Sony dan Microsoft Kerja Sama Kembangkan Game

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berjalan di lorong antara stand Microsoft dan Sony pada ajang Electronic Entertainment Expo di Los Angeles (10/6). AP/Jae C. Hong

    Pengunjung berjalan di lorong antara stand Microsoft dan Sony pada ajang Electronic Entertainment Expo di Los Angeles (10/6). AP/Jae C. Hong

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen PlayStation dan X-Box  akan bermitra. Bukan untuk membuat mesin game baru, tapi Sony Corp. akan menggunakan platform komputasi awan Azure milik Microsoft Corp. untuk menyediakan layanan streaming game dan media.

    Kerja sama tersebut adalah bagian dari kemitraan strategis antara dua produsen konsol game terbesar dunia tersebut. Microsoft adalah produsen X-Box, sedangkan Sony adalah pemilik platform game PlayStation.

    “Selama bertahun-tahun, Microsoft adalah mitra bisnis kunci kami, meskipun di beberapa area kami berkompetisi. Saya percaya rencana kami untuk bersama-sama mengembangkan solusi komputasi awan bisa membuat teknologi layanan konten interaktif maju pesat,” kata CEO Sony Kenichiro Yoshida seperti dikutip Reuters, Jumat, 17 Mei 2019.

    Dalam kemitraan strategis antara Sony dan Microsoft, kedua perusahaan akan berkolaborasi dalam layanan streaming game dan konten ke konsumen serta menawarkan para kreator game perangkat pengembangan baru.

    Keputusan bekerja sama dengan Microsoft diambil oleh Sony mendekati siklus hidup konsol Sony PlayStation 4. Sony diperkirakan akan meluncurkan generasi terbaru PlayStation pada 2020.

    Bagi Microsoft, kemitraan tersebut berpotensi mendongkrak kinerja bisnis layanan komputasi awan Azure dalam kompetisi melawan Amazon Web Services milik Amazon.com. Azure saat ini adalah salah satu bisnis utama Microsoft yang bulan lalu berhasil menembus valuasi pasar US$1 triliun.

    Amazon sendiri mulai melebarkan sayap ke pasar game. Perusahaan yang dipimpin oleh Jeff Bezos tersebut tahun lalu menawarkan perangkat pengembangan baru kepada kreator. Amazon juga telah menggelontorkan US$1 miliar untuk mengakuisisi Twitch, platform streaming video yang menyerupai YouTube, tempat pemain game menyiarkan dan menonton aksi mereka di dunia game.

    Selain itu, Microsoft dan Sony akan bekerja sama mengembangkan sensor citra baru menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) milik Microsoft. Sony adalah pemasok utama cip kamera untuk smartphone dan perangkat pintar lain.

    Kamera pintar saat ini digunakan untuk mendeteksi cacat dengan akurat di lini produksi manufaktur. Sony dan Microsoft berencana mengembangkan teknologi kamera pintar untuk produk konsumer.

    Teknologi kecerdasan buatan Microsoft adalah pesaing utama teknologi serupa milik Google. Namun tak seperti Google, Microsoft tidak memiliki banyak opsi produk konsumer sebagai sasaran aplikasi. Di sisi lain, Sony memiliki beragam komponen produk konsumer termasuk komponen untuk ponsel dan televisi.

    “Sony selama ini adalah pemimpin dalam bidang teknologi dan hiburan. Kolaborasi yang diumumkan hari ini akan bertumpu pada sejarah inovasi tersebut,” kata CEO Microsoft Satya Nadella.

    Berita lain tentang Playstation dan X-Box bisa Anda simak di Tempo.co.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.