio dan Musik

Laporan terbaru menunjukkan bahwa Google berupaya meningkatkan Circle to Search dengan kemampuan mengidentifikasi lagu dan klip audio populer.