Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Makan Serangga Dapat Atasi Kelaparan

image-gnews
Seorang pria memakan kepompong serangga saat perayaan etnik Hani di Mojiang, Propinsi Yunnan, 21 Juni 2015. Para etnik Hani terbiasa mengkonsumsi serangga seperti kalajengking, jangkrik dan kepompong serangga. REUTERS/Wong Campion
Seorang pria memakan kepompong serangga saat perayaan etnik Hani di Mojiang, Propinsi Yunnan, 21 Juni 2015. Para etnik Hani terbiasa mengkonsumsi serangga seperti kalajengking, jangkrik dan kepompong serangga. REUTERS/Wong Campion
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mengatasi masalah bagaimana memberi makan populasi penghuni bumi yang terus meningkat, Perserikatan Bangsa-Bangsa punya solusi yang sedikit aneh, paling tidak bagi warga Barat, yaitu memakan serangga.

Badan Pangan Dunia (FAO), organisasi yang berada di bawah PBB, mempertimbangkan entomophagy, yaitu praktek memakan serangga, sebagai cara untuk mengatasi kelaparan. Dalam laporan setebal lebih dari 200 halaman, FAO memberi penaksiran komprehensif tentang serangga dan potensinya sebagai sumber pangan bagi manusia dan ternak.

"Pada 2050, dunia akan dihuni oleh 9 miliar orang. Untuk mendukung sekian banyak orang, produksi pangan yang diperlukan hampir dua kali lipat," demikian bunyi laporan tentang prospek serangga untuk ketahanan pangan dan makanan itu. "Kita harus menemukan cara baru untuk menghasilkan makanan."

Louis Sorkin, ahli entomologi di American Museum of Natural History di New York City, sekaligus pendukung praktek memakan serangga, menyatakan entomophagy telah mencapai momentum selama bertahun-tahun. Laporan FAO dan sejumlah buku yang dipublikasikan dalam 20 tahun terakhir, yang menampilkan foto dan resep memasak serangga, kata Sorkin, adalah bagian dari penerimaan praktik memakan serangga.

"Warga yang tinggal di belahan Barat juga harus memakannya," kata Sorkin, seperti dikutip laman Live Science.

Meski banyak orang Barat mungkin menganggap ide itu menjijikkan, FAO memperkirakan, serangga telah menjadi menu makanan tradisional bagi dua miliar orang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Larva dari pohon sagu adalah penganan lezat bagi orang yang tinggal di wilayah tropis, begitu pula cacing mopane di selatan Afrika; larva wasp jaket kuning di Jepang; dan belalang chapulines di Oaxaca, Meksiko.

Kumbang dan larvanya adalah kelompok serangga yang paling banyak dikonsumsi. "Saya paling menyukai belatung kumbang. Mereka lebih lunak," kata Sorkin. "Mereka belum memiliki kerangka luar dan lebih punya rasa."

Serangga juga menawarkan manfaat lingkungan karena mereka dapat mengubah makanan menjadi massa tubuh jauh lebih efisien daripada ternak. Berbeda dengan ayam, babi, dan sapi, serangga bukan hewan berdarah panas sehingga tak perlu mengeluarkan energi agar tetap hangat.

LIVE SCIENCE | AMRI MAHBUB

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menlu Retno Ajak ASEAN Berkomitmen Jaga Kawasan Bebas Senjata Nuklir

6 jam lalu

Presiden Jokowi (kanan) bersama Menlu Retno Marsudi saat melepas bantuan kemanusiaan untuk Papua Nugini dan Afganistan melalui Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024. Indonesia juga mengirimkan paket bantuan berupa obat-obatan, bantuan makanan tambahan ibu hamil balita, bantuan obat-obatan malaria, bantuan hygiene kit dan water purifier. TEMPO/Subekti.
Menlu Retno Ajak ASEAN Berkomitmen Jaga Kawasan Bebas Senjata Nuklir

Menlu Retno memperingatkan bahwa ancaman senjata nuklir semakin meningkat akibat keluarnya beberapa negara dari perjanjian-perjanjian penting nuklir.


