Google-Oxford Kembangkan Kecerdasan Buatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google TV. Gambar: geeky-gadgets.com

    Google TV. Gambar: geeky-gadgets.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Google mengembangkan riset artificial intelligence atau kecerdasan buatan dengan menggandeng enam akademikus bidang sains komputer dan teknik mesin dari Oxford University.

    "Google akan memberikan kontribusi yang nyata demi memastikan riset dan pengembangan kecerdasan buatan yang mampu meniru kecerdasan manusia," tulis Google sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat, 24 Oktober 2014. Google juga membuat kerja sama ini bersifat terbuka dengan cara memberikan kesempatan bagi mahasiswa magang untuk terlibat di dalam proyek tersebut.

    Proyek antara Google dan Oxford University ini bukan satu-satunya yang dilakukan Google untuk mengembangkan penelitian tentang kecerdasan buatan. Januari lalu misalnya, Google mengakusisi Deep Mind, sebuah perusahaan start-up di bidang pengembangan kecerdasan buatan untuk teknologi simulasi, e-commerce, dan game.

    Google berencana menggunakan hasil riset ini untuk memperkuat proyek lainnya di bidang teknologi, seperti robot dan kendaraan otomatis.

    ISTMAN M.P. | REUTERS



    Topik terhangat:
    Pelantikan Jokowi | Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Naik Taksi, Putri Jokowi Akhirnya Ikuti Tes CPNS
    Pesawat Australia Mendarat karena Diancam Ditembak
    Dalam Hitungan Jam, ISIS Perkosa Wanita Yazidi 30 Kali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?