Lomba Membuat Website dengan Konten Aksara Lontara Digelar

Reporter

Editor

Erwin Prima

Yayasan Aksara Lontaraq Nusantara (YALN) bersama PANDI menggelar lomba membuat website dengan konten aksara Lontara. Kredit: PANDI

TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Aksara Lontaraq Nusantara (YALN) bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menggelar lomba membuat website dengan konten aksara Lontara.

Lomba ini merupakan rangkaian dari perlombaan pembuatan website dengan konten aksara daerah dalam program Merajut Indonesia melalui digitalisasi aksara Nusantara yang diusung Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).

Ketua Dewan Pembina Yayasan Aksara Lontaraq Nusantara Nurhayati Rahman mengatakan lomba pembuatan website berkonten aksara Lontara menjadi momentum penting dalam menyelamatkan warisan bangsa dari kepunahan.

"Ikut dan berpartisipasi dalam lomba website ini, berarti ikut menyelamatkan warisan literasi kita," katanya dalam keterangan yang diterima Tempo, Senin, 7 Desember 2020.

Yayasan Aksara Lontaraq Nusantara (YALN) bersama PANDI menggelar lomba membuat website dengan konten aksara Lontara. Kredit: PANDI

Sementara Dewan Pembina YALN Nirwan Ahmad Arsuka mengatakan bahwa lomba ini merupakan momen penting untuk membuka portal yang menghubungkan masa kini dengan masa silam Nusantara, khususnya masyarakat pemakai aksara Lontara yang terbukti kaya akan khazanah, antara lain mengandung epik La Galigo yang merupakan wiracarita terpanjang di dunia.

"Kegiatan ini juga menghubungkan masa silam dan masa kini dengan masa depan yang penuh kemungkinan kreatif, di mana masyarakat yang punya akar sejarah, budaya dan literasi yang kuat akan punya peluang yang lebih besar untuk aktif membentuk kenyataan masa depan tersebut," ujar Nirwan Ahmad.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Wakil Dewan Pembina Yayasan Aksara Lontaraq Nusantara, Andi Alifian Mallarangeng. Menurutnya, program Merajut Indonesia yang diusung PANDI bisa menggairahkan kembali dan membuktikan kepada dunia bahwa aksara Nusantara dan budaya pendukungnya tetap hidup hingga saat ini.

Menurut Andi, saat ini dirinya membutuhkan website yang berbasis aksara Nusantara untuk eksistensi bahwa huruf dan aksara Lontara masih digunakan sehari-hari didalam dunia digital.

“Dengan adanya website yang berbasis aksara Lontara, ini merupakan kesempatan, mari kita ikuti lomba membuat website berbasis aksara Lontaraq. Kita tunjukkan bahwa di dunia digital, Lontara tetap eksis,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Ketua PANDI Yudho Giri Sucahyo mengatakan bahwa saat ini adalah kesempatan bagi masyarakat Sulawesi pada umumnya untuk bisa ikut melestarikan aksara daerahnya. “Rangkaian program Merajut Indonesia melalui digitalisasi aksara Nusantara telah bergeser ke Sulawesi, saatnya masyarakat Bugis dan sekitarnya ikut andil dalam pelestarian aksara daerahnya melalui internet,” ucapnya.

Yudho berharap agar kegiatan lomba tersebut bisa mendapatkan antusias tinggi dari masyarakat agar bisa menjadi pembuktian kepada ICANN bahwa aksara Lontara masih banyak dipergunakan hingga saat ini.

“Semoga banyak peserta yang ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut, sehingga dari konten website yang masuk bisa menjadi bukti bahwa aksara Lontara masih banyak penuturnya, dan ini menjadi hal penting agar bisa memudahkan proses pendaftaran ke ICANN untuk bisa didigitalisasikan ke internet,” pungkas Yudho.

Informasi mengenai lomba bisa akses di tautan s.id/lombawebsitelontaraq atau kunjungi laman pandi.id.






Mengenal IP Address dan Fungsinya dalam Jaringan Internet

22 hari lalu

Mengenal IP Address dan Fungsinya dalam Jaringan Internet

IP Address adalah identitas komputer berupa deretan bilangan biner 32 bit hingga 128 bit.


Pemkab Kediri Gelar Lomba Kemasan Produk untuk IKM

59 hari lalu

Pemkab Kediri Gelar Lomba Kemasan Produk untuk IKM

Lomba untuk menyiapkan pelaku usaha agar produknya layak dipasarkan saat bandara beroperasi tahun depan.


Anak-anak Pekerja Migran Indonesia di Tawau Berpartisipasi dalam Lomba APSI

28 Oktober 2022

Anak-anak Pekerja Migran Indonesia di Tawau Berpartisipasi dalam Lomba APSI

Konsulat RI Tawau, Malaysia, menyelenggarakan Lomba Apresiasi Prestasi dan Seni (APSI) untuk Anak-anak Pekerja Migran Indonesia di tingkat SD.


Bongkar Kasus Pemalsuan Situs, Dua Mahasiswa Unair Diundang ke Markas FBI

12 Oktober 2022

Bongkar Kasus Pemalsuan Situs, Dua Mahasiswa Unair Diundang ke Markas FBI

Pemerintah Amerika Serikat mengundang dua mahasiswa magister Ilmu Kepolisian Universitas Airlangga (Unair) ke markas besar FBI


17 Website Buat CV Online Gratis dan ATS Friendly

22 September 2022

17 Website Buat CV Online Gratis dan ATS Friendly

Rekomendasi website buat CV online gratis dengan template ATS friendly dan kreatif cocok untuk pekerjaan formal


4 Situs Ini Bisa Deteksi Data Pribadi Alami Kebocoran atau Tidak

14 September 2022

4 Situs Ini Bisa Deteksi Data Pribadi Alami Kebocoran atau Tidak

Menurut Surf Shark, ada 1,04 juta akun yang mengalami kebocoran data pengguna di Indonesia selama kuartal II 2022.


Warga Kediri Antusias Ikut Gempita Kemerdekaan

25 Agustus 2022

Warga Kediri Antusias Ikut Gempita Kemerdekaan

Tiga lomba yang digelar yakni panjat pinang, balap karung dan tarik tambang.


Lomba-Lomba Perayaan HUT RI, Bukan Cuma Balap Karung

17 Agustus 2022

Lomba-Lomba Perayaan HUT RI, Bukan Cuma Balap Karung

Berbagai lomba kerapkali dilakukan di pelosok negeri menyambut HUT RI setiap tahunnya. Apa saja selain balap karung?


Google Luncurkan Situs Web Baru untuk Anak Belajar Membaca

10 Agustus 2022

Google Luncurkan Situs Web Baru untuk Anak Belajar Membaca

Google juga telah menambahkan cerita baru ke koleksi Read Along, yang akan tersedia akhir tahun ini dalam versi web dan Android.


Fitur Pencarian di Laman PSE Hilang, Kominfo: Pusat Kerentanan

31 Juli 2022

Fitur Pencarian di Laman PSE Hilang, Kominfo: Pusat Kerentanan

Website PSE Kominfo mudah sekali untuk disusupi,