Google Tambahkan Game Klasik Snake di Aplikasi Google Maps

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google tambahkan game klasik Snake di aplikasi Google Maps. Kredit: Mashable

    Google tambahkan game klasik Snake di aplikasi Google Maps. Kredit: Mashable

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah lelucon dan kebohongan pada April Mop atau dikenal April Fools Day yang diperingati setiap 1 April, Google telah menambahkan game klasik Snake ke dalam aplikasi Google Maps

    Baca: Google Uji Fitur Navigasi Google Maps AR
    Baca: Begini Cara Google Maps dan Waze Hitung Waktu Perjalanan
    Baca: Google Maps iOS dan Android Punya 2 Fitur Baru untuk Pengendara

    Dikutip laman Mashable, Senin, 1 April 2019, pengguna Google Maps sekarang dapat memainkan game klasik Snake di aplikasi Google Maps, hanya dengan menekan tombol menu kiri atas di aplikasi, dan memilih opsi untuk bermain. Jika opsi tidak muncul, coba tutup dan buka kembali aplikasi Google Maps.

    Setelah pengguna berada di dalam permainan, pengguna dapat memilih di antara berbagai kota yang ingin dimainkan, termasuk Kairo, London, San Francisco, Sao Paulo, Sydney, dan Tokyo. Dengan sentuhan rapih dalam game, setiap kota memiliki ular yang diwarnai seperti kereta dari lokasi tertentu.

    Kecuali San Francisco, yang merupakan trem kereta khusus dalam kota, yang berbeda sendiri dan tujuan berbentuk seperti tujuan wisata terkenal. Gane Snake tersedia di aplikasi dengan sistem operasi iOS dan Android.

    Namun, jika pengguna tidak dapat mengaksesnya, maka dapat membukanya di browser. Melalui laman blognya, Google menjelaskan bahwa game akan tersedia selama seminggu di aplikasi, tapi versi browser akan tersedia lebih lama setelah April Mop.

    Simak kabar terbaru tentang game klasik Snake di aplikasi Google Maps hanya di kanal Tekno Tempo.co

    MASHABLE | GOOGLE BLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.