Protes Pidato Netanyahu, 400 Demonstran Yahudi Kepung Kongres AS

7 jam lalu

Pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion berdemonstrasi menentang keberangkatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, di mana ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden dan berpidato di depan Kongres, di tengah konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung, di Lod, Israel, Juli  21, 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Protes Pidato Netanyahu, 400 Demonstran Yahudi Kepung Kongres AS

400 demonstran Yahudi berkumpul dan menolak meninggalkan gedung Kongres AS memprotes rencana pidato PM Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS


200 Aktivis Yahudi Ditangkap, Protes Dukungan Senjata AS ke Israel

13 jam lalu

Warga Yahudi Ortodoks menggelar aksi dukungan terhadap Palestina di Brooklyn, New York, AS, 15 Mei 2021. Tak hanya di Amerika, kelompok Yahudi Ortodoks di London, Inggris pun turut mendukung Palestina dan mengecam tindakan Israel. REUTERS/Rashid Umar Abbasi
200 Aktivis Yahudi Ditangkap, Protes Dukungan Senjata AS ke Israel

Sebanyak 200 orang aktivis Yahudi ditangkap polisi Amerika Serikat sehari sebelum kedatangan PM Israel Benjamin Netanyahu.


Inilah 10 Negara dengan Populasi Terbanyak di Dunia 2024

14 jam lalu

Negara terbesar di dunia berdasarkan jumlah populasi, India. Foto: Canva
Inilah 10 Negara dengan Populasi Terbanyak di Dunia 2024

Berikut daftar negara dengan populasi terbanyak di dunia pada 2024 versi World Population by Country.


21 Juli 2024 Tercatat sebagai Hari Terpanas dalam Sejarah Dunia

17 jam lalu

Warga menggunakan payung di bawah sengatan matahari di Tokyo, Jepang, 9 Juli 2024. Jepang diterjang gelombang panas dengan cakupan lebih luas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Suhu mencapai rekor tertinggi mendekati 40 derajat celsius, terjadi pada Senin (8/7/2024), di Tokyo dan di wilayah selatan Wakayama. REUTERS/Issei Kato
21 Juli 2024 Tercatat sebagai Hari Terpanas dalam Sejarah Dunia

Minggu 21 Juli 2024 menjadi hari terpanas yang pernah tercatat secara global


Boeing AS dan Antonov Ukraina Sepakati Kerja Sama Pertahanan

1 hari lalu

Private Jet Villa yang dibuat dari pesawat Boeing 737 bekas di Uluwatu, Bali (privatejetvilla.com)
Boeing AS dan Antonov Ukraina Sepakati Kerja Sama Pertahanan

Perusahaan kedirgantaraan Amerika Serikat Boeing dan perusahaan manufaktur pesawat terbang milik negara Ukraina, Antonov, teken kerja sama pertahanan


Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

1 hari lalu

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion memegang poster dengan 120 foto sandera Hamas, saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang keberangkatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, di Lod, Israel, 21 Juli 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

Pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada yang baru dalam sikap Netanyahu.


Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

1 hari lalu

Haneen, saudara perempuan Mohammad Shehada yang tewas dalam serangan udara Israel, mencium senapannya saat pemakaman empat warga Palestina di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

Ini adalah pertama kalinya Jepang memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap pemukim Israel.


Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

2 hari lalu

Presiden AS Joe Biden telah menunjukkan dukungan yang teguh terhadap keamanan Israel selama lebih dari setengah abad dalam kehidupan publik. Dalam foto ini, Biden menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat ia mengunjungi Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

Netanyahu menyatakan Israel dan AS tetap merupakan sekutu tak peduli siapa pun presiden yang terpilih nanti.


Kaspersky Hentikan Penjualan Antivirus dan Mulai Mengurangi Operasi di AS

2 hari lalu

Logo Kaspersky di meja penerima tamu di kantor Kaspersky, Kaspersky merupakan salah satu pembuat anti virus paling terkenal di dunia. Moskow, 9 Desember 2014. GETTY.
Kaspersky Hentikan Penjualan Antivirus dan Mulai Mengurangi Operasi di AS

Mulai 30 September 2024, Kaspersky dilarang untuk menyediakan pembaruan tanda tangan antivirus dan pembaruan basis kode kepada konsumen dan bisnis AS.