Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Kasus Covid-19 Jerman, Covid-19 Indonesia, Poco X3

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan orang memprotes pengetatan protokol Covid-19 di Kota Konstanz, Jerman Selatan. Sky News

    Ribuan orang memprotes pengetatan protokol Covid-19 di Kota Konstanz, Jerman Selatan. Sky News

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang Jerman mencatat rekor jumlah kasus baru Covid-19 pada Kamis, 15 Oktober 2020. Robert Koch Institute, institusi yang bertanggung jawab untuk pencegahan dan pengendalian penyakit menular di negara itu, melaporkan sebanyak 6.638 kasus infeksi baru pada hari itu--melampaui rekor 6.294 kasus pada 28 Maret lalu.

    Berita terpopuler selanjutnya tentang Indonesia menyalip Filipina dan kembali menjadi negara dengan jumlah penularan kasus positif Covid-19 terbesar di Asia Tenggara, Kamis 15 Oktober 2020. Indonesia pernah berada di posisi ini pada awal pandemi lalu tapi kemudian digeser oleh Filipina.

    Selain itu, setelah Apple dengan iPhone 12 dan Realme dengan Realme 7 Pro, giliran Xiaomi merilis Poco X3 NFC. Kalau dua yang pertama melakukannya pada Rabu, Xiaomi melakukannya pada Kamis malam, 15 Oktober 2020.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Total Kasus Covid-19 Buntuti Indonesia, Apa yang Terjadi di Jerman?

    Ribuan orang memprotes pengetatan protokol Covid-19 di Kota Konstanz, Jerman Selatan. Sky News

    Jerman mencatat rekor jumlah kasus baru Covid-19 pada Kamis, 15 Oktober 2020. Robert Koch Institute, institusi yang bertanggung jawab untuk pencegahan dan pengendalian penyakit menular di negara itu, melaporkan sebanyak 6.638 kasus infeksi baru pada hari itu--melampaui rekor 6.294 kasus pada 28 Maret lalu.

    Bersama rekor baru itu, Jerman juga menambah angka kematian sebanyak 33 kasus. Total, per hari yang sama, penyakit infeksi virus corona 2019 alias Covid-19 telah menelan 9.710 korban jiwa di negara itu.

    Sedang total kasus positif Covid-19 sebesar 344.487 menempatkannya membayangi pergerakan Indonesia dan Filipina dalam peta penularan global. Ketiganya kini berada di urutan 18, 19 dan 20 peringkat negara dengan jumlah penularan terbesar di dunia.

    Di Eropa, total kasus infeksi positif maupun meninggal di Jerman relatif kecil. Tapi, laju kasus hariannya beberapa pekan terakhir telah mengantar negeri itu ke perkembangan yang belum pernah mereka lihat sejak awal pandemi di awal tahun.

    2. Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Indonesia Terburuk di Asia Tenggara

    Sebuah ambulans memasuki area RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Pada Rabu (16/9) pagi tadi, tidak ada antrean ambulans menuju pintu masuk Rumah Sakit Wisma Atlet. Hanya sesekali ambulans masuk ke rumah sakit melewati jalur satu itu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Indonesia menyalip Filipina dan kembali menjadi negara dengan jumlah penularan kasus positif Covid-19 terbesar di Asia Tenggara, Kamis 15 Oktober 2020. Indonesia pernah berada di posisi ini pada awal pandemi lalu tapi kemudian digeser oleh Filipina.

    Berdasarkan peta real-time penularan global yang disusun Johns Hopkins University, AS, total 349.160 kasus positif Covid-19 yang dilaporkan Satgas Penanggulangan Covid-19 per hari ini berada di atas Filipina yang melaporkan 348.968 kasus. Dalam peta itu, keduanya kini menempati urutan 18-19 negara penyumbang jumlah kasus terbesar secara global.

    Indonesia kini juga berada tepat di bawah Italia--negara di Eropa yang pernah menjadi yang terburuk mengalami dampak pandemi Covid-19. Pergerakan posisi itu berasal dari lonjakan 4.411 kasus baru yang dilaporkan siang tadi dari perkembangan 24 jam sebelumnya.

    Sedang di Filipina, jumlah kasus baru sebanyak 2.261. Dua hari lalu, negara ini juga berhasil mencatatkan angka kasus baru terendah sepanjang hampir sebulan terakhir yakni 1.990 kasus.

    3. Xiaomi Poco X3 NFC Harga Rp 3 Jutaan, Ada Fitur Premium

    Poco X3 NFC dari Xiaomi (mobile.mi.com)

    Setelah Apple dengan iPhone 12 dan Realme dengan Realme 7 Pro, giliran Xiaomi merilis Poco X3 NFC. Kalau dua yang pertama melakukannya pada Rabu, Xiaomi melakukannya pada Kamis malam, 15 Oktober 2020.

    Peluncuran Poco X3 NFC diakui membidik pasar mid-range di Indonesia berbekal chipset milik Qualcomm Snapdragon 732G sebagai pemikat utamanya. "Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Qualcomm untuk debut prosesor menakjubkan ini," ujar Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, dalam acara peluncuran virtual itu.

    Prosesor 732G terbaru hadir dengan CPU Kryo 470, pemilik dua Gold Core yang di-boost, yang memungkinkan pengguna memiliki kecepatan hingga 2.3 GHz. Prosesor tersebut juga hadir dengan 6 Silver Core yang disebut memberikan pengalaman octa-core, arsitektur 8 nm untuk efisiensi daya.

    Snapdragon 732G juga dipasangkan dengan prosesor Adreno 618 GPU untuk pengalaman gaming. Chipset ini juga ditenagai dengan AI Engine yang memungkinkan operasi 3,6 triliun per detik.

    Performa Poco X3 NFC juga didukung oleh baterai 5.160 mAh dan pengisian cepat 33 W, yang diklaim dapat mengisi daya 63 persen dalam 30 menit. Sedang refreshrate 120 Hz, yang umumnya ditemukan di smartphone premium.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Cuitan Penyebab Polisi Mengira Syahganda Dalang Demo UU Cipta Kerja

    Polisi menangkap Syahganda Nainggolan sebagai dalang kerusuhan UU Cipta Kerja.