Pria dan 2 Anjingnya Temukan Fosil Ichthyosaurus 65 Juta Tahun

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Ichthyosaurus. Kredit: John Sibbick/Science Photo Library

    Ilustrasi Ichthyosaurus. Kredit: John Sibbick/Science Photo Library

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pejalan kaki, Jon Gopsill, 54 tahun, bersama dua anjingnya menemukan kerangka fosil makhluk laut diduga ichthyosaurus berusia 65 juta tahun di sebuah pantai di Somerset, Inggris. Kerangka tersebut ditemukan berkat penciuman tajam anjing-anjingnya.

    Gopsill sedang berjalan dengan dua binatang peliharaannya di pantai Stolford, Somerset pada Sabtu. Kedua anjingnya mengendus tulang yang ternyata merupakan bagian dari fosil yang panjangnya 5,5 kaki (1,7 meter), yang terkena badai baru-baru ini.

    Gopsill yang juga seorang arkeolog amatir, percaya bahwa fosil tersebut berasal dari masa prasejarah makhluk laut seperti lumba-lumba yang dikenal sebagai ichthyosaurus yang hidup selama periode Jurassic.

    "Saya sering pergi ke pantai berjalan dengan anjing-anjing saya dan ketika air pasang turun, kami pergi ke bebatuan karena mereka suka bermain di sana," kata Gopsill, seperti dikutip Daily Mail, Senin, 16 Desember 2019. "Kami berada di pantai ketika saya melihat benda ini dan berpikir apa itu? Jadi saya sedikit lebih dekat dan berpikir wow."

    Dia menyadari bahwa itu luar biasa, barang-barang berkualitas museum. Begitu melihatnya, dia tahu telah menemukan sesuatu yang istimewa. Gopsill juga langsung berfikir bahwa jelas itu merupakan fosil makhluk laut, yang kemungkinan ichthyosaurus.

    Tampaknnya anjing Gopsill, Poppy dan Sam, mewarisi antusiasmenya untuk berburu fosil. "Aku hanya terpesona melihatnya di sana. Sungguh luar biasa bahwa ia bertahan untuk waktu yang lama dan sekarang hanya ada untuk dilihat semua orang," tutur Gopsill.

    Keesokan harinya Gopsill kembali berjalan-jalan dengan salah satu anaknya, dan lagi-lagi menemukan batu yang ternyata juga fosil. Dia merasa tidak bisa mempercayainya dan takjub, dia sudah mengajari anaknya mengenai fosil, tapi tidak berharap dia membawakanku fosil.

    "Istri saya bilang itu hanya keberuntungan, saya pikir cuaca badai telah menyapu banyak lumpur sehingga bebatuan sedikit lebih terbuka," tambah Gopsill.

    Dengan batu Jurassic dan Triassic-nya sendiri, teluk utara Somerset Barat adalah hotspot yang dikenal untuk menemukan fosil, termasuk kota Watchet dan Kilve. Tahun lalu, tulang dari rahang bawah ichthyosaurur 85 kaki (25,9 meter) raksasa ditemukan di desa Somerset Lilstock, yang berasal dari periode Trias Akhir, sekitar 235 hingga 200 juta tahun lalu.

    Ichthyosaurus bukanlah dinosaurus, tapi sekelompok besar reptil laut yang paling berlimpah selama periode geologi Jurassic dan menghilang selama periode Cretaceous, sekitar 145 hingga 66 juta tahun lalu. Ichthyosaurus memiliki panjang rata-rata sekitar 6 - 13 kaki (1,8 - 3,9 meter) dan mirip dengan lumba-lumba masa kini.

    Gopsill, bekerja sebagai perawat psikiatris, telah melaporkan temuannya ke Somerset Heritage serta Museum Sejarah Alam. Kurator di departemen Ilmu Bumi di Museum Sejarah Alam, Mike Day, mengkonfirmasi bahwa kerangka itu kemungkinan milik ichthyosaurus.

    "Melihat spesimen ini, berdasarkan jumlah tulang, tidak adanya korset panggul, serta bagian belakang yang khas, ini kemungkinan merupakan sisa-sisa ichthyosaurus," kata Day. "Namun, tidak mungkin untuk mengidentifikasi jenis ichthyosaurus yang tepat dari gambar-gambar ini saja."

    DAILY MAIL | MARITIME HERALD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips untuk Membersihkan Rumah Saat COVID-19

    Kebersihan rumah menjadi salah satu hal yang penting saat pandemi COVID-19.