IDI Minta 238 WNI asal Wuhan di Natuna Dibebaskan Pulang Jika ...

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa 4 Februari 2020. Menurut data Kementerian Kesehatan bahwa 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus Corona bahwa kesehatannya dalam keadaan baik dan sehat, tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 283 WNI asal Wuhan, Cina, yang menjalani karantina di Natuna, Kepulauan Riau, sejak 2 Februari 2020 seluruhnya akan akan dikembalikan ke keluarga masing-masing. Itu dilakukan setelah mereka dipastikan tetap sehat melewati 14 hari masa inkubasi virus corona.

Penjelasan itu disampaikan Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M. Faqih, usai peluncuran inisiatif proaktif antisipasi COVID-19 di Jakarta, Kamis 13 Februari 2020. Dia menerangkan, masa inkubasi adalah masa di mana seseorang terinfeksi pertama sampai timbul sakit.

“Kalau dalam rentang inkubasi itu tidak timbul sakit berarti dia tidak sakit, semasa observasi harus diyakinkan itu," katanya sambil menambahkan, "Kalau yakin, dalam masa observasi itu tidak ada yang sakit, atas nama hak asasi manusia, saudara-saudara kita itu ya dikembalikan ke keluarga.” 

Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 2 Februari 2020. Sebanyak 238 orang WNI dari Wuhan, tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natuna untuk menjalani observasi selama kurang lebih dua minggu guna memastikan kesehatannya dan terbebas dari virus corona. ANTARA

Faqih mengatakan, observasi atau karantina sudah menjadi prosedur yang benar dan direkomendasikan WHO. Jika selama observasi ada yang menunjukkan gejala sakit, orang itu akan dipindahkan ke ruang isolasi untuk pemantauan lebih ketat. “Akan diperiksa swap tenggorokan untuk memastikannya. Kalau ternyata negatif ya berarti itu sudah cukup, dia tidak sakit itu,” ujar dia.

Sebelumnya, peneliti senior di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman David H. Muljono mengusulkan beberapa orang yang sedang menjalani karantina itu harus diambil spesimennya untuk selanjutnya diteliti. Dia juga merekomendasikan bahwa hasil positif atau negatif virus COVID-19 nantinya perlu dikonfirmasi silang antara dua laboratorium yang berbeda.






Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

2 jam lalu

Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

Calon penumpang di Stasiun Sukabumi itu marah karena ditolak naik KA Pangrango karena belum vaksin. Merusak kaca loket dan melukai seorang petugas.


Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

12 jam lalu

Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

Festival Musik Djakarta Warehouse Project atau DWP bakal digelar hari ini, 9 Desember 2022. Polisi telah menyiapkan pengamanan dengan mengacu pada SOP


Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

1 hari lalu

Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

Twitter secara diam-diam berhenti memberlakukan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan.


Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

1 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

Vaksin booster kedua untuk menekan penularan COVID-19 khususnya bagi masyarakat pemilik penyakit penyerta.


Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

1 hari lalu

Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

MERS adalah satu dari delapan risiko infeksi potensial yang secara teoritis dapat muncul selama Piala Dunia Qatar 2022.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

1 hari lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

1 hari lalu

Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya menyiapkan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di 14 titik Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.


Banjir Beras di Atas Kertas

1 hari lalu

Banjir Beras di Atas Kertas

Polemik data beras kian meruncing.


Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

2 hari lalu

Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

Kepala delegasi Kepulauan Cook mengapresiasi etos kerja tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara Pasifik itu


Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

2 hari lalu

Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

China berencana melonggarkan kebijakan Covid. Sebelum diterapkan warga Beijing antre demi obat flu dan demam.