Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Monitor Gunung Merapi dengan Helikopter, Ini Sejumlah Temuan BPPTKG

image-gnews
Gunung Merapi difoto dari kawasan Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu, 18 November 2020. Berdasarkan data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta pada Rabu (18/11) pukul 06.00 WIB - 12.00 WIB Gunung Merapi mengalami 16 kali guguran serta 7 kali gempa vulkanik dangkal. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Gunung Merapi difoto dari kawasan Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu, 18 November 2020. Berdasarkan data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta pada Rabu (18/11) pukul 06.00 WIB - 12.00 WIB Gunung Merapi mengalami 16 kali guguran serta 7 kali gempa vulkanik dangkal. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta memonitor kondisi Gunung Merapi dari udara pada Kamis, 26 November 2020.

Pemantauan yang dilakukan menggunakan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu guna mengetahui potensi letusan Gunung Merapi sebagai bahan pengambil kebijakan mengingat saat ini aktivitasnya terus meningkat.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan salah satu yang diamati dalam monitoring itu adalah kondisi alur-alur sungai berhulu Gunung Merapi.

“Untuk alur-alur sungai Merapi saat ini kondisinya masih cukup dalam sehingga jika erupsi nanti terjadi potensi lahar atau dalam hal ini awan panas, alur itu masih bisa menampungnya,” ujar Hanik usai pemantauan.

Hanya saja, ujar Hanik, yang masih ditunggu saat ini bagaimana volume dan pertumbuhan kubah lava di Merapi nanti. Dengan mengetahui volume dan pertumbuhan kubah lava itu, baru bisa terukur secara pasti kekuatan aliran awan panas yang akan melewati alur-alur sungai itu.

Hanik menuturkan, monitoring dalam cuaca cukup cerah itu, pihaknya banyak mengitari kawasan Merapi dari sekeliling, bukan dari atas puncak, sehingga memang tak melihat jelas kondisi kawah dari atas.

Hanya saja, dari sekeliling itu, Hanik dapat melihat pada dinding-dinding Merapi terdapat material-material hasil guguran lava lama Merapi. Sebagian material guguran itu juga terpencar di alur Kali Senowo dan Kali Lamat. “Material lama yang jatuh ke sungai itu posisinya masih di hulu,” ujarnya.

Meski masih belum bisa memprediksi pasti kapan erupsi berikutnya akan terjadi, namun Hanik dengan tegas menyatakan potensi ancaman terbesar masih ke arah Kali Gendol atau sisi selatan Merapi. Hal ini mendasarkan pada bukaan kawah yang mengarah ke sungai itu.

Hanya saja, Hanik mengingatkan, dari monitoring itu ditemukan material guguran ke arah barat dan barat laut. Jadi potensi ancaman tidak melulu ke selatan Merapi atau Kali Gendol.

“Kami belum bisa tentukan arah barat (Kali Senowo) atau barat laut (Kali Lamat) ancamannya, tapi potensi itu ada ke sana,” ujarnya.  

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk morfologi puncak Merapi, Hanik mengatakan saat ini BPPTKG telah memasang kamera CCTV mengitari area itu. Artinya, dari berbagai sisi morfologi itu bisa terpantau jelas.

Dari hasil monitoring itu, BPPTKG meminta kepada para pengungsi potensi erupsi Gunung Merapi saat ini tetap bersabar, sebab gunung api aktif dengan status level III siaga itu aktivitasnya masih stabil tinggi.

“Untuk pengungsi kami minta tetap mengikuti arahan dari pemerintah atau BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), tetap tenang dan sabar,” katanya.

Perekayasa Ahli BPPTKG Yogyakarta Dewi Sri Sayudi menambahkan, dari monitoring itu aktivitas guguran material lama Merapi mulai meningkat sejak 19 November 2020 lalu. Walaupun terjadi peningkatan guguran, namun tak sampai membuat alur alur sungai berhulu Merapi penuh atau bertambah signifikan.

“Morfologi sungai seperti Kali Woro, Gendol, Opak, Kuning, semuanya punya tebing cukup dalam dan lebar,“ ujarnya. Sehingga apabila terjadi lahar di musim hujan ke depan, dengan ada atau tidaknya penambahan material itu, sungai-sungai itu masih cukup aman untuk menampung.

Namun BPPTKG Yogyakarta mengingatkan lagi, dengan peningkatan status Merapi, pihaknya tetap merekomendasikan semua aktivitas penambangan di hulu sungai Merapi saat ini dihentikan dulu.

