Sultan HB X: Teknologi Informasi Akan Bawa Orang Kembali ke Desa

Sultan Hamengkubuwono X menyatakan penutupan destinasi wisata di Yogyakarta tak efektif cegah virus corona, karena sudah sepi pengunjung. Hal tersebut ia nyatakan usai menggelar rapat terkait wabah virus corona, dengan bupati dan walikota se-DIY di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis 19 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai dengan capaian teknologi informasi yang pesat memungkinkan perkotaan berangsur ditinggalkan sebagian penghuninya demi menetap di pedesaan.

"Akan ada masanya terjadi tren perpindahan dari urbanisasi ke ruralisasi akibat kemajuan teknologi itu," ujar Sultan Hamengku Buwono X saat membuka festival inovasi dan teknologi virtual InnoXJogja 2020 di Yogyakarta Selasa 17 November 2020.

Sultan menjelaskan dampak positif jika fenomena itu terjadi, desa akan jadi lebih berkembang karena memiliki potensi sumber daya manusia membangun ekosistem teknologi dan inovasi lebih baik di sana.

"Dalam hal ini, saya berharap, Yogyakarta bisa mengambil peran sebagai aktor utama yang mendorong kemajuan teknologi dan penemuan inovasi tersebut," ujar Sultan.

Sultan menuturkan untuk langkah awal, pemerintah DIY mendorong agar start-up asli Jogja bisa berkembang di Jogja. Dengan memberi wadah berkembang seperti perhelatan festival inovasi dan teknologi virtual InnoXJogja itu.

InnoXJogja ini, ujar Sultan, akan menjadi titik awal kemajuan inovasi dan teknologi dari Yogyakarta. Yang menjangkau berbagai bidang, antara lain bidang pertanian, kesehatan, sosial, dan kebudayaan.

"Kemajuan teknologi dan inovasi menjadi tantangan masa depan yang seharusnya diberikan ruang dan iklim kondusif untuk pengembangannya," ujarnya.

Dalam pandangan Sultan, atmosfer menciptakan ekosistem pengembangan teknologi inovasi itu harus direncanakan dan diantisipasi dengan baik. Agar menghasilkan produk dan karya yang menjadi solusi serta dapat digunakan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan, keunggulan serta kemandirian daerah dan bangsa dalam persaingan ekonomi global.

Dalam ajang yang digagas komunitas pegiat teknologi informasi Block71 dan Dinas Komunikasi dan Informatika DIY itu, Sultan mendorong muncul ide-ide segar yang built-in dalam teknologi dan inovasi guna mendorong lahirnya start-up business.

Ajang yang menggandeng National University of Singapore (NUS) Enterprise dan Salim Grup tersebut ditarget bisa melahirkan aplikasi-aplikasi yang memberikan manfaat bagi orang banyak.

"Kemajuan teknologi harus paralel dan punya kapasitas menindaklanjuti inovasi, untuk kemudian tercipta teknologi baru yang berkelanjutan," imbuh Sultan.

Agenda InnoXJogja yang mengangkat tema "Bridging Indonesia's Tech Community to Asia" ini sendiri digelar secara daring yang terdiri dari beragam sesi seperti diskusi panel, bincang santai, dan eksibisi.

Sebanyak 2.000 peserta yang berasal dari sektor pemerintahan, investor, institusi pendidikan, dan perusahaan turut berpartisipasi. Adapun selama empat hari pelaksanaan, sampai 20 November, InnoXJogja akan menghadirkan tak kurang dari 30 pembicara.

PRIBADI WICAKSONO






Saat Para Pejabat Yogyakarta Berlakon di Pentas Ketoprak, Ada Tujuan di Baliknya

10 jam lalu

Saat Para Pejabat Yogyakarta Berlakon di Pentas Ketoprak, Ada Tujuan di Baliknya

Hal yang dikejar dari pentas ketoprak itu adalah bagaimana para pejabat membangun kedekatan dengan publik yang dilayaninya setiap hari.


Sultan HB X Tak Masalah Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono di Pendopo Ambarrukmo, Ini Sejarah Bangunan Itu

2 hari lalu

Sultan HB X Tak Masalah Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono di Pendopo Ambarrukmo, Ini Sejarah Bangunan Itu

Bagaimana sejarah Pendopo Ambarukmo yang dipilih menjadi akad pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono itu?


Peringati 34 Tahun Sultan HB X Bertahta, Keraton Yogyakarta Ajak Ulas Tradisi Vegetasi Kasultanan

3 hari lalu

Peringati 34 Tahun Sultan HB X Bertahta, Keraton Yogyakarta Ajak Ulas Tradisi Vegetasi Kasultanan

Keraton Yogyakarta mengajak semua lapisan masyarakat ikut serta dalam call for paper bertema tradisi vegetasi kasultanan.


Niagahoster Gandeng Komunitas Tingkatkan Keahlian IT

11 hari lalu

Niagahoster Gandeng Komunitas Tingkatkan Keahlian IT

Niagahoster menggandeng berbagai komunitas IT untuk kembangkan keahlian dan pengetahuan mengenai website dan dunia digital.


Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

18 hari lalu

Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

Sultan Hamengku Buwono X geram, tanah kas desa itu justru ada yang disewakan ke pihak luar desa, dengan memanipulasi tandatangannya.


Mengenali Ciri Pelaku Catfishing atau Penipuan Online Berkedok Asmara

21 hari lalu

Mengenali Ciri Pelaku Catfishing atau Penipuan Online Berkedok Asmara

Pelaku penipuan catfishing pasti tidak akan menunjukkan wajah aslinya


Catfishing, Kiat Mencegah Penipuan Media Sosial Berkedok Asmara

21 hari lalu

Catfishing, Kiat Mencegah Penipuan Media Sosial Berkedok Asmara

Catfishing merujuk penipuan online atau daring


Strategi Lintasarta Hadapi Kesenjangan Digital di Indonesia

23 hari lalu

Strategi Lintasarta Hadapi Kesenjangan Digital di Indonesia

Lintasarta ikut serta dalam pembangunan koneksi internet, penyediaan fasilitas satelit komunikasi khususnya di area Indonesia Timur serta penyediaan 150 ribu titik internet yang sudah dimulai sejak 2015.


Apa Kabar Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono?

24 hari lalu

Apa Kabar Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono?

Lokasi dan waktu pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono masih menunggu keputusan hasil pertemuan di Jakarta. Ini kata Kepala Kemenag Sleman.


Tren Covid-19 Yogya, Sultan HB X: Meningkat 10 Kali Lipat Kurang dari Sebulan

25 hari lalu

Tren Covid-19 Yogya, Sultan HB X: Meningkat 10 Kali Lipat Kurang dari Sebulan

Mulai awal November ini penambahan kasus Covid-19 baru di Yogyakarta semakin sering di atas 100 kasus per harinya.