Arkeolog Temukan Terowongan Harta Karun Ksatria Templar di Israel

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi terowongan di bawah kota Acre, Sirael, tempat Ksatria Acre diduga melewatinya untuk membawa harta karun dalam Perang Salib 800 tahun lalu. (dok. National Geographic)

    Lokasi terowongan di bawah kota Acre, Sirael, tempat Ksatria Acre diduga melewatinya untuk membawa harta karun dalam Perang Salib 800 tahun lalu. (dok. National Geographic)

    TEMPO.CO, Jakarta - Arkeolog Israel menemukan terowongan harta karun berusia 800 tahun yang dibangun oleh para pejuang Ksatria Templar  atau Prajurit-Prajurit Miskin dan Kuil Sulaiman. Sisa-sisa markas tentara juga ditemukan di kota kuno Acre, di pantai Israel.

    Albert Lin, seorang arkeolog Amerika, memimpin pencarian dan khusus datang ke Israel untuk mencari Ksatria Templar. Para prajurit ini sudah seperti legenda, begitu pula emas mereka.

    "Ini adalah mimpi masa kecil. Saya di sini untuk menemukan mereka," ujar Lin, dikutip Daily Mail, Rabu, 23 Oktober 2019. "Selama Perang Salib para Ksatria Templar bertempur demi Tuhan, emas dan kemuliaan. Di suatu tempat di kota Acre modern terletak pusat komando mereka, dan mungkin harta mereka."

    Ksatria Templar adalah ordo religius ksatria, sekelompok biksu prajurit, dibentuk untuk melindungi peziarah Kristen di Tanah Suci dari perampokan Saracen. Mereka menjadi mapan di Inggris pada abad ke-12, mengumpulkan uang untuk Perang Salib, dan secara resmi dibubarkan beberapa ratus tahun kemudian. 

    Dengan menggunakan teknologi LiDAR, Lin dan tim National Geographic memindai area di pelabuhan Acre, di mana mereka menemukan benteng The Knights Templar yang digunakan dalam Perang Salib Ketiga - sekarang menjadi tempat parkir mobil.

    Pemindaian LiDAR dapat dilakukan dengan drone atau helikopter dan bekerja dengan menghitung jarak ke tanah untuk membangun model 3D. Ini sering mengungkapkan struktur yang telah disembunyikan oleh metropolis atau hutan modern.

    Pemindaian yang dilakukan oleh para arkeolog National Geographic menemukan baik rumah jaga dan serangkaian terowongan. Menggunakan aplikasi realitas virtual, tim menunjukkan bagaimana pemandangan terlihat 800 tahun lalu dengan benteng yang luas direkonstruksi dengan garis besar yang menjulang di atas di pantai. 

    Penemuan terowongan akan membantu para arkeolog mengumpulkan bukti gerakan Ksatria Templar karena dikabarkan mereka mengangkut emas dari pelabuhan ke menara harta melalui terowongan. Banyak misteri seputar kematian Ksatria Templar dan apa yang menjadi harta mereka ketika kelompok itu bubar.   

    "Saya percaya benteng atau menara harta karun bisa menjadi lokasi terakhir dari emas Templar. Terowongan tersembunyi Templar berliku di bawah jalan," ujar Lin. "Mereka diam-diam mengangkut emas ke benteng Acre."

    DAILY MAIL | NATIONAL GEOGRAPHIC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.