3 Survei Unggulkan Prabowo, Rektor UKRI: Nyelenehnya di Situ

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediaman Kertangegara, Jakarta, 18 April 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediaman Kertangegara, Jakarta, 18 April 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Bandung- Lembaga Afiliasi Penelitian Ilmu dan Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Bandung membuat tiga survei berbeda metode terkait Pemilihan Presiden 2019. Hasilnya, semua survei itu mengunggulkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan angka 60-an persen.

    “Kita harus jujur, apa adanya hasilnya begitu. Yang mengagetkan justru itu, nyelenehnya di situ,” kata Rektor UKRI Boyke Setiawan kepada Tempo. 

    Dicemooh, Rektor UKRI Pembuat Survei Prabowo Menang Ini Santai

    Survei perdana berupa jajak pendapat elektabilitas berlangsung 1-12 April 2019 dengan metode random sampling melibatkan responden sebanyak 10.252 orang di sejumlah daerah. Hasilnya Prabowo-Sandiaga meraih 63,2 persen.

    Survei kedua dengan metode exit poll pada hari pencoblosan dengan melibatkan 2.200 orang responden di 700 tempat pemungutan suara (TPS).

    Menurut Boyke, sistem kerjanya dia sebut “snowball”. “Relawan” Prabowo-Sandiaga bertanya kepada 2.200 warga dengan memperlihatkan pilihan calon presiden dan calon wakil presiden di layar telepon. Pemilih diminta mengetuk gambar jagoannya di layar.

    Hasilnya suara pasangan calon nomor dua itu naik jadi 66,4 persen.

    Survei pamungkas dengan menggunakan setoran data hasil foto formulir C1 plano kiriman relawan. Jumlahnya 8.420 data yang proses penghitungannya dimulai 17-24 April 2019. Hasil survei yang disebutnya bermetode multistage range itu 62,20 persen untuk Prabowo-Sandiaga.

    “Margin of error 2,46 persen, tingkat kepercayaan 95 persen,” ujar Direktur Lapitek UKRI Rochmanijar Setiyadi, 25 April 2019.

    Menurutnya, landasan awal survei ini penelitian dari dosen. Momen Pemilihan Presiden dinilai menarik untuk diteliti. Lapitek mengkoordinir para dosen yang terlibat penelitian. “Di ujung kita lihat hasilnya mau berakhir di rak buku atau publish. Kita sepakat dengan Pak Rektor untuk dipublikasikan,” katanya.

    Tim UKRI berharap ada respon dari masyarakat dan hasilnya dinilai menarik. “Kalau sistem kita mau diforensik atau diaudit kami nggak keberatan,” ujarnya.

    Lapitek UKRI tidak mempersoalkan perbedaan hasil survei dengan lembaga lain. ”Kalau ada beda mungkin ada hal-hal yang tidak kami ketahui, tapi data yang kami dapat bisa kami pertanggungjawabkan, kami terbuka untuk dikritik,” ujar Rochmanijar.

    Hasil Pilpres 2019, yang diikuti oleh pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi akan diumumkan KPU pada 22 Mei 2019.

    KETERANGAN

    Berita ini mengalami penambahan data pada Selasa, 30 April 2019 pukul 19.55 berupa metode survei yang digunakan Lapitek dalam melakukan survei.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utang BUMN Sektor Industri Melonjak, Waskita Karya Paling Besar

    Sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan utang yang signifikan. Waskita Karya menanggung utang paling besar.