Dapat Donasi Rp 2,5 Miliar, UI Siap Salurkan 100 Ventilator Lagi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Tim Ventilator UI, Basari, bersama produk ventilator transport COVENT-20. Sebanyak dua unit alat bantu pernapasan yang portabel itu diserahkan untuk digunakan sekaligus uji klinis di RSCM, Selasa 19 Mei 2020.   (ANTARA/Foto: Humas UI)

    Ketua Tim Ventilator UI, Basari, bersama produk ventilator transport COVENT-20. Sebanyak dua unit alat bantu pernapasan yang portabel itu diserahkan untuk digunakan sekaligus uji klinis di RSCM, Selasa 19 Mei 2020. (ANTARA/Foto: Humas UI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menerima bantuan dana senilai Rp 2,5 miliar untuk produksi dan distribusi 100 unit ventilator COVENT-20 untuk membantu penanganan wabah Covid-19. Dana diterima dari PT Adaro Energy Tbk (Adaro) melalui Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN).

    Sebanyak seratus ventilator COVENT-20 yang menjelma dari bantuan dana itu rencananya akan didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkannya. Diperkirakan, rumah sakit di seluruh Indonesia masih kekurangan lebih dari 2.000 unit ventilator. Sedang Tim Ventilator UI baru menyerahkan dua unit pertamanya sekaligus untuk uji klinis ke RSCM Jakarta Pusat pada 19 Mei lalu.

    "UI dan FTUI tengah membangun kolaborasi dalam pengembangan riset dan inovasi khususnya di bidang alat-alat kesehatan. Kerja sama dengan Adaro ini merupakan perwujudan sinergi antara universitas dan industri dalam mewujudkan hilirisasi riset yang berguna bagi Indonesia,” kata Dekan FTUI, Hendri D.S. Budiono, melalui keterangan tertulis, Jumat 29 Mei 2020.

    Dewan Pengawas YABN sekaligus Direktur Adaro M. Syah Indra Aman mengatakan, seluruh bangsa Indonesia harus bergerak cepat, saling membantu terutama dalam penyediaan alat kesehatan yang sangat diperlukan untuk penanganan Covid-19. Diakuinya, kebutuhan ventilator untuk rumah sakit di seluruh Indonesia cukup besar, dan pemerintah tidak bisa sendiri memenuhinya.

    "Kami sangat mengapresiasi inovasi dari generasi muda di UI yang menciptakan ventilator COVENT-20 yang berbiaya rendah namun memiliki keunggulan untuk mempercepat penanganan pasien maupun pasien dalam pengawasan Covid-19 di Indonesia," kata Indra.

    Terpisah, Sekretaris Universitas Indonesia, Agustin Kusumayanti, mengapresiasi bantuan Adaro dan mengundang kalangan lebih luas untuk berpartisipasi yang sama. “Ini adalah bentuk gotong royong anak bangsa di tengah pandemi COVID-19," katanya.  

    COVENT-20 memiliki keunggulan berupa ventilasi multimode Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) dan Continuous Mandatory Ventilation (CMV). Keunggulan lainnya adalah biaya produksi yang lebih hemat, compact, portable, hemat energi, serta mudah dioperasikan. Tim Ventilator UI merupakan kolaborasi dari para peneliti FTUI, Fakultas Kedokteran UI (FKUI), Rumah Sakit UI, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta Jurusan Teknik Elektromedik dan RSUP Persahabatan Jakarta.

    Sesuai komitmen FTUI, Ventilator COVENT-20 tidak diperjualbelikan secara komersil. Pengadaan dan distribusi ventilator ini dilakukan melalui penggalangan donasi yang dikoordinasikan dibawah Ikatan Alumni FTUI. Selain donasi pribadi maupun kelompok dari para alumni UI, beberapa perusahaan lain juga telah berkomitmen untuk menyumbangkan sejumlah ventilator COVENT-20 kepada rumah sakit di seluruh Indonesia. Penyaluran ditentukan berdasarkan tingkat urgensi dan utilitas, serta rekomendasi donatur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.