Gadis Kecil Ini Ungkapkan Keinginannya untuk Kerja di Google  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sundar Pichai. REUTERS

    Sundar Pichai. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Chloe Bridgewater baru berusia tujuh tahun, namun dia memiliki semangat bekerja yang luar biasa. Gadis kecil tersebut baru-baru ini menulis sebuah surat pendek untuk Google, yang mengungkapkan keinginannya untuk bekerja di sana suatu hari nanti.

    Hal itu membuat CEO Google Sundar Pichai terkesan. Dia kemudian memutuskan untuk membalas surat tersebut secara pribadi.

    Chloe menulis surat yang menyentuh untuk memberitahu bos Google tentang ambisinya untuk bekerja di perusahaan tersebut.

    Selain minatnya dalam komputer, Chole juga menyatakan keinginannya untuk bekerja di pabrik cokelat dan berenang di Olimpiade.

    Dalam suratnya, Chloe juga mengaku bahwa surat tersebut merupakan surat kedua yang pernah dia tulis setelah surat untuk ayahnya pada hari Natal.

    Bos Google membalas surat Chloe dengan sangat inspiratif. Pichai memuji Chloe atas minatnya yang besar di komputer dan teknologi, dan dia juga mendorong Chloe untuk tetap mengejar mimpinya dengan keteguhan hati yang sama seperti saat dia menulis surat tersebut.

    "Menurut saya jika kamu terus bekerja keras dan mengikuti impian kamu, kamu dapat mencapai segala sesuatu yang kamu  pikirkan -- mulai dari bekerja di Google sampai berenang di Olimpiade," tulis Pichai dalam surat balasannya.

    "Saya berharap menerima lamaran kerja kamu saat kami selesai sekolah! :)"

    Dikutip dar laman The Next Web, ayah Chloe mengatakan, "Kami terkesima, tapi saya tidak berpikir Chloe bisa memahami reaksi besar yang dia dapat setelah mengirim surat tersebut."

    "Dia punya semangat kewirausahaan yang besar. Sejak bersekolah, dalam laporan sekolah dia selalu disebut cerdas, pekerja keras dan santun," tambah dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.