Shopee Hadirkan Shopee Live, Jualan Online Melalui Live Streaming

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • shopee.co.id

    shopee.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Platform jual beli online, Shopee, meningkatkan layanan mereka dengan menghadirkan fitur baru bernama Shopee Live. Fitur ini memungkinkan pedagang menjual produknya melalui siaran langsung di dalam platform.

    Dilansir dari Business Insider, fitur tersebut diluncurkan oleh perusahaan pada Kamis (6 Juni 2019) yang dioptimalkan untuk seluler. Fitur tersebut ditujukan untuk menghilangkan kerumitan dari banyaknya pertanyaan tentang berbagai produk secara individual.

    Melalui fitur streaming itu, seluruh penjual yang mencakup merek resmi, usaha kecil dan menengah serta pelaku usaha mikro akan dapat langsung terlibat dan berinteraksi dengan pelanggan mereka.

    Penjual dapat melakukan demonstrasi produk langsung dan ulasan singkat. Sementara itu, para pelanggan dapat mengajukan pertanyaan melalui fungsi fitur obrolan selama siaran langsung untuk mendapatkan jawaban dari penjualan secara real time.

    Pengguna juga dapat membeli barang-barang dari penjual melalui menu yang ada di dalam fitur Shopee Live tanpa harus meninggalkan siaran langsung tersebut. Kelebihan lainnya adalah bahwa semua streaming yang telah berakhir dapat diputar ulang dan terdapat pula fitur Coming Soon untuk siaran yang akan datang.

    Menurut klaim dari perusahaan, penjual dan merek yang menguji fitur terbaru dari Shopee Live sebelum peluncuran resminya telah mendapatkan hasil yang positif, dengan peningkatan penjualan hingga 75%.

    “Orang Singapura mencari lebih dari sekadar pengalaman berbelanja transaksional, mereka menuntut lebih banyak hiburan dan keterlibatan,” kata Chief Commercial Officer Shopee Zhou Junjie dalam sebuah pernyataan.

    Adapun, pada Desember tahun lalu, pesaingnya di industri dagang elektronik yakni Lazada terlebih dahulu meluncurkan fitur belanja langsung di aplikasi selulernya dengan fungsi serupa di mana penjual dan pembeli dapat berinteraksi secara langsung di waktu yang sama.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.