Dari hasil pemantauan udara itu masih terlihat ada sejumlah penambang yang nekat. Bahkan aktivitas penambangan yang jaraknya cukup dekat puncak Merapi seperti di alur Sungai Krasak juga masih ada.

Sedangkan untuk aktivitas pariwisata, di kawasan rawan bencana atau di dalam radius lima kilometer dari puncak, sejauh ini tampak sudah ditaati pemerintah daerah, misalnya di daerah Kaliadem sudah tidak ada aktivitas.

PRIBADI WICAKSONO

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Usulan BTN Program 3 Juta Rumah Prabowo-Gibran, Pro Kontra Rencana Buka Lahan 1 Juta Ha untuk Padi Cina

3 jam lalu

Pedagang menjajakan foto pasangan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 di lapaknya di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu, 6 April 2024. Meski proses gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024 masih berjalan dan pelantikan presiden terpilih belum dilaksanakan, foto pasangan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden 2024-2029 sudah mulai dipasarkan. TEMPO/Martin Yogi
Terkini: Usulan BTN Program 3 Juta Rumah Prabowo-Gibran, Pro Kontra Rencana Buka Lahan 1 Juta Ha untuk Padi Cina

BTN mengusulkan skema dana abadi untuk membiayai program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh pasangan Capres-cawapres terpilih Prabowo-Gibran.


Terkini: Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, TKN Prabowo-Gibran Sebut Susunan Menteri Tunggu Jokowi dan Partai

21 jam lalu

Ilustrasi pesawat (Pixabay)
Terkini: Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, TKN Prabowo-Gibran Sebut Susunan Menteri Tunggu Jokowi dan Partai

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sigit Sosiantomo mengatakan penetapan tarif tiket pesawat harus memperhatikan daya beli masyarakat.


Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat: Tidak Semua Penumpang Wisatawan

1 hari lalu

Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo. Foto : Dok/Andri
Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat: Tidak Semua Penumpang Wisatawan

Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo menolak rencana iuran pariwisata di tiket pesawat.


Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat Dinilai Berpotensi Langgar Undang-undang

2 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat Dinilai Berpotensi Langgar Undang-undang

Rencana pemerintah memberlakukan penarikan iuran pariwisata di tiket pesawat dinilai berpotensi melanggar undang-undang.


Tolak Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Membebani Penumpang

2 hari lalu

Direktur Utama Garuda Indonesia Tbk Irfan Setiaputra saat pemungutan suara PKPU di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, 17 Juni 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Tolak Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Membebani Penumpang

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Saputra menyatakan tidak setuju terhadap rencana penerapan iuran pariwisata di tiket pesawat.


Akan ada Pungutan untuk Dana Abadi Pariwisata? Ini Penjelasan Sandiaga

3 hari lalu

Suasana arus puncak mudik lebaran di Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam, Sabtu 6 April 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Akan ada Pungutan untuk Dana Abadi Pariwisata? Ini Penjelasan Sandiaga

Jika dikenakan Rp1 ribu saja per penumpang pesawat untuk Dana Abadi pariwisata, pemerintah bisa mengantongi Rp80 miliar setahun.


Overtourism di Kepulauan Canary Spanyol, Ribuan Orang Protes Tuntut Perubahan Model Pariwisata

4 hari lalu

Kepulauan Canary, Spanyol (Pixabay)
Overtourism di Kepulauan Canary Spanyol, Ribuan Orang Protes Tuntut Perubahan Model Pariwisata

Pengunjuk rasa percaya bahwa model pariwisata Kepulauan Canary tidak berkelanjutan dan harus diubah, merugikan penduduk lokal.


Cerita dari Kampung Arab Kini

4 hari lalu

Cerita dari Kampung Arab Kini

Kampung Arab di Pekojan, Jakarta Pusat, makin redup. Warga keturunan Arab di sana pindah ke wilayah lain, terutama ke Condet, Jakarta Timur.


Reza Permadi Hadirkan Alat untuk Data Pengunjung Desa Wisata di 14th SIA 2023

8 hari lalu

Reza Permadi Hadirkan Alat untuk Data Pengunjung Desa Wisata di 14th SIA 2023

Keunggulan AVMS adalah ia mudah digunakan oleh pengelola destinasi wisata atau desa wisata


Viral WNI Rusak Pohon Sakura di Jepang, Kemenparekraf Ingatkan Wisatawan Harus Bertanggung Jawab

9 hari lalu

Ilustrasi video viral. shutterstock.com
Viral WNI Rusak Pohon Sakura di Jepang, Kemenparekraf Ingatkan Wisatawan Harus Bertanggung Jawab

Kemenparekraf angkat bicara soal video viral perusakan pohon sakura oleh WNI.