Honeywell Tawarkan Alat Kendali Anjing Latih ke Polda Metro

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknologi bernama K9 Command Control and Survillance Assistance (K9C2SA) mampu memberikan perintah kepada anjing latih atau K9 dari jarak jauh. Alat ini memiliki sensor getar yang berada di sisi kanan, kiri, depan, dan belakang leher anjing yang memungkinkan kontrol arah gerak ke daerah berbahaya. Selain itu di atas punggung terdapat kamera normal dan inframerah yang memungkinkan merekam tempat yang dilalui anjing tersebut dalam kondisi terang atau gelap. TEMPO/FRANSISCO ROSARIANS

    Teknologi bernama K9 Command Control and Survillance Assistance (K9C2SA) mampu memberikan perintah kepada anjing latih atau K9 dari jarak jauh. Alat ini memiliki sensor getar yang berada di sisi kanan, kiri, depan, dan belakang leher anjing yang memungkinkan kontrol arah gerak ke daerah berbahaya. Selain itu di atas punggung terdapat kamera normal dan inframerah yang memungkinkan merekam tempat yang dilalui anjing tersebut dalam kondisi terang atau gelap. TEMPO/FRANSISCO ROSARIANS

    TEMPO.CO, Changi - Direct Sales Manager Defense Asia Pacific Honeywell, Muhammad Arif, mengatakan perusahaan telah berencana menawarkan alat kendali anjing latih atau K9 ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Alat yang sudah dipasarkan ke Kepolisian Australia ini bernama K9 Command Control and Situational Awareness System atau K9 C2SA.

    "Pertemuan tertutup sekitar pekan depan," kata Arif dalam acara Singapore Airshow 2016.

    Ia memaparkan, teknologi ini digunakan saat pengawasan di daerah sulit dan berbahaya yang tak memungkinkan prajurit atau polisi masuk. Kemampuan K9 sendiri bermanfaat sebagai deteksi dini jika lokasi tersebut mengandung gas atau racun. Teknologi ini juga dapat efektif dalam proses evakuasi setelah bencana alam untuk mencari korban yang masih selamat tetapi terjebak di lokasi sulit.

    "Bahkan, yang ekstremnya, bisa saja K9 dilatih menyerang musuh berdasarkan perintah jarak jauh dari K9 C2SA," kata Arif.

    Alat ini berbentuk serupa ikat atau kekang yang dikaitkan di leher dan punggung seekor K9. Di bagian atas punggung, terdapat sebuah kamera berresolusi tinggi yang dapat diakses secara langsung atau real time melalui alat kendali berlayar. Kamera tersebut mampu merekam seluruh video sehingga bisa diputar kembali usai operasi. Kamera juga dilengkapi teknologi infra merah yang aktif saat cahaya rendah atau malam hari.

    Di sisi kanan dan kiri, Honeywell meletakkan Integrated GPS and Mapping serta batere sebagai sumber tenaga seluruh alat. GPS berfungsi sebagai kontrol untuk mengetahui keberadaan K9 di lokasi kejadian. Alat ini juga dapat memberikan peta sebagai acuan tim untuk menyusul K9 jika situasi aman.

    Sebagai pengendali gerak K9, di bagian leher sebelah kiri, kanan, depan dan belakang terdapat alat getar yang bakal menuntun arah jalan. K9 akan dilatih dalam kurun 6-8 hari untuk beradaptasi dan memahami perintah dari alat getar.

    Di bagian yang sama juga terdapat infra red beacon yang bakal jadi acuan K9 saat alat kendali jarak jauh kehilangan koneksi. Jarak jangkauan antara alat kendali dengan K9 sekitar 250 meter di daerah berpohon dan ruang terbuka, 45 meter di area yang kompleks, dan 300 meter di sungai. "Batere alat kendali dan kekang sekitar empat jam," kata Arif.

    FRANSISCO ROSARIANS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.