Penelitian Google Dukung Bahasa Isyarat dalam Panggilan Video

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi aplikasi panggilan video Google Duo (duo.google.com)

    Ilustrasi aplikasi panggilan video Google Duo (duo.google.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian terbaru dari Google kini memungkinkan bahasa isyarat dideteksi dalam panggilan video.

    Google mengembangkan mesin pendeteksi bahasa isyarat secara seketika yang dapat mengetahui kapan seseorang mulai dengan bahasa isyarat dan kapan mereka selesai (tidak hanya mendeteksi suara).

    Sistem tersebut dimungkinkan dengan latensi yang sangat kecil, menurut laporan TechCrunch, dikutip Senin, 5 Oktober 2020. Latensi berpengaruh besar untuk deteksi bahasa isyarat agar video tidak tertunda atau kualitasnya terdegradasi. Untuk itu, Google membuat sistem yang ringan dan dapat diandalkan.

    Sistem tersebut pertama-tama menjalankan video model yang dinamai PoseNet, yang dapat memperkirakan posisi tubuh dan anggota badan.

    Informasi visual yang disederhanakan ini (pada dasarnya dengan garis) dikirim ke sistem yang dilatih menggunakan data pose dari video orang dengan Bahasa Isyarat Jerman, dan membandingkan gambar langsung dengan tampilan garis yang dihasilkan dari gerakan.

    Proses sederhana ini sudah menghasilkan akurasi 80 persen dalam memprediksi apakah seseorang menggunakan bahasa isyarat atau tidak, dan dengan beberapa pengoptimalan tambahan mendapatkan akurasi hingga 91,5 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.