Jaringan 5G Indonesia, Telkomsel: Banyak Hal Harus Dipersiapkan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi 5G. REUTERS

    Ilustrasi 5G. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -  PT  Telkomsel bersiap mengembangkan jaringan 5G di Indonesia, kata Direktur Network Telkomsel Iskriono Windiarjanto.

    Baca: Jaringan 5G Diklaim Berisiko Merusak Otak dan Kesuburan?

    Sebelumnya, Telkomsel memperkenalkan teknologi 5G ini saat Asian Games 2018 lalu. Menurut Iskriono, adopsi 5G di Indonesia masih banyak yang harus dipersiapkan seperti kesiapan perangkat untuk membangun ekosistem 5G, termasuk alokasi spektrum yang saat ini sedang dikaji lebih lanjut oleh pemerintah. 

    "Untuk IoT (Internet of Things) dengan 5G di Indonesia juga masih banyak yang harus dipersiapkan," kata Iskriono dalam rilis yang diterima Bisnis, Sabtu, 15 Juni 2019. 

    Iskriono melihat teknologi 5G membutuhkan alokasi spektrum yang cukup signifikan. Pemerintah harus menyediakan sejumlah 80-100 MHz spektrum secara kontinyu bagi setiap operator di band utama (seperti 3,5 GHz), dan sekitar 1 GHz bagi setiap operator di band millimeter wave (seperti spectrum di atas 24 GHz). 

    3GPP sebagai organisasi standarisasi industri telekomunikasi internasional juga sedang mempersiapkan proposal atas standarisasi dari 5G NR (New Radio).

    “Selanjutnya untuk tahapan komersialisasi 5G, tentunya Telkomsel menunggu izin dari pemerintah untuk membuka spektrumnya. Sedangkan kesiapan dalam hal kerja sama, kami belum menunjuk mitra jaringan untuk penggelaran 5G nasional,” ucap Iskriono.

    Berita lain tentang jaringan 5G, bisa Anda simak di Tempo.co

    BISNIS.COM

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.