Misteri Asap Putih di Jalan Cipaganti Bandung Terungkap

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muncul asap putih misterius di Jalan Cipaganti Bandung pada Senin siang, 13 Januari 2020. Kredit: Istimewa

    Muncul asap putih misterius di Jalan Cipaganti Bandung pada Senin siang, 13 Januari 2020. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Bandung - Pemerintah Kota Bandung membongkar misteri kemunculan asap putih secara tiba-tiba di Jalan Cipaganti, Kota Bandung. “Penyebabnya cat pelapis jalan yang kemungkinan terbakar oleh panas sinar matahari,” kata Muhammad Muharam, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Cibeunying Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020.

    Cat pelapis jalan berwarna hitam itu dipulas oleh instansi lain terkait ruang bagi pengendara sepeda motor yang berwarna merah. Menurut Muharam, petugas Dinas Pekerjaan Umum kemarin telah membongkar jalan yang dilapis cat itu kemudian menambalnya lagi dengan hotmix. “Setelah itu tidak ada lagi asap keluar,” ujarnya.

    Sebelumnya Jalan Cipaganti dilaporkan secara tiba-tiba mengeluarkan asap putih. Kejadian itu berlangsung Senin siang, 13 Januari 2020 sekitar pukul 12.00 WIB. “Petugas gabungan datang memeriksa,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana pada Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Sihar Pandapotan Sitinjak.

    Selain foto beredar pula video kepulan asap itu dari jalan. Terlihat ada dua titik yang mengebulkan asap putih tebal. Lokasinya berada di permukaan badan jalan sisi kiri di persimpangan Jalan Cipaganti-Pasteur dekat jembatan layang atau fly over Pasteur-Surapati, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

    Menurut saksi pelapor Risa, selain terlihat kepulan asap sempat terdengar suara letupan dari bawah aspal. Bau asapnya, menurut petugas Dinas Perhubungan yang sedang bertugas di sekitar lokasi, menyengat seperti kabel terbakar.

    Pada saat pengecekan oleh petugas, asap kembali keluar dari aspal. Petugas mencium pula bau seperti kabel yang terbakar. Dinas langsung berkoordinasi dengan PLN rayon terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. Menurut petugas PLN, diperkirakan ada kabel milik Telkom yang terbakar. Alasannya, jika itu kabel milik PLN, maka jaringan listrik akan terjadi gangguan.

    Menurut Muharam, soal bau seperti kabel terbakar kemungkinan dari cat jalan yang terbakar panas matahari. “Cat hitam itu mengandung karet, kalau cat yang merah mengandung plastik,” ujarnya. Dari kejadian itu, Dinas Pekerjaan Umum kata Muharam perlu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Dia pun meminta masyarakat tetap tenang.